Analisis Makroalga Sebagai Bahan Baku Biodiesel (Kappaphycus Alvarezii)

Prawita, Yugo Adi (2017) Analisis Makroalga Sebagai Bahan Baku Biodiesel (Kappaphycus Alvarezii). Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img] Text
4213100087-Undergraduate_Theses.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Teknologi yang berkembang pesat meningkatkan pertumbuhan konsumsi energi pada semua aspek penunjang kehidupan. Bahan bakar tak terbarukan dalam berbagai macam hasil minyak bumi masih mendominasi sebagai pasokan utama dalam memenuhi kebutuhan energi tersebut. Biodiesel hadir sebagai alternatif energi terbarukan yang berasal dari minyak tumbuh-tumbuhan atau hewan untuk memenuhi kebutuhan bahan bakar pada motor diesel. Biodiesel dari tumbuhan makroalga menunjukan potensi sebagai salah satu bahan baku terbaik diantara bahan baku lainya. Beberapa tahapan yang dibutuhkan untuk mendapatkan bahan baku biodiesel dari makroalga yaitu pengeringan dan ekstrasi. Pengeringan untuk mengurangi kadar air pada makroalga menggunakan panas matahari dan oven menghasilkan hingga 15% makrolaga kering. Ekstraksi minyak makroalga dilakukan dengan metode soxhlet menggunakan pelarut n-hexane (Hexane Solvent Soxhlet) hingga 7 kali siklus dalam 2,5 jam. Hasil yang didapatkan yaitu minyak makroalga Kappaphycus Alvarezii mempunyai yield sebesar 1,672 %, densitas sebesar 849 kg/m3, viskotas 6 cSt dan kadar FFA (free fatty acid) sebanyak 8,96%. ==============================================================================Rapid growing in technology increases the growth of energy consumption in all aspects of life support. Non-renewable fuels in a wide range of petroleum products still considered as main source to comply these energy needs. Biodiesel comes as an alternative of renewable energy derived from vegetable or animal oils to provide the fuel needs of diesel motors. Biodiesel from macroalgae plant shows higher potential as one of raw material from other resource.Some of the steps required for obtained biodiesel feedstock from macroalgae are drying and extracting. Drying is needed to reduce water content in macroalgae that can using the sunlight or dryer oven, drying process produce up to 15% dry macrolaga. The extraction of macroalgae oil was done by the soxhlet method using n-hexane solvent (Hexane Solvent Soxhlet) up to 7 cycles for 2,5 hours. The results obtained are macroalgae oil Kappaphycus Alvarezii has yield of 1, 672%, density of 849 kg / m3, viscocity 6 cSt and Free Fatty Acid 8,96%.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: RSSP 660.6 Pra a
Uncontrolled Keywords: Makroalga; Bahan Baku; Biodiesel; Soxhlet; Kappaphycus Alvarezii; Macroalgae; Raw Material; Biodiesel; Soxhlet
Subjects: T Technology > TP Chemical technology
V Naval Science > VM Naval architecture. Shipbuilding. Marine engineering
Divisions: Faculty of Marine Technology > Marine Engineering > (S1) Undergraduate Theses
Depositing User: Yugo Adi Prawita
Date Deposited: 19 Jan 2018 03:07
Last Modified: 19 Jan 2018 03:07
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/48347

Actions (login required)

View Item View Item