Analisis Pengaruh Media Pendingin dan Temperatur pada Proses Pengerasan Baja AISI 1035 terhadap Sifat Kekerasan dan Struktur Mikro untuk Aplikasi Hammer Crusher

Lufthansa, Muhammad Rifki (2018) Analisis Pengaruh Media Pendingin dan Temperatur pada Proses Pengerasan Baja AISI 1035 terhadap Sifat Kekerasan dan Struktur Mikro untuk Aplikasi Hammer Crusher. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img]
Preview
Text
02511440000128-Undergraduate_Theses.pdf - Accepted Version

Download (6MB) | Preview

Abstract

Hammer crusher digunakan untuk menghancurkan raw material berupa limestone yang diambil dari tempat penambangan. Hammer crusher sering mengalami keausan akibat bergesekan dengan limestone. Material yang digunakan tidak sesuai dengan standar yang ditetapkan, dari uji komposisi kimia terhadap hammer crusher didapatkan komposisinya setara dengan AISI 1035. Proses perlakuan panas terhadap hammer crusher dilakukan untuk meningkatkan kekerasannya dan struktur mikro supaya sesuai dengan standar yang dipersyaratkan dengan memvariasikan media pendingin dan temperature pada proses pengerasan. Dilakukan proses hardening pada temperatur 850oC dan 900oC dengan waktu tahan 30 menit, yang kemudian di quench dengan media pendingin air, oli, dan brine untuk meningkatkan kekerasannya. Kemudian, komponen di uji OES, hardness, struktur mikro dan kemudian kemudian di uji ketahanan aus. Didapatkan nilai kekerasan yang paling tingii yaitu spesimen dengan temperatur hardening 900oC dengan media pendingin brine sebesar 679.4 HV dengan laju keausan 1,3 mm / jam. Nilai kekerasan yang meningkat sebanding dengan ketahanan aus yang meningkat dari material hammer crusher. Kekuatan media pendingin dan temperature yang lebih tinggi menyebabkan kekerasan yang didapatkan lebih tinggi. ========================================================================================================== Hammer crusher is used to destroy raw material in the form of limestone taken from the mine. Hammer crusher often experience wear and tear due to rubbing with limestone. The material used is not in accordance with the specified standard, from the chemical composition test to the hammer crusher, the composition is comparable to AISI 1035. The heat treatment process of hammer crusher is done to increase its hardness and microstructure to comply with the required standard by varying the cooling medium and temperature at hardening process. Conducted hardening process at 850oC and 900oC with 30 minutes, which then quench with water coolant, oil, and brine to increase the hardness. Then, the components in the OES test, hardness, microstructure and then later in the wear resistance test. The highest value of hardness is specimen with hardening temperature 900oC with brine cooling medium equal to 679.4 HV with wear rate 1,3 mm / hour. The increased hardness value is proportional to the increased wear resistance of the hammer crusher material. Higher media and cooling temperatures cause higher hardness.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: RSMt 672.36 Luf a-1 3100018074232
Uncontrolled Keywords: Hammer crusher; AISI 1035; Limestone; Raw Material
Subjects: T Technology > TN Mining engineering. Metallurgy
T Technology > TN Mining engineering. Metallurgy > TN752.I5 Steel--Heat treatment
Divisions: Faculty of Industrial Technology > Material & Metallurgical Engineering > 28201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Lufthansa Muhammad Rifki
Date Deposited: 12 Feb 2018 03:03
Last Modified: 23 Apr 2020 03:49
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/49244

Actions (login required)

View Item View Item