Perencanaan Runway Lingkaran Untuk meningkatkan Kapasitas Runway

Tejakesuma, Reynaldi (2018) Perencanaan Runway Lingkaran Untuk meningkatkan Kapasitas Runway. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[thumbnail of 3114100119-Undergraduate_Theses.pdf]
Preview
Text
3114100119-Undergraduate_Theses.pdf - Accepted Version

Download (2MB) | Preview

Abstract

Runway adalah landasan pacu pesawat terbang untuk mendarat (Landing) maupun untuk terbang (Takeoff). Runway merupakan komponen utama dalam sebuah bandara, maka diperlukan perencanaan runway yang baik. Runway di Bandara Juanda menggunakan sistem konvensional dimana runway berbentuk persegi panjang.
Pada tugas akhir ini penulis merencanakan runway dengan model runway melingkar. Runway melingkar adalah desain runway baru yang radikal dengan berbentuk lingkaran. Dengan runway melingkar operator bandara dapat mengoperasikan runway kemanapun arah anginnya dan untuk segala macam tipe pesawat. Bandara dengan circular runway memiliki footprint yang lebih kecil dibanding bandara dengan runway konvensional.
Dengan adanya runway melingkar diharapkan dapat meningkatkan kapasitas runway dibandingkan dengan kapasitas runway konvensional. Runway melingkar juga dapat membuat bandara terus beroperasi tanpa adanya gangguan dari crosswind.
Dari hasil perhitungan didapatkan bahwa runway memiliki keliling sepanjang 9864 m. Panjang ARFL yang didapat untuk runway melingkar dengan pesawat Boeing 747-400 sebagai acuannya adalah 3795 m. Lebar runway melingkar ditentukan selebar 140 m. Kemiringan runway dimulai dari sudut 0° lalu naik secara bertahap sampai 20°. Sedangkan Gaya yang dirasakan oleh pesawat saat mendarat di runway melingkar adalah sebesar 0.43 g. Kapasitas runway konvensional Juanda adalah sebesar 32 operasi per jam. Dimana kapasitas runway melingkar adalah sebesar 64 operasi per jam, kapasitas tersebut dapat meningkat tergantung dengan tipe pesawat yang dilayani.

=============================================================================================================

Runway is the space for aircraft to land (Landing) and to fly (Takeoff). Runway is a major component in an airport, so it is necessary planning a good runway. Runway at Juanda Airport uses a conventional system where the runway is rectangular shaped.
In this final assignment the authors planned the runway with circular runway model. The circular runway is a radical new runway design with a circular shape. With a circular runway the airport operator can operate the runway wherever the wind direction is and for all types of aircraft. Airports with circular runways have a smaller footprint than airports with conventional runways.
With the circular runway it is expected to increase the runway capacity compared to conventional runway capacity. The circular runway can also make the airport continue to operate without any interference from crosswind.
From the calculation results it is found that the runway has a circumference length of 9864 m. The ARFL length obtained for circular runways with Boeing 747-400 as its reference is 3795 m. The width of the circular runway is determined as wide as 140 m. The slope of the runway starts from an angle of 0 ° and then rises gradually to 20 °. While the force felt by the plane when landing on a circular runway is 0.43 g. Juanda's conventional runway capacity is 32 operations per hour. Where the circular runway capacity is 64 operations per hour, the capacity can increase depending on the type of aircraft being serviced.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Runway Melingkar, Crosswind, Kapasitas Runway, Circular Runway, Crosswind, Runway Capacity
Subjects: T Technology > TE Highway engineering. Roads and pavements > TE7 Transportation--Planning
Divisions: Faculty of Civil Engineering and Planning > Architechture > 23201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Reynaldi Tejakesuma
Date Deposited: 27 Mar 2018 03:18
Last Modified: 08 May 2020 03:41
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/50083

Actions (login required)

View Item View Item