Desain Self-Propelled Fishing Barge Berbahan Fiberglass Reinforced Polymer (FRP) Ramah Lingkungan Sebagai Alternatif Kapal Kayu Tradisional di Perairan Kepulauan Seribu

Hermanto, Kevin (2017) Desain Self-Propelled Fishing Barge Berbahan Fiberglass Reinforced Polymer (FRP) Ramah Lingkungan Sebagai Alternatif Kapal Kayu Tradisional di Perairan Kepulauan Seribu. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img] Text
4113100053-Undergraduate_Theses.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (4MB) | Request a copy

Abstract

Mayoritas masyarakat daerah pesisir Ibukota DKI Jakarta mengandalkan laut sebagai sumber mata pencahariannya. Banyak dari mereka yang berlayar menggunakan kapal milik perusahaan ataupun berlayar menggunakan kapal sendiri. Dengan kondisi kapal yang tersedia di lapangan saat ini berupa kapal kayu tradisional, maka Tugas Akhir ini bermaksud memberikan desain alternatif berupa barge berbahan fiberglass yang memiliki kelebihan spesifik dibandingkan dengan kapal kayu tradisional. Tugas Akhir ini tidak bermaksud membenturkan desain alternatif ini dengan kapal kayu tradisional. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangannya, sehingga konsumen dipersilahkan memilih salah satu sesuai dengan kebutuhannya. Penentuan payload Bagan Apung ini adalah jumlah produksi ikan per tahun di DKI Jakarta yang didapat dari Badan Pusat Statistik. Lalu data tahunan tersebut dikonversi menjadi data harian, sehingga payload yang digunakan pada Bagan Apung adalah jumlah produksi ikan DKI Jakarta tiap harinya. Setelah itu dilakukan perhitungan perkiraan beban awal untuk membuat model Bagan Apung awal. Setelah itu dilakukan perhitungan teknis, yakni koefisien, hambatan, propulsi dan daya mesin, berat, titik berat, freeboard, trim, dan stabilitas. Setelah dilakukan perhitungan teknis, selanjutnya dilakukan koreksi pada model Bagan Apung untuk memenuhi persyaratan teknis yang telah dihitung, lalu memodelkan ulang Bagan Apung sesuai dengan persyaratan teknis. Ukuran utama yang didapat adalah Lpp = 12.7 m, B = 2.7 m, H = 2 m, T = 0.66 m. Tinggi freeboard minimum sebesar 300 mm, sedangkan freeboard sebenarnya adalah 1.34 m. Kondisi stabilitas Bagan Apung ini memenuhi kriteria Intact Stability (IS) Code untuk Fishing Vessel. Perhitungan ekonomi yang dilakukan adalah biaya pembangunan, biaya operasional, revenue, kelayakan investasi, dan Breakeven Point. ======================================================================= The majority of people in the capital city of Jakarta rely on the sea as a source of living. Many of them sail by company ships or sail on their own ships. Since the existing fishing vessels are in the form of traditional wooden vessels, this Final Project intends to provide alternative design in the form of barge made from fiberglass which has specific advantages compared to a traditional wooden vessel. This Final Project does not intend to strike this alternative design with the current traditional wooden vessel. Each has its advantages and disadvantages, therefore consumers are welcome to choose one according to their needs. Data source for payload is the amount of fish production per year in DKI Jakarta obtained from the Central Bureau of Statistic. Then the annual data is converted into daily data, so the payload used in this SPFB is the number of fish production in DKI Jakarta per day. After that, calculation of the initial load estimation to make the initial SPFB model is done. Technical calculations concerning coefficient, resistance, propulsion and engine power, weight, center of gravity, freeboard, trim, and stability are done. Then, corrections are to be done on the initial SPFB model to meet the technical requirements that have been calculated before and then re-modelling the initial SPFB model in accordance to the technical requirements. The main dimensions obtained are Lpp = 12.7 m, B = 2.7 m, H = 2 m, T = 0.66 m. Minimum freeboard height of 300 mm, while the actual freeboard is 1.34 m. The stability condition of this SPFB has passed the criteria of Intact Stability (IS) Code for Fishing Vessel. Economic calculations are building cost, operational cost, revenue, investation feasibility, and Breakeven Point.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: bagan Apung, fiberglass, kapal ikan, kepulauan seribu, jakarta, tongkang
Subjects: S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling
V Naval Science > V Naval Science (General)
Divisions: Faculty of Marine Technology > Naval Architecture > (S1) Undergraduate Theses
Depositing User: Kevin Hermanto
Date Deposited: 03 Jan 2018 03:20
Last Modified: 03 Jan 2018 03:20
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/47403

Actions (login required)

View Item View Item