Pembuatan Deodoran dari Ekstrak Kemangi (Ocimum sanctum L.) dan Sereh (Cymbopogon citratus) dengan Metode Maserasi

Dewantoro, Dendy and Rosyidah, Kholifatur (2017) Pembuatan Deodoran dari Ekstrak Kemangi (Ocimum sanctum L.) dan Sereh (Cymbopogon citratus) dengan Metode Maserasi. Diploma thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img]
Preview
Text
2314030078-Non_Degree.pdf - Published Version

Download (3MB) | Preview

Abstract

Inovasi produk ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan hasil yield pada ekstraksi kemangi dan sereh dengan metode maserasi N-Heksana, Metanol, dan Etanol terhadap pembuatan antibakteri pada kulit. Untuk mengetahui pengaruh lama waktu perendaman pada proses ekstraksi maserasi N-Heksana, Metanol, dan Etanol. Untuk mengetahui pengaruh antibakteri dalam ekstraksi sereh dan kemangi terhadap bakteri. Ektraksi kemangi dan sereh pada inovasi produk ini menggunakan metode maserasi. Ada tiga tahap dalam inovasi produk ini yaitu tahap persiapan, tahap ekstraksi dan pembuatan deodoran. Untuk tahap persiapan yaitu pencucian, pemotongan dan pengeringan daun kemangi dan sereh. Tahap selanjutnya ialah tahap ekstraksi yang dilakukan dengan metode yaitu maserasi. Maserasi dilakukan dengan menggunakan pelarut metanol, etanol, dan n-heksana sebagai variabel pelarut. Variabel waktu yang akan dipakai untuk lama perendaman yakni 2, 3 dan 4 hari. Setelah itu memasuki tahap pembuatan deodoran yakni mencampurkan bahan ekstrak daun kemangi dan sereh, etanol, dan propilen glikol lalu mencampurnya sampai homogen. Dari hasil inovasi produk yang telah dilakukan, didapatkan bahwa pengaruh pelarut N-Heksana, metanol, etanol pada metode ekstraksi maserasi dengan lama ekstraksi 4 hari untuk kemangi dan sereh menghasilkan yield sebesar 1,04%, 7,04%, 20,84% dan 6,72%, 7,6%, 23,12% hasil inovasi produk ini dapat disimpulkan bahwa bahwa etanol menghasilkan yield ekstrak yang lebih besar daripada pelarut lainnya. Hasil pengaruh lama waktu perendaman pada proses maserasi dengan pelarut etanol dengan variabel waktu 2 hari, 3 hari, 4 hari, untuk kemangi dan sereh menghasilkan yield sebesar 11,92%, 18%, 20,84% dan 12,04%, 16%, 23,12%. Hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa hasil optimum dengan metode maserasi kemangi dan sereh adalah pada waktu perendaman 4 hari. Hasil pengujian terhadap antibakteri pada deodoran yang dihasilkan pada perbandingan 2:1 antibakteri kemangi dan sereh pada deodorant lebih efektif dalam menghambat pertumbuhan bakteri dan tidak lengket akibat minyak pada ekstrak tersebut dibandingkan dengan perbandingan 1:1 dan 1:2. Serta produk yang dihasilkan tidak menyebabkan efek samping seperti iritasi pada kulit. ========================================================= Product innovation is aimed to analyze the comparison of results yield on extraction of Basil and Lemongrass with the maceration method of N-Hexane, methanol, and ethanol to making the antibacterial. To know the influence of long time soaking in the maceration extraction process of N-hexane, methanol, and ethanol. To know the influence of antibacterial in the extraction of Lemongrass and Basil against the bacteria. Extraction of basil and lemongrass on this product innovation using maseration method. There are three stages in the process of this product namely the preparation stage, extraction stage and the manufacture of deodorant. For the preparation stage of washing, cutting and drying of basil leaves and lemongrass. The next stage is extraction stage which is done by method that is maceration. The maseration is carried out by using methanol solvent, ethanol, and n-hexane as the solvent variables. Variable time to be used for the duration of immersion with 2, 3 and 4 days. After that enter the stage of manufacture of deodorants are mixing the ingredients of basil leaf extract and lemongrass, ethanol, and propylene glycol and mix it until homogeneous. From the product innovation result, it was found that the effect of N-Hexane solvent, methanol, ethanol on maseration extraction method with 4 days extraction time for basil and lemongrass yielded yield of 1.04%, 7.04%, 20.84% and 6,72%, 7,6%, 23,12% result of this product innovation can be concluded that ethanol produce yield of extract bigger than other solvent. The results of the effect of time immersion in the maceration process with ethanol solvent with time variables of 2 days, 3 days, 4 days, for basil and lemongrass yielded yields of 11.92%, 18%, 20.84% and 12.04%, 16% , 23.12%. The result can be concluded that the optimum result with maseration method of basil and lemongrass is at 4 days immersion time. The results of the antibacterial test on deodorant produced in 2: 1 antibacterial basil and lemongrass at deodorant were more effective in inhibiting bacterial growth and non-stickiness due to the oil in the extract compared to the 1: 1 and 1: 2 ratio. And the resulting product does not cause side effects such as skin irritation.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Maseration, basil, lemongrass, deodorant.
Subjects: Q Science
Divisions: Faculty of Vocational > 24305-Industrial Chemical Engineering
Depositing User: rosyidah kholifatur
Date Deposited: 04 Dec 2017 02:14
Last Modified: 06 Mar 2019 06:34
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/46189

Actions (login required)

View Item View Item