Studi Numerik Variasi Sudut Inlet Duct Terhadap Karakteristik Aliran dan Perpindahan Panas pada Heat Recovery Steam Generator Tipe Vertikal Menggunakan Metode Komputasi Dinamika Fluida Di PT. PJB UP Gresik

Irmayanti, Jessie (2017) Studi Numerik Variasi Sudut Inlet Duct Terhadap Karakteristik Aliran dan Perpindahan Panas pada Heat Recovery Steam Generator Tipe Vertikal Menggunakan Metode Komputasi Dinamika Fluida Di PT. PJB UP Gresik. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img]
Preview
Text
2415105007_undergraduate_theses.pdf - Published Version

Download (4MB) | Preview

Abstract

Salah satu jenis pembangkit di Indonesia adalah Pembangkit listrik Tenaga Gas Uap. Untuk meningkatkan efisiensi pada PLTGU yaitu menginstalasi Heat recovery Steam Generator (HRSG) sebagai pengganti boiler. Kinerja HRSG ditentukan oleh kontur aliran flue gas saat melewati heat exchanger. Inlet duct merupakan komponen yang menentukan bentuk aliran pada HRSG. Untuk mengurangi turbulensi gas sisa karena memiliki kecepatan yang tinggi maka aliran yang melewati inlet duct harus memiliki kecepatan yang axial dan distribusi temperatur yang uniform. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode numerik dengan software ANSYS. Pemodelan yang dilakukan pada penelitian ini adalah dua dimensi, aliran steady, dengan menggunakan persamaan turbulence standard k-. Heat exchanger didefinisikan sebagai porous media. Variasi sudut inlet duct yang digunakan yaitu 1050, 1100, 1150, 1170, 1200 dan 1250 Data-data yang diperlukan diperoleh dari PT PJB UP Gresik. Dari penelitian yang telah dilakukan didapat beberapa hasil analisa data diantaranya distribusi temperatur akan semakin merata dengan mengecilnya luas penampang dari inlet duct. Distribusi temperatur yang tidak uniform mulai berkurang pada heat exchanger superheater 2. HRSG dengan sudut 105o dan sudut 110o lebih cepat mengalami penurunan sebelum memasuki evaporator HP. Sedangkan pada hrsg sudut 125o dan sudut 120o memiliki kecepatan aliran yang lebih tinggi hingga melewati heat exchanger. Hal itu dikarenakan pengaruh sudut yang diberikan. Semakin besar sudut pada inlet duct maka luas penampang dari inlet duct juga semakin kecil sehingga kecepatan aliran juga akan tinggi. Error yang terjadi pada komponen pada hasil simulasi yaitu sebesar 7%. Hal itu diakibatkan kurang akuratnya simulasi yang dilakukan ================================================================= One type of power plant in Indonesia is the Steam Gas Power Plant. To improve the efficiency alternative to improve the efficiency of a gas fired power plant is with the installation of an additional form of Heat Recovery Steam Generator as boiler alternate. The performance of HRSG depends on the flue gas velocity contour when through heat exchanger. Inlet duct can form the flue gas velocity contour in hrsg. To reduce the residual gas turbulence because it has a high speed then the flow through the inlet duct must have axial velocity and uniform temperature distribution. This research was conducted using numerical methods with ANSYS FLUENT software. models conducted in this study is two-dimensional, steady flow, with k-ε standard turbulence model. Heat exchangers in the HRSG is defined as porous medium and applying heat exchanger models. Angle variation of inlet duct are 105, 115 and 125. The required data is obtained from PT PJB UP Gresik From the research that has been done it obtain some data analysis results that temperature distribution will be more evenly distributed along with decresing cross-sectional area of inlet duct. Temperature distribution will be more evenly distributed in the Superheater HP 2. Hrsg inlet duct 105 angle has a higher velocity of the flue gas after passing inlet duct but faster decrease before passing superheater so that high speed only x reach in Hp evaporator. Velocity of the flue gas hrsg in inlet duct 125 angle after passing the duct inlet is not as large as the inlet duct of the angle 105, but the speed does not decrease rapidly and can reach the preheater. The backflow affected area and a vortex that occurred in the heat exchanger will be smaller with increasing cross-sectional area of inlet duct. Error on the simulation component ranged from 4% to 10%. The cause of this error due to lack of accurate simulation process.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Porous Media, HRSG, Inlet duct
Subjects: T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery > TJ164 Power plants--Design and construction
Divisions: Faculty of Industrial Technology > Physics Engineering > 30201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Jessie Irmayanti
Date Deposited: 17 Oct 2017 04:43
Last Modified: 06 Mar 2019 04:38
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/47199

Actions (login required)

View Item View Item