Analisis Resiko Pipa Bawah Laut Akibat Tarikan Jangkar Dengan Metode Monte Carlo : Studi Kasus Jaringan Pipa Bawah Laut Tunu Field, Blok Mahakam, Kalimantan Timur

Nuraini, Ika Puspita (2016) Analisis Resiko Pipa Bawah Laut Akibat Tarikan Jangkar Dengan Metode Monte Carlo : Studi Kasus Jaringan Pipa Bawah Laut Tunu Field, Blok Mahakam, Kalimantan Timur. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img]
Preview
Text
4311100014-Undergraduate Thesis.pdf

Download (3MB) | Preview

Abstract

Jaringan pipa bawah laut yang terletak pada daerah dengan aktivitas produksi migas yang tinggi memiliki resiko untuk mengalami kerusakan eksternal. Seperti resiko untuk kejatuhan jangkar ataupun karena anchor dragging. Tugas Akhir ini menganalisa resiko kegagalan pipa bawah laut akibat tarikan jangkar . Lokasi produksi migas yang diambil untuk Tugas Akhir adalah di Tunu field, Blok Mahakam. Dalam menghitung konsekuensi kegagalan digunakan dengan pemodelan pada ANSYS dan menggunakan metode simulasi Monte Carlo. Berdasarkan hasil perhitungan dengan variasi kecepatan kapal 7 knot, 8 knot, dan 9 knot, besar gaya tarikan jangkar dengan pengaruh kecepatan kapal saat menarik pipa adalah sebesar 1164.89 kN, 2121.863 kN dan 2323.7189 kN. Kemudian dilakukan pemodelan pipa di ANSYS, dengan memasukkan besar gaya tarikan jangkar masing-masing variasi, tekanan internal serta tekanan eksternal pipa. Pipa yang dimodelkan juga divariasikan panjangnya menjadi 20.32 m, 30.48 m, dan 40.64 m. Dari semua variasi didapatkan hasil bahwa pipa dengan panjang 20.32 m dan dengan pengaruh tarikan jangkar kapal yang mempunyai kecepatan 7 knot berada pada daerah ALARP. Sedangkan untuk variasi yang lainnya berada pada daerah unacceptable risk. =============================================================================================== Subsea pipelines that located in areas with a high activity of oil and gas production have high risk for damage. The damage that may occurred is external damage. Such risk due to anchor dropping or anchor dragging. This final project analyze the risk of failure subsea pipeline due to the anchor dragging. The location of oil and gas production are taken for final project is in the Tunu field, the Mahakam block. In calculating the consequences of failure are used by the ANSYS modeling and simulation using Monte Carlo methods. Based on the calculations by varying the speed of the vessel 7 knots, 8 knots and 9 knots, large anchor dragging force to influence the speed of the vessel when pulling the pipe is equal to 1164.89 kN, 2121.863 kN and 2323.718 kN. Then the forces entered as an input for ANSYS modeling. The input for ANSYS modeling include pipe internal pressure, external pressure and force from anchor dragging. For anchor dragging force is influenced by varying the speed of 7, 8 and 9 knots. Pipes are also varied in length be modeled 20.32 m, 30.48 m and 40.64 m. Of all the models and variations the pipe model at 20.32 m that have anchor holding force with speed of the vessel 7 knots is in the region of ALARP. As for the other variations in the region of unacceptable risk.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: RSKe 665.744 Nur a
Uncontrolled Keywords: Subsea Pipeline, Anchor Holding Force, Resistance, Monte Carlo, Risk Analysis.
Subjects: T Technology > TS Manufactures > TS280 Pipe Bending, Tube Bending
Divisions: Faculty of Marine Technology > Ocean Engineering > (S1) Undergraduate Theses
Depositing User: Mr. Tondo Indra Nyata
Date Deposited: 08 Sep 2017 07:18
Last Modified: 27 Dec 2018 03:23
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/48816

Actions (login required)

View Item View Item