Perkantoran Sebagai Pemicu Aktivitas Fisik Dan Kesehatan Manusia

Wijayanti, Hasri Nimas (2017) Perkantoran Sebagai Pemicu Aktivitas Fisik Dan Kesehatan Manusia. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img]
Preview
Text
3213100016_Undergraduate_Theses.pdf - Published Version

Download (5MB) | Preview

Abstract

Diera globalisasi saat ini, gaya hidup manusia sangat dipengaruhi oleh modernisasi. Tanpa disadari hal-hal tersebut dapat berdampak buruk bagi manusia, terutama dalam kesehatan. Penyakit tidak menular adalah masalah kesehatan yang bersumber dari kurangnya aktivitas fisik serta tidak diterapkannya pola hidup sehat. Gaya hidup paling signifikan mempengaruhi kesehatan adalah cara bekerja manusia modern saat ini. Semakin modern, semakin jauh pula manusia dari pekerjaan yang berhubungan dengan menggunakan aktivitas fisik. Aktivitas fisik yang kurang juga dapat menyebabkan kelelahan kerja yang berdampak pada kesehatan sehingga menurunkan produktivitas kinerja. Sehingga perkantoran dapat menjadi salah satu cermin dari gaya hidup modern yang dapat direspon untuk dapat memicu aktivitas fisik dan kesehatan pengguna di dalamnya. Arsitektur seharusnya dapat menjadi respon perilaku dari manusia tersebut sehingga dapat memaksa manusia untuk dapat beraktivitas fisik lebih. Prinsip-prinsip dari pendekatan Active Design dan Ergonomi sebagai acuan pembuatan kriteria untuk mencapai tujuan dari perancangan ini. Metode Behaviour Mapping digunakan untuk mengetahui aktivitas. Aktivitas tersebut berpengaruh pada konsep pengolahan program ruang, sirkulasi, dan pengolahan elemen arsitektur yang dapat memicu aktivitas fisik dan kesehatan lebih. Jadi, konsep utama dalam perancangan ini adalah penambahan area hijau pada sekitar area kerja baik di luar maupun di dalam bangunan serta pengolahan sirkulasi vertikal dengan split level lantai, penambahan ramp pada area tertentu untuk relaksasi maupun pengolahan tangga yang lebih mudah dilihat dan dijangkau. =============================================================================== Nowadays in globalization era, human lifestyle influenced by modernization Unconsciously, these things can be bad for human, especially in health aspect. Uncontaminated disease is a health issue that comes from lack of physical activity and the non-implementation of healthy lifestyle. The most sigificant lifestyle that can affect human health is way of working on modern people today. The more modern, make people keeps away more from work that related to physical activity. Less physical activity causing fatigue that affects human health, so it can decreasing the performance productivity. So, office can reflect from modern lifestyle that can response for triggers users physical activity and health in building. Architecture should be the response of human behavior, so it can forced human to do more physical activity. The principles of Active Design and Ergonomics approach used as reference for making design criteria to achieve the purpose from the design. Behaviour Mapping method is used to activities. Those activities affected in the arranging room of programming, circulation, and design architecture element that can triggers more physical activity and health. Therefore, main concept in this design added green space around work space at the inner building or outter building and designs vertical circulation with split level floor, additional ramp in certain area for relaxation and design stairs that can be visibility and reachable.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Active Design, Aktivitas Fisik, Area Hijau, Area Kerja, Gaya Hidup Arsitektur, Modern, Kesehatan, Sirkulasi
Subjects: N Fine Arts > NA Architecture
Divisions: Faculty of Civil Engineering and Planning > Architechture > 23201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Hasri Nimas Wijayanti
Date Deposited: 22 Nov 2017 07:36
Last Modified: 08 Mar 2019 03:28
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/46051

Actions (login required)

View Item View Item