Optimasi Ekstraksi Senyawa Fitokimia Dari Temulawak Menggunakan Fuida CO2 Superkritis Dan Etanol Sebagai Entrainer Dengan Metodologi Respon Permukaan Box Behnken Design (BBD)

Wiradiestia, Diano and Jati, Pundhi Trionggo (2018) Optimasi Ekstraksi Senyawa Fitokimia Dari Temulawak Menggunakan Fuida CO2 Superkritis Dan Etanol Sebagai Entrainer Dengan Metodologi Respon Permukaan Box Behnken Design (BBD). Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img] Text
02211545000030-02211545000031-Undergraduate_Theses.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengekstrak senyawa fitokimia dari temulawak (curcuma xanthorrhiza roxb) dengan CO2 superkritis dan etanol sebagai entrainer, untuk menentukan yield dan recovery kurkumin yang terekstrak, serta untuk menentukan kondisi operasi ekstraksi yang optimum. Ekstraksi dilakukan pada suhu 40, 60, dan 80oC, tekanan 15, 20, dan 25 MPa, serta laju alir CO2 sebesar 4, 6, dan 8 mL/menit, dengan variabel tetap entrainer yaitu etanol sebanyak 2,5 mL. Kandungan ekstrak dianalisa menggunakan Spektrofotometer UV–Vis. Dari hasil eksperimen didapatkan bahwa yield kurkumin yang terekstrak dari temulawak berkisar antara 0,151075 - 0,151179 gr/gr sampel, dengan % recovery kurkumin tertinggi berkisar antara 18,4027 – 18,4887%. Kondisi optimal dari ekstraksi kurkumin menggunakan CO2 superkritis ditentukan dengan metodologi respon permukaan. Sebuah desain Box-Behnken (BBD) diaplikasikan untuk mengevaluasi efek dari tiap variabel. Pada Hasil analisis regresi matematis menunjukkan bahwa model polinomial kuadrat dapat digunakan untuk mengoptimalkan ekstraksi kurkumin CO2 superkritis. Kondisi operasi optimum untuk memperoleh recovery adalah dengan menggunakan tekanan 25 MPa, suhu 50oC dan laju alir 6 mL/min. Sedangkan untuk yield, kondisi operasi optimumnya adalah tekanan 25 MPa, suhu 40oC dan laju alir 6 mL/min. Data hasil eksperimen sesuai dengan hasil prediksi dengan analisis varians. Hal ini mengindikasikan kesesuaian model yang digunakan dan keberhasilan metodologi respon permukaan untuk mengoptimalkan kondisi ekstraksi yang diharapkan. Dari ketiga variabel yang digunakan, yang paling berpengaruh pada nilai recovery dan yield adalah tekanan karena memiliki nilai paling tinggi yaitu 100%. ============================================================================================================= The purpose of this study was to extract phytochemical compounds from Curcuma xanthorrhiza roxb using supercritical CO2 and ethanol as an entrainer, to determine yield and recovery of curcumin, and to obtain the optimum condition of supercritical CO2 extraction. The extraction was carried out at temperatures of 40, 60, and 80oC, pressures of 15, 20, and 25 MPa, CO2 flowrates of 4, 6, and 8 mL/min, and at constant volume of entrainer 2.5 mL ethanol. The curcumin contained in the extract was analyzed using UV-Vis Spectrophotometer. From the experimental results, the yield of extracted curcumin was about 0,151075 - 0,151179 gr/g sample, with the highest % recovery of curcumin was about 18,4027 – 18,4887%. The optimal conditions of supercritical CO2 extraction of curcumin was determined by response surface methodology. A Box-Behnken design (BBD) was applied to evaluate the effects of each variables. In the mathematical regression analysis, the polynomial squared model could be used to optimize supercritical CO2 curcumin extraction. The optimum condition for recovery was at pressure of 25 MPa, temperature of 50oC, and CO2 flow rate of 6 mL / min. The optimum condition for yield was at pressure of 25 MPa, temperature of 40oC, and CO2 flow rate of 6 mL/min. The experimental data was in agreement with the predicted data by the analysis of variance. It indicated that the model could be used to predict the extraction condition to obtain high extraction yield. Of the three variables used, the most influential on the value of recovery and yield is the pressure because it has the highest value of 100%.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Ekstraksi, Kurkumin, Superkritis, Box-Behnken design.
Subjects: T Technology > TP Chemical technology
T Technology > TP Chemical technology > TP156 Crystallization. Extraction (Chemistry). Fermentation. Distillation. Emulsions.
Divisions: Faculty of Industrial Technology > Chemical Engineering > (S1) Undergraduate Theses
Depositing User: Diano Wiradiestia
Date Deposited: 19 Mar 2018 02:49
Last Modified: 19 Mar 2018 02:49
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/49794

Actions (login required)

View Item View Item