Analisis Variasi Konfigurasi Sistem Mooring dan Olah Gerak Struktur Model Collar Cage Floating Offshore Aquaculture untuk Laut Lepas Indonesia

Putri, Niken Desiana (2018) Analisis Variasi Konfigurasi Sistem Mooring dan Olah Gerak Struktur Model Collar Cage Floating Offshore Aquaculture untuk Laut Lepas Indonesia. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img] Text
4314100030-Undergraduate_Theses.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Aquaculture merupakan upaya produksi biota atau organisme perairan dengan membuat kondisi lingkungan yang mirip dengan habitat asli organisme yang dibudidayakan. Masalah pencurian ikan dan overfishing yang membuat produktivitas perikanan Indonesia menurun dapat diatasi dengan meningkatkan produksi perikanan Indonesia melalui offshore aquaculture. Salah satu jenis struktur Offshore Aquaculture adalah Collar Cage Aquaculture. Sebagai bangunan yang terapung, maka perlu adanya sistem tambat untuk menjaga stuktur tetap berada di posisinya dengan kondisi yang baik. Dalam penelitian ini akan membahas tentang desain dan variasi konfigurasi sistem mooring serta olah gerak struktur Floating Offshore Aquaculture model collar cage yang dimodifikasi untuk laut lepas di Indonesia. Lokasi yang dipilih adalah laut lepas bagian selatan Indonesia. Variasi sistem konfigurasi mooring yang akan dibandingkan adalah antara tipe linear array, rectangular array dan 8 titik tambat tanpa buoy. Perancangan mooring line menggunakan tali nylon SN81-120220-DY dengan maximum breaking load sebesar 2501,5 kN. Berdasarkan hasil analisa, gerakan struktur terkecil dihasilkan oleh sistem konfigurasi rectangular array dengan rotasi sebesar 5,06o dan translasi sejauh 1,355 m. Tension terkecil dari maksimum tension ketiga konfigurasi ialah pada konfigurasi rectangular array dengan nilai 1150,642 kN dan offset terkecil yaitu 7,15 m pada konfigurasi 8 titik tambat tanpa buoy. ============== Aquaculture is an attempt to produce biota or aquatic organism by creating environmental conditions similar to the real habitat a cultured organism. The fish theft and overfishing which makes fishery productivity in Indonesia decreased could be overcome with offshore aquaculture to increase the fishery production. One type of offshore aquaculture structure is a collar cage aquaculture. As a floating building, it is necessary to have a mooring system to keep the structure remain in its positions with good conditions. In this research will discuss the design, the variation of mooring system configuration, and structure motion of floating offshore aquaculture model of collar cage modified for high seas in Indonesia. The southern part of Indonesia is the high seas location which selected. The variation system of mooring configuration that would be compared is a linear array, a rectangular array and 8 mooring points without a buoy. Mooring line design using nylon strap SN81-120220-DY with a maximum breaking load about 2501,5 kN. Based on an analysis result, the smallest of structure motion is obtained rectangular array in 5,06o rotation and as far as 1,355 m. The smallest tension of the three configuration is in a rectangular array with 1150,642 kN and the smallest of offset is 7,15 m in a configuration of 8 mooring points without a buoy. Keywords : Aquaculture, Collar Cage, Mooring Line, Offset, Tension.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Aquaculture; Collar Cage; Mooring Line; Offset; Tension
Subjects: S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling
T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) > TA645 Structural analysis (Engineering)
T Technology > TC Hydraulic engineering. Ocean engineering > TC1680 Offshore structures--Models
Divisions: Faculty of Marine Technology > Ocean Engineering > (S1) Undergraduate Theses
Depositing User: Putri Niken Desiana
Date Deposited: 19 Mar 2018 03:38
Last Modified: 19 Mar 2018 03:38
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/50170

Actions (login required)

View Item View Item