Studi Pemanfaatan Beton Porus Pada Panel Dinding Non Finishing

Syahrastani, Admira Zehra (2017) Studi Pemanfaatan Beton Porus Pada Panel Dinding Non Finishing. Diploma thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img]
Preview
Text
3113041060-undergraduate_thesis.pdf - Published Version

Download (4MB) | Preview

Abstract

Pada penelitian tugas akhir ini, panel dinding yang dibuat adalah dinding beton porus dengan papan semen pada kedua sisinya. Penggunaan beton porus karena memiliki berat yang kecil dan penggunaan papan semen bertujuan untuk menghasilkan produk dinding yang tidak perlu diberi plester dan acian lagi (non finishing wall). Standar yang digunakan untuk penguujian panel dinding ini adalah ASTM C 393-00 untuk pengujian flexural properties of sandwich constructions, SNI 03-1974-1990 untuk pengujian kuat tekan, SNI 03-0349-1989 untuk pengujian absorbsi, dan SNI 0096:2007 untuk pengujian Ketahanan Terhadap Rembesan. Mix desain yang digunakan adalah 1 pasir : 1 semen, densitas 700kg/m3, rasio air semen 0.5, menggunakan pasir lumajang ukuran dibawah 2.36 mm. Benda uji yang digunakan pada penelitian ini adalah silinder 15 cm, kubus 10 cm, dan panel dinding 10 cm x 60 cm x 170 cm. Dilakukan analisa dari hasil pengujian dengan menggunakan SNI 03-0349-1989 sebagai parameter kualitas dari panel dinding yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan agregat yang menghasilkan kuat tekan terbaik adalah pasir lumajang. Hasil pengujian flexural properties of sandwich constructions dari benda uji panel dinding menghasilkan load sebesar 153 kg dan tegangan geser inti (τ) 0,015 MPa. Pengujian absorbsi menghasilkan nilai rata-rata sebesar 18,37%. Pengujian kuat tekan menghasilkan nilai rata 14,67 kg/cm2 untuk benda uji tanpa papan semen dan 22,33 kg/cm2 untuk benda uji dengan papan semen. Pengujian ketahanan terhadap rembesan air didapatkan benda uji tahan akan rembesan air. Dari penelitian ini dapat disimpulkan mix desain beton porus dengan perbandingan 1 pasir : 1 semen, densitas 700 kg/m3, rasio air semen 0.5 dan menggunakan pasir lumajang dibawah 2.36 mm menghasilkan dinding ringan yang belum memenuhi syarat. SNI 03-0349-1989 menyebutkan bahwa syarat minimum kuat tekan rata-rata bata beton pejal mutu I sebesar 90 kg/cm2, mutu II sebesar 65 kg/cm2, mutu III sebesar 35 kg/cm2, dan mutu IV sebesar 25 kg/cm2. ===================================================================== In this research, wall panels are made of porous concrete with cement board on both sides. The use of porous concrete because it has a small weight and the use of cement board aims to produce wall products that do not need to be giv en adhesive plaster and finishing again (non finishing wall). The standard used for this wall panel test is ASTM C 393 - 00 for testing of flexural properties of sandwich constructions, SNI 03 - 1974 - 1990 for compressive strength testing, SNI 03 - 0349 - 1989 for absorption test, and SN I 0096: 2007 for testing Resista nce Against Seepage. Mix design used is 1 sand: 1 cement, density 700kg / m3, water cement ratio 0.5, using the sand lumajang size under 2.36 mm. The test specimens used in this research are cylinder 1 5 cm, cube 10 cm, and wall panel 10 cm x 60 cm x 170 cm. Analyzed from the test results using SNI 03 - 0349 - 1989 as the quality parameters of the studied wall panels. The result shows that the aggregate that produces the best compressive strength is the luma jang sand. The result of testing of flexural properties of sandwich constructions from wall panel test object resulted in load of 153 kg and core shear stress (τ) 0.015 MPa. The absorpti on test has an average value 18.37%. The comp ressive strength test has an average value 14.67 kg/cm 2 iv iv for the test specimen wi thout cement board and 22.33 kg/ cm 2 for the test object with cement board. Water resistance testing of water seepage obtained object resistant to water seepage. From this research can be concluded mix of porous concrete design with comparison of 1 sand: 1 cement, density 70 0 kg/ m 3 , water cement ratio of 0.5 and using the sand of lumajang under 2.36 mm produce not qualified wall . SNI 03 - 0349 - 1989 mentions the minimum requirement of the average compressiv e strength of the concrete brick is 90 kg/cm 2 for 1st quality, 65 kg/cm 2 2nd quality, 35 kg/cm 2 for 3rd quality, and 25 kg/cm 2 for 4th quality.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: beton porus, panel dinding, non finishing
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) > TA418.9 Composite materials. Laminated materials.
Divisions: Faculty of Vocational > Civil Infrastructure Engineering
Depositing User: Admira Zehra Syahrastani
Date Deposited: 19 Oct 2017 02:03
Last Modified: 08 Mar 2019 02:05
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/46852

Actions (login required)

View Item View Item