Wisata Sisipan Kampung Kalimas dengan Konsep Kampung sebagai Benda Pameran

Soraya, Hanum (2017) Wisata Sisipan Kampung Kalimas dengan Konsep Kampung sebagai Benda Pameran. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img] Text
3213100056_Undergraduate_Theses.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Kota Surabaya adalah kota metropolitan yang masih memiliki kampung-kampung padat di dalamnya dan kampung-kampung tersebut adalah salah satu ciri khas Kota Surabaya. banyak diantara kampung - kampung yang sudah dijadikan kampung wisata, seperti Kampung Warna-Warni Kenjeran, Kampung Maspati, Kampung ex-dolly, dll. Meskipun begitu masih banyak juga kampung-kampung yang menarik dan berpotensi namun belum menjadi kampung wisata. Salah satu kampung yang memiliki potensi untuk dijadikan kampung wisata ialah Kampung Kalimas di jalan Kalimas Timur yang merupakan perbatasan tiga daerah kota tua dan memiliki bangunan cagar budaya, yakni Menara Syahbandar yang dulunya dipakai untuk mengawasi kapal yang masuk lewat Kalimas. Kampung di Surabaya kebanyakan memiliki sifat yang ramah kepada wisatawan agar wisatawan merasa diterima dan nyaman berada di kampung tersebut, namun hal tersebut kurang nampak di kampung Kalimas ini, hospitalitas menjadi sebuah isu. Permasalahan desain yang dihadapi adalah bagaimana obyek arsitekur dapat dihadirkan di sebuah kampung yang padat dan tidak memunyai lahan kosong. Metode untuk mendukung kampung ini menjadi kampung wisata ialah membua peta nolli yakni memetakan jalan dan ruang publik lainnya sehingga didapatkan bangunan yang dapat disisipkan ke dalam kampung tersebut. =============================================================================== Surabaya is a metropolitan city that still has crowded kampong in it and the kampong are one of the hallmarks of Surabaya City. Many of the kampong have been touristic kampong, such as Kampong Warna-Warni Kenjeran, Kampong Maspati, Kampong ex-Dolly, etc. Although there are still many interesting and potential kampongs but have not become a tourist attraction. One of the kampongs that has the potential to be a tourism kampong is Kampong Kalimas in the Kalimas Timur road which is the border of three Surabaya Old City areas and has a cultural heritage building, namely the Syahbandar Tower which was once used to monitor the incoming vessels through Kalimas. Kampong in Surabaya mostly have friendly nature to tourists so that tourists feel welcome and comfortable in the village, but it is less visible in Kampong Kalimas, hospitality becomes an issue. The design problem faced is how the architectural objects can be presented in a densely populated kampong and have no vacant land. The method to support this kampong to become a tourism kampong is to create a map of nolli mapping the streets and other public spaces so that the buildings can be infilled into the kampong. Keywords: infill building, hosptality, kampung tourism

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: RSA 711.558 Sor w
Uncontrolled Keywords: infill building, hosptality, kampung tourism
Subjects: A General Works > AM Museums (General). Collectors and collecting (General)
A General Works > AM Museums (General). Collectors and collecting (General)

N Fine Arts > NA Architecture
Divisions: Faculty of Civil Engineering and Planning > Architechture > (S1) Undergraduate Theses
Depositing User: - Hanum Soraya
Date Deposited: 19 Oct 2017 06:27
Last Modified: 02 Jan 2018 02:11
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/46403

Actions (login required)

View Item View Item