Analisis Pengaruh Perbedaan Sumber Fly Ash dan Bottom Ash Terhadap Karakteristik Perkerasan Lentur

., Lizar (2017) Analisis Pengaruh Perbedaan Sumber Fly Ash dan Bottom Ash Terhadap Karakteristik Perkerasan Lentur. Masters thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img] Text
3115206010-Master_Thesis.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (5MB) | Request a copy

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis pengaruh perbedaan sumber fly ash dan bottom ash terhadap karakteristik perkerasan lentur. Fly ash dan bottom ash akan dimanfaatkan sebagai bahan filler dengan persentase 7% dari berat total campuran. Fly ash dan bottom ash yang digunakan bersal dari 3 PLTU yaitu PLTU Tanjung Jati, Suralaya dan Petrokimia Gresik. Selain menggunakan 3 sumber filler yang berbeda penelitian ini juga menggunakan 3 variasi gradasi Bina Marga yaitu gradasi campuran no.V, VI dan gradasi halus AC-WC. Untuk mengetahui pengaruh perbedaan sumber filler maka terlebih dahulu dilakukan pengujian karakteristik material dasar, kemudian dilakukan penentuan kadar aspal optimum. Pemadatan benda uji dilakukan sebanyak 2x75 tumbukkan pada suhu 1500C. Sebelum dilakukan uji marshall benda uji terlebih dahulu direndam dengan suhu 600C selama 30 menit, selanjutnya dilakukan perhitungan penyerapan fly ash dan bottom ash. Hasil pengujian menunjukan bahwa secara keseluruhan karakteristik material dasar yang digunakan dalam penelitian ini telah memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI). Penggunaan filler fly ash dan bottom ash dapat meningkatkan nilai stabilitas benda uji, peningkatan nilai stabilitas rata-rata sebesar 25% dari benda uji yang menggunakan filler abu batu. Jumlah fly ash dan bottom ash yang dapat diserap pada tahun 2016 untuk 3 provinsi adalah 23,87% dari total limbah yang dihasilkan. ========================================================================================== The purpose of this research is to analyze the effect of different fly ash and bottom ash sources on the characteristics of flexible pavement. Fly ash and bottom ash will be utilized as filler material with a percentage of 7% of the total weight of the mixture. Fly ash and bottom ash are used from 3 coal-fired power plants namely Tanjung Jati, Suralaya and PetrokimiaGeersik. In addition to using 3 different filler sources, this study also used 3 variations of Bina Marga gradation which is gradation of mixture of no.V, VI and smooth gradation of AC-WC. To determine the effect of different filler source then firstly tested the characteristic of base material, then done determination of optimum asphalt content. The compacting of the test object is done as much as 2x75 pound at 1500C. Prior to the marshall test the first test object soaked with a temperature of 600C for 30 minutes, then performed calculations of fly ash and bottom ash absorption. The test results indicate that the overall characteristics of the basic materials used in this study meets the Indonesian National Standard (SNI). The use of fly ash filler and bottom ash can increase the value of the stability of the specimen, increasing the average stability value by 25% of the test specimens using the stone ash filler. The amount of fly ash and bottom ash that can be absorbed in 2016 for 3 provinces is 23,87% of the total generated waste.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Perkerasan lentur, Filler, Fly ash, Aspal beton, Uji Marshall, Karakteristik fly ash, Bottom ash, Pavement material
Subjects: T Technology > TE Highway engineering. Roads and pavements
T Technology > TF Railroad engineering and operation
Divisions: Faculty of Civil Engineering and Planning > Civil Engineering > (S2) Master Theses
Depositing User: Lizar Lizar
Date Deposited: 12 Oct 2017 02:59
Last Modified: 03 Jan 2018 04:36
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/45684

Actions (login required)

View Item View Item