Optimalisasi Pelayanan Air Bersih Kota Gresik Berdasarkan Tingkat Pelayanan Terhadap Masyarakat

Wahyuni, Meidyas Riska (2017) Optimalisasi Pelayanan Air Bersih Kota Gresik Berdasarkan Tingkat Pelayanan Terhadap Masyarakat. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img]
Preview
Text
3213205005-Master_Thesis.pdf - Published Version

Download (1MB) | Preview

Abstract

Air bersih merupakan salah satu hal yang penting dan mendapat prioritas dalam perencanaan kota. Semakin tinggi taraf kehidupan seseorang, maka kebutuhan airnya pun akan meningkat. Pemenuhan kebutuhan air bersih yang layak untuk Kota Gresik masih belum maksimal. Berdasarkan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 14 Tahun 2010, cakupan pelayanan air minum di Kota Gresik tergolong buruk dengan tingkat pelayanan air bersih yang kurang dari 50%. Oleh karena itu, untuk mengoptimalkan pelayanan air bersih dan pemerataan pelayanan di Kota Gresik maka diperlukan optimalisasi pelayanan air bersih di Kota Gresik sehingga sesuai dengan target pelayanan air bersih dan menciptakan kehidupan masyarakat yang berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan tiga analisa. Pertama yaitu menganalisis rasio pelayanan air bersih permukiman di Kota Gresik dengan metode perhitungan sesuai dengan standar kebutuhan dan ketersediaan air bersih. Selanjutnya menganalisis pelayanan air bersih berdasarkan persepsi masyarakat, lalu menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pelayanan air bersih dengan analisis regresi linier berganda, dan merumuskan upaya optimalisasi pelayanan air bersih dengan analisis deskriptif. Dari hasil perhitungan rasio pelayanan air bersih di Kecamatan Gresik adalah 30,38%, sedangkan di Kecamatan Kebomas adalah 19,78%. Berdasarkan persepsi masyarakat sebanyak 93% masyarakat belum menggunakan PDAM di Kecamatan Gresik dan 75% di Kecamatan Kebomas. Dari hasil analisis regresi, didapatkan faktor-faktor yang berpengaruh pada pelayanan air bersih Kota Gresik di Kecamatan Gresik yaitu, jarak perpipaan, pendapatan bulanan rumah tangga, dan jumlah orang dalam KK. Sedangkan di Kecamatan Kebomas, pelayanan air bersih dipengaruhi oleh jarak perpipaan, dan jumlah pengeluaran bulanan keluarga untuk air bersih. Untuk upaya optimalisasi yang dapat dilakukan yakni dengan memetakan sesuai dengan kondisi eksisting, untuk wilayah yang kesulitan mendapatkan layanan PDAM maka dapat memenuhi kebutuhan air bersih secara swadaya dengan memanfaatkan sumber terdekat. ============================================================================================== Clean water is one of the important things and gets priority in city planning. More higher the level of a person's life, the need for water will increase. The service of clean water needs for Gresik City is still not maximal. Based on the Regulation of Minister of Public Works No. 14/2010, the coverage of drinking water service in Gresik City is poor with the level of water service which is less than 50%. Therefore, to optimize the service of clean water and even distribution service in Gresik City, it is necessary to optimize clean water service in Gresik City so that it is in accordance with the target of clean water service and create sustainable society life. This research uses three analyzes. The first is to analyze the ratio of clean water service in Gresik City with the method of calculation in accordance with the standard needs and availability of clean water. Then analyze the service of clean water based on public perception, then analyze the factors that influence the service of clean water with multiple linear regression analysis, and formulate efforts to optimize clean water service with descriptive analysis. From the result of clean water service ratio calculation in Gresik Sub District is 30.38%, while in Kebomas Sub District is 19.78%. Based on public perception, 93% of people have not used PDAM in Gresik Sub-district and 75% in Kebomas Sub District. From the regression analysis, the factors that influence the clean water service of Gresik City in Gresik sub-district are piping distance, monthly household income, and number of people in the household. While in Kebomas Sub District, clean water service is influenced by pipeline distance, and monthly family expenditure amount for clean water. To optimize efforts that can be done that is by mapping in accordance with existing conditions, for areas that are difficult to get PDAM service then can meet the needs of clean water by self-help by using the nearest source.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Pelayanan, Air Bersih, Kota Gresik, Persepsi Masyarakat
Subjects: N Fine Arts > NA Architecture > NA9053 City planning
T Technology > TC Hydraulic engineering. Ocean engineering > TC1680 Offshore structures
Divisions: Faculty of Civil Engineering and Planning > Architechture > 23101-(S2) Master Theses
Depositing User: wahyuni meidyas riska
Date Deposited: 07 Dec 2017 07:21
Last Modified: 06 Mar 2019 03:59
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/46882

Actions (login required)

View Item View Item