Proses Austempering dalam Pembuatan Baja Tahan Aus Berstruktur Bainit

Manta, Faisal (2017) Proses Austempering dalam Pembuatan Baja Tahan Aus Berstruktur Bainit. Masters thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img]
Preview
Text
2113201002-Master_Thesis.pdf - Published Version

Download (8MB) | Preview

Abstract

Material yang memiliki sifat ketahanan aus dan ketangguhan yang baik, sangat dibutuhkan pada sektor pertambangan dan konstruksi. Namun, bahan tersebut sulit untuk didapatkan pada pasar lokal di Indonesia, sehingga bahan tersebut harus diimpor dari luar negeri. Penelitian ini dilakukan untuk membuat baja tahan aus yang terbuat dari material lokal, dengan cara melakukan proses perlakuan panas. Hal ini bertujuan untuk menghasilkan baja tahan aus yang terbuat dari bahan lokal agar memiliki karakteristik yang sama dengan baja tahan aus impor. Material yang digunakan pada penelitian adalah baja hasil pengecoran dengan komposisi 0.65%C;2.01Si;1.84%Mn;1.27%Cr (0.6CCrMn2Si) dan 0.78%C; 1.66%Si; 1.89%Mn;1.24%Cr (0.8CCrMn1.6Si). Baja mengalami penempaan pada temperatur 700-900 oC dengan rasio tempa adalah 3, kemudian diannealing. Annealing dilakukan pada temperatur 1000oC selama 8 jam. Baja hasil annealing diberi perlakuan panas austempering dengan variasi temperatur 150, 200 dan 250oC dengan waktu austempering 160 dan 330 jam. Pada spesimen baja hasil austempering dilakukan observasi strukturmikro dengan mikroskop optik, uji kekerasan dengan Rockwell-C, uji kekuatan impak metode Charpy dan uji keausan motode Ogoshi. Temperatur austempering 150 oC pada baja 0.6CCrMn2Si dan 0.8CCrMn1.6Si memiliki struktur lower bainite. Struktur upper, lower bainite dan austenit sisa pada temperatur austempering 200 dan 250 oC. Kekerasan pada baja 0.6CCrMn2Si dan 0.8CCrMn1.6Si dengan temperatur austempering 150 oC dan waktu tahan 160 jam meningkat hingga mencapai 52 HRC. Kekuatan impak pada baja 0.6CCrMn2Si dan 0.8CCrMn1.6Si dengan temperatur austempering 200 oC dan waktu tahan 330 jam adalah 1.4 Kp.m dan 1.6 Kp.m. Keausan pada baja 0.6CCrMn2Si dan 0.8CCrMn1.6Si berkurang hingga mencapai kurang dari 0.1 mm3/mm dan 0.1 mm3/mm. ============================================================ ================ Materials that have good wear resistance and toughness properties are needed in the mining and construction sectors. However, such materials are difficult to obtain in local markets in Indonesia, so they must be imported from overseas. This research was conducted to make wear-resistant steel made from local material, by utilizing heat treatment process. The aim of this study is to produce a wear-resistant steel made from local materials in order to have the same characteristics as imported wear-resistant steel. The material used in this research are cast steel with chemical composition 0.65% C; 2.01% Si; 1.84% Mn; 1.27% Cr (0.6CCrMn2Si) and 0.8CCrMn1.6Si with 1.66% Si; 1.89% Mn; 1.24% Cr (0.8CCrMn1.6Si). Specimens of steel are forged at 700-900 oC, with a forging ratio of 3. The specimen is then annealed at 1000 oC for 8 hours. After the annealing process, the specimens are tempered with temperature varied at 150 oC, 200 oC and 250 oC for 160 and 330 hours. Afterwards, several tests were performed on austempering steel specimens. Testing process performed is micro structure by optical microscope , hardness test by Rockwell-C, impact test by Charpy and wear resistance test by Ogoshi methods. The austempering temperature of 150 °C in 0.6CCrMn2Si and 0.8CCrMn1.6Si steels has a lower bainite structure. Furthermore upper, lower bainite and retained austenite structures at austempering temperature of 200 °C and 250 °C. The hardness value of 0.6CCrMn2Si and 0.8CCrMn1.6Si steels by austempering at 150°C and holding time for 160 hours can be increased to 52 HRC. The Impact strength of 0.6CCrMn2Si and 0.8CCrMn1.6Si steels by austempering at 200 °C and holding time for 330 hours is 1.4 Kp.m and 1.6 Kp.m respectively. The specific abrasion value of 0.6CCrMn2Si and 0.8CCrMn1.6Si steel is reduced to less than 0.1 mm3 / mm.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: austempering, bainit, wear resistance material, wear test
Subjects: T Technology > TN Mining engineering. Metallurgy
T Technology > TN Mining engineering. Metallurgy > TN752.I5 Steel--Heat treatment
Divisions: Faculty of Industrial Technology > Mechanical Engineering > 21101-(S2) Master Thesis
Depositing User: Manta Faisal
Date Deposited: 14 Feb 2018 03:23
Last Modified: 05 Mar 2019 06:45
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/48030

Actions (login required)

View Item View Item