Pengelolaan Risiko Dengan Mempertimbangkan Kepentingan Multistakeholder Pada Supply Side Tuna

Panjaitan, Olivia Pradany (2018) Pengelolaan Risiko Dengan Mempertimbangkan Kepentingan Multistakeholder Pada Supply Side Tuna. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img] Text
2514100003_Undergraduate_Theses.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Tuna merupakan komoditas perikanan utama di Indonesia, yang memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Dengan melimpahnya sumber daya laut, khususnya tuna, menjadikan Indonesia sebagai negara utama penyuplai tuna di dunia. Penangkapan terus menerus untuk memenuhi permintaan yang terus meningkat, dapat mengurangi jumlah tuna yang tersedia, apabila tidak dilakukan pengelolaan khusus. Kualitas tuna yang menurun, penyebaran ketersediaan tuna yang tidak merata, ketergantungan dengan cuaca, menjadi alasan pendukung diperlukannya pengelolaan pada tuna. Potensi tuna di Indonesia harus dikelola, diteliti, serta dikembangkan agar dapat terus memenuhi kebutuhan dunia dan mampu bersaing secara global. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan mengelola supply chain tuna dengan melibatkan stakeholder terkait. Manajemen risiko menjadi hal penting dalam supply chain, karena risiko yang muncul mampu memberikan dampak signifikan terhadap aktivitas supply chain. Pengelolaan risiko terdiri dari proses identifikasi dan pemetaan, penilaian risiko, evalusi risiko, dan tindakan respon risiko. Metode yang digunakan adalah HOR Multistakeholder. Penelitian ini fokus pada supply side, yaitu dari proses penangkapan tuna hingga pengolahan tuna, yang terbagi menjadi dua tahap berdasarkan metode SCOR, yaitu tahap source dan tahap make. Dari 10 stakeholder supply side Laut Selatan Jawa Timur, nelayan tuna, pengepul tuna, instansi pada tahap source, dan industri khusus pengolah tuna menjadi stakeholder yang difokuskan pada penelitian ini. Dari proses identifikasi dan analisis risiko, diperoleh 6 kejadian risiko dan 18 penyebab risiko pada tahap source, dan diperoleh 5 penyebab risiko prioritas. Pada tahap make, diperoleh 5 kejadian risiko dengan 9 penyebab risiko, dan diperoleh 5 penyebab risiko prioritas. Risiko tersebut dipetakan menggunakan supply chain risk identification (SCRIM). Dari kedua tahap tersebut, perlu dilakukan 16 tindakan respon risiko pada supply side tuna, yang dilakukan oleh nelayan tuna, industri khusus pengolah tuna, dan instansi pada tahap source. =========== Tuna is the main fishery commodity in Indonesia, which has high economic value. With an abundance of marine resources, especially tuna, Indonesia is one of the world’s leading tuna supplier. Continuous fishing to meet increasing demand can reduce the number of tuna available if management is not implemented. Decrease in tuna quality, unequal distribution of tuna, and weather dependence are the supporting motives towards proper management of tuna. The tuna potential in Indonesia should be managed, researched, and developed in order to continue to meet the global demand as well as compete on a global scale. One effort that can be done is to manage the supply chain of tuna by involving relevant stakeholders. Risk management within the supply chain is imperative, as emerging risks could have a significant impact on supply chain activities. Risk management comprises identification and mapping processes, risk assessment, risk evaluation, and risk response measures. This research will focus on the supply side, that is, from catching to processing the tuna, and divided into two stages based on SCOR method. The stages are source stage and make stage. From the 10 supply side stakeholders of the Eastern Java Southern Sea, tuna fishermen, tuna collectors, source stage agencies, and specialized tuna processing industries will be the stakeholders focused in this research. From the risk identification and analysis process, 6 event risks and 18 risk agents at the source stage, along with five priority risk agents were identified. During the make stage, there were 5 event risks with 9 risk agents, and 5 priority risk agents. The aforementioned risks were mapped using Supply Chain Risk Identification Mapping (SCRIM). From these two stages, 16 risk response measures on the supply side of tuna conducted by tuna fishermen, tuna processing industries and agencies at the source stage are required.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: HOR Multistakeholder; Stakeholder; Supply Chain Risk Identification and Mapping; Supply Chain Risk Management
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > GC Oceanography
T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering
Divisions: Faculty of Industrial Technology > Industrial Engineering > (S1) Undergraduate Theses
Depositing User: Pradany P Olivia
Date Deposited: 09 Feb 2018 09:13
Last Modified: 09 Feb 2018 09:13
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/49497

Actions (login required)

View Item View Item