Pembentukan zona musim Kabupaten Ngawi dengan metode SKATER (spatial k’luster analysis by tree edge removal)

Ningsih, Partini (2017) Pembentukan zona musim Kabupaten Ngawi dengan metode SKATER (spatial k’luster analysis by tree edge removal). Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img]
Preview
Text
1315105051-Undergraduate_Theses.pdf - Published Version

Download (5MB) | Preview

Abstract

Pengelompokan pola curah hujan dengan membuat Zona Musim (ZOM) telah dilakukan oleh BMKG. Metode yang sering digunakan dalam pembentukan ZOM adalah analisis kelompok yang tidak memperhatikan aspek lokasi objek penelitiannya padahal unit observasi berupa lokasi stasiun hujan, sehingga aspek spasial seharusnya menjadi hal yang dipertimbangkan dalam pembentukan ZOM. Salah satu metode pengelompokan spasial adalah analisis SKATER. Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data sekunder, bersumber dari BMKG Stasiun Klimatologi Klas II Karangploso Malang. Variabel yang digunakan adalah curah hujan bulanan di Kabupaten Ngawi dari tahun 1990-2015. Penelitian ini bertujuan untuk membentuk ZOM di Kabupaten Ngawi dengan SKATER (Spatial ‘K’luster Analysis by Tree Edge Removal) dan membandingkan hasilnya dengan ZOM BMKG. Hasil analisis SKATER menghasilkan dua kelompok dengan alokasi anggota perkelompoknya berbeda dengan anggota ZOM BMKG. Rasio antara simpangan dalam kelompok (Sw) dan simpangan antar-kelompok (Sb) ZOM hasil SKATER mempunyai nilai yang lebih kecil daripada rasio ZOM BMKG, sehingga dapat disimpulkan bahwa kinerja ZOM hasil SKATER lebih baik jika dibandingkan dengan ZOM BMKG. ======================================================================================================================== The grouping of rainfall patterns by making Zone of Season (ZOM) has been done by BMKG. The method often used in the formation of ZOM is group analysis that does not pay attention to the location aspect of the research object whereas the observation unit is the location of the rain station, so the spatial aspect should be considered in ZOM formation. One method of spatial grouping is SKATER analysis. The data used in this study is secondary data, sourced from BMKG Climatology Station Klas II Karangploso Malang. The variable used is monthly rainfall in Ngawi District from 1990-2015. This study aims to group ZOM in Ngawi District with SKATER (Spatial 'K'luster Analysis by Tree Edge Removal) and compare the results with ZOM BMKG results. The results of SKATER analysis resulted in 2 groups with different members' allocation of members with members of ZOM BMKG. The ratio between group deviation (Sw) and intergroup deviation (Sb) ZOM result of SKATER has a value smaller than BMKG ZOM ratio, so it can be concluded that the performance of ZOM SKATER results better when compared with BMKG ZOM.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: RSSt 519.53 Nin p
Uncontrolled Keywords: Curah hujan; keragaman; SKATER; zona musim; Rainfall; season zones; SKATER; ariantion
Subjects: H Social Sciences > HA Statistics
Q Science > Q Science (General)
Q Science > QA Mathematics > QA278 Cluster Analysis. Multivariate analysis. Correspondence analysis (Statistics)
Divisions: Faculty of Mathematics and Science > Statistics > 49201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Ningsih Partini
Date Deposited: 17 Jan 2018 04:31
Last Modified: 05 Mar 2019 04:01
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/48517

Actions (login required)

View Item View Item