Analisis Co2 Enhanced Oil Recovery Menggunakan Perangkat Lunak Comsol

Wicaksono, Anggara Widya (2016) Analisis Co2 Enhanced Oil Recovery Menggunakan Perangkat Lunak Comsol. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img]
Preview
Text
2412100121-Undergraduate-Thesis.pdf - Published Version

Download (2MB) | Preview

Abstract

Profil produksi dari sebuah lapangan minyak dan gas pada umumnya memiliki fase dengan rata-rata kurva produksi yang tinggi dalam waktu yang lama dengan menggunakan metode perolehan minyak primer dan sekunder. Akhir dari fase tersebut adalah titik dimana produksi memasuki fase penurunan. Untuk meningkatkan kembali produksi minyak mentah dibutuhkan metode perolehan minyak tersier (Enhanced Oil Recovery). Sebelum EOR diterapkan pada lapangan minyak sesungguhnya, untuk meminimalisir biaya, dibutuhkan pemodelan formasi batuan dan kondisi penginjeksian EOR. Pada tugas akhir ini, penulis telah melakukan pemodelan penginjeksian CO2 EOR kedalam formasi batuan dengan analisa tekanan, suhu, dan debit penginjeksian. Pencampuran yang dilakukan antara minyak mentah ringan dengan CO2 menggunakan perangkat lunak HYSYS, lalu membuat simulasi penginjeksian hasil pencampuran kedalam formasi batuan yang telah dikondisikan dengan menggunakan perangkat lunak COMSOL dengan perbedaan properti campuran seiring dengan perubahan tekanan dan suhu, kemudian memberikan variasi nilai kepada variabel-variabel yang terkait. Hasil terbaik yang didapatkan adalah untuk menginjeksikan CO2 EOR kedalam formasi batuan dengan pencampuran minyak mentah ringan dibutuhkan waktu 12 bulan, dengan kecepatan penginjeksian 1e-5 m/s, tekanan 320 psi, suhu 40°C, debit 0,007m3/s (3804,08 barrel/hari), dan 85% suhu dan tekanan sesuai dengan kondisi yang diinginkan pada ujung formasi batuan. ======================================================================================================================== Production profile from an oil and gas field in general have an average phase with high production curve for a long time by using primary and secondary oil recovery.The final phase is the point at which the production entered a phase of decline.To increase the production of crude oil back tertiary oil recovery method (Enhanced Oil Recovery) is needed.Before EOR applied to the actual oil field, to minimize costs, it takes modeling rock formations and EOR injection conditions.In this thesis, the author has done modeling injection of CO2 EOR into rock formations, with analysis of pressure, temperature, and volumetric flowrate of injection.Mixing is done between crude oil with CO2 using HYSYS software, then create a simulation of the injection of the mixing results into rock formations that have been conditioned by using COMSOL software,with different mix properties along with changes in pressure and temperature,and then give a variation to the variables which is related.The best results obtained is, to inject CO2 EOR into rock formations by mixing light crude oil, takes12 month, with the velocity of injection is 1e-5 m/s, the pressure is 320 psi, the temperature is 40°C, and volumetric flowrate 0,007m3/s (3804,08 barrel/day), and 85% of the temperature and pressure in accordance with the desired conditions at the end of the rock formations.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: RSF 622.338 2 Wic a
Uncontrolled Keywords: Profil Produksi, EOR, Tekanan, Suhu, Kecepatan
Subjects: Q Science > QA Mathematics > QA76 Computer software
Divisions: Faculty of Industrial Technology > Physics Engineering > (S1) Undergraduate Theses
Depositing User: Users 13 not found.
Date Deposited: 16 Aug 2017 01:58
Last Modified: 16 Aug 2017 01:58
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/48525

Actions (login required)

View Item View Item