Pabrik Gliserol dari Minyak Kelapa Sawit dengan Proses Continuous Fat Splitting

Alfiani, Masita and Chalidazia, Irma (2017) Pabrik Gliserol dari Minyak Kelapa Sawit dengan Proses Continuous Fat Splitting. Diploma thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img] Text
2314030064_2314030052-Non_Degree.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (7MB) | Request a copy

Abstract

Gliserol merupakan bahan yang dibutuhkan pada berbagai industri, misalnya: obat-obatan, bahan makanan, kosmetik, pasta gigi, industri kimia, larutan anti beku, dan tinta printer. Pabrik Gliserol yang berkapasitas 8.450 ton/tahun, didirikan di Provinsi Riau. Pabrik ini menggunakan bahan baku minyak kelapa sawit. Proses pembuatan gliserol dari minyak kelapa sawit dibagi dalam tahap persiapan bahan baku, tahap fat splitting, dan tahap pemurnian gliserol. Bahan baku utama dalam pembuatan gliserol yaitu minyak kelapa sawit, air proses, NaOH dan karbon aktif. Tahap persiapan bahan baku meliputi pemanasan minyak kelapa sawit dan air proses. Tahap kedua adalah tahap fat splitting pada suhu 250 oC dan tekanan 50 atm dengan injeksi steam 270 oC 55 atm yang merupakan reaksi hidrolisis trigliserida dalam minyak kelapa sawit dengan air. Tahap ketiga adalah tahap pemurnian gliserol. Pada tahap ini terdiri dari beberapa proses yaitu pemisahan dengan menggunakan decanter. Selamjutnya gliserol dan air akan masuk ke proses pemurnian dengan reaksi (netralisasi). Pada proses ini kandungan asam lemak akan dinetralisasi dengan NaOH yang akan menghasilkan sabun dan air. Proses selanjutnya adalah pemisahan berdasarkan perbedaan densitas (centrifuge). Proses ini bertujuan untuk memisahkan sabun dari gliserol yang memiliki konsentrasi 77% yang selanjutnya masuk ke proses evaporasi. Pada tahap ini diperoleh kemurnian sebesar 88%. Untuk mengurangi kandungan impuritisnya, dilakukan proses pemurnian menggunakan karbon aktif. Setelah itu gliserol masuk ke filter press untuk memisahkan karbon aktif dari gliserol. Proses terakhir yaitu pemurnian dengan deodorisasi untuk menghilangkan bau sehingga diperoleh kemurnian sebesar 99%. Selanjutnya ditampung dalam tangki penampung gliserol. Dari deskripsi tentang Pembuatan Gliserol dari Crude Palm Oil dengan Proses Continuous Fat Splitting, dapat disimpulkan bahwa bahan baku yang digunakan diantaranya minyak kelapa sawit sebesar 13950 kg/jam; air proses sebesar 6975,2 kg/jam; dan steam sebesar 1595,6 kg/jam dengan produk utama berupa gliserol 99,2% dan produk samping berupa asam lemak dan sabun. ============================================================================================== Glycerol is a necessary material in many industries, for example: drugs, groceries, cosmetics, toothpaste, chemical industry, anti-frozen solutions, and printer inks. Glycerol factory with a capacity of 8,450 ton/year, was established in Riau Province. This plant uses raw materials of palm oil. The process of preparing glycerol from palm oil is divided is raw material preparation stage, fat splitting stage, and glycerol purification step. The main raw materials in the manufacture of glycerol are palm oil, process water, NaOH and activated carbon. The raw material preparation stage includes heating of palm oil and process water. The second stage is the fat splitting stage at 250 oC and 50 atm pressure with 270 o C 55 atm steam injection which is the reaction of triglyceride hydrolysis in palm oil with water. The third stage is the purification step of glycerol . At this stage consists of several processes namely separation by using decanter. Furthermore, glycerol and water will enter the purification process by reaction (neutralization). In this process the fatty acid content will be neutralized with NaOH which will produce soap and water. The next process is the separation based on the difference in density (centrifuge). This process aims to separate soap from glycerol which has a concentration of 77% which then goes into the evaporation process. At this stage obtained purity of 88%. To reduce the impurities content, the purification process is done by using activated carbon. After that glycerol enter the filter press to separate the activated carbon from glycerol. The last process is purification with deodorizat ion to remove the odor so as to obtain purity of 99%. Furthermore, it is accommodated in a glycerol reservoir tank. From the fat splitting process obtained by the side of the form of fatty acids. From the description of the Making of Glycerol from Crude Palm Oil with Continuous Fat Splitting Process, it can be concluded that the rawmaterials used are oil palm of 13950 kg/hour; process water of 6975.2 kg/hour; and steam of 1595.6 kg/hr with main products of glycerol 99.2% and by - products of fatty acids and soaps

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Minyak kelapa sawit, gliserol, fat splitting
Subjects: Q Science
T Technology > TP Chemical technology
Divisions: Faculty of Vocational
Depositing User: Masita Alfiani
Date Deposited: 05 Oct 2017 06:24
Last Modified: 18 Dec 2017 04:15
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/46091

Actions (login required)

View Item View Item