Pengaruh Variasi Holding Temperature dan Holding Time Pada Post Weld Heat Treatment Terhadap Struktur Mikro dan Distribusi Kekerasan Hasil Pengelasan Bisclad 600 dengan Metode SMAW di PT. Holcim Indonesia

Andrea, Amy Reza (2018) Pengaruh Variasi Holding Temperature dan Holding Time Pada Post Weld Heat Treatment Terhadap Struktur Mikro dan Distribusi Kekerasan Hasil Pengelasan Bisclad 600 dengan Metode SMAW di PT. Holcim Indonesia. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img] Text
02511440000062-Undergraduate_Theses.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Pengelasan terhadap material Bisclad 600 telah dilakukan dengan menggunakan metode pengelasan SMAW. Spesimen pengelasan dibuat dengan ukuran 100 mm x 100 mm x 10 mm sebanyak 6 spesimen. Proses pengelasan dilakukan dengan menggunakan parameter arus 100 A, tegangan 12 volt, dan kecepatan 100 mm/s. pengelasan dilakukan dengan dua jenis filler metal yaitu E7018-H4R untuk bagian base metal dan elektroda Ni-C1 untuk bagian hardfacing. Setelah itu, spesimen diberi perlakuan panas pada temperatur 650oC dan 750oC dengan waktu tahan sebesar 1 jam, 2 jam, dan 3 jam. Material kemudian diuji dengan liquid penetrant test, metalografi, dan kekerasan. Hasil pengujian menunjukkan adanya fasa γ Nickel pada daerah weld metal . Pada daerah HAZ dan base metal struktur mikro yang diamati adalah perlit dan karbida hasil transformasi isothermal dengan jenis sama. Perbedaan kekerasan yang jauh antara weld metal dan HAZ & base metal dikarenakan jenis penguatan yang berbeda. ========== Welding of Bisclad 600 has been done using SMAW method. Welding specimens were fitted with size of 100 mm x 100 mm x 10 mm for 6 specimens. The welding process were conducted using 100 A current parameters, 12 volt voltages, and a speed of 100 mm / s. This with two types of filler metal E7018- H4R for metal base and Ni-C1 electrode for hardfacing. After that, the specimens were subjected to heat treatment at temperatures 650o C and 750o C with a holding time 1 hour, 2 hours, and 3 hours. Then, specimens tested with liquid penetrant test, metallography, and hardness. The test results obtained the presence of γ Nickel phase in the weld metal, pearlite and carbide in HAZ region and base metal. The difference of hardness between weld metal and HAZ & base metal is caused by different strengthening mechanism.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: Topik Tugas Akhir ini dibuat untuk menjawab permasalahan yang sering terjadi pada pengelasan material Bisclad 600. Bisclad 600 merupakan material hasil penyatuan antara baja karbon rendah dan high chromium white cast iron. Perlakuan panas yang tepat setelah pengelasan akan menurunkan resiko kegagalan pada material namun konsekuensinya kekerasan material akan menurun. Penulis coba untuk menganalisis sejauh apa penurunan kekerasannya dan mengkorelasikannya dengan struktur mikro yang terbentuk.
Uncontrolled Keywords: AWS; base metal; HAZ; carbide
Subjects: T Technology > TN Mining engineering. Metallurgy > TN752.I5 Steel--Heat treatment
T Technology > TS Manufactures > TS227 Steel--Welding.
Divisions: Faculty of Industrial Technology > Material & Metallurgical Engineering > (S1) Undergraduate Theses
Depositing User: Andrea Amy Reza
Date Deposited: 06 Feb 2018 07:39
Last Modified: 06 Feb 2018 07:39
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/49344

Actions (login required)

View Item View Item