Analisis Penggunaan Lahan Tertinggi Dan Terbaik Pada Lahan Di Jalan Kramat 1 Kebayoran Lama Aset Kementerian PUPR

Syafii, Achmad (2018) Analisis Penggunaan Lahan Tertinggi Dan Terbaik Pada Lahan Di Jalan Kramat 1 Kebayoran Lama Aset Kementerian PUPR. Masters thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img]
Preview
Text
3111207829-Master_Thesis.pdf - Accepted Version

Download (7MB) | Preview

Abstract

Dalam rangka pemanfaatan lahan aset Barang Milik Negara (BMN) harus dilakukan penilaian untuk mendapatkan penggunaan tertinggi dan terbaik, sesuai dengan PMK Nomor 179/PMK.06/2009 tentang Penilaian Barang Milik Negara. Salah satu BMN yang dapat dilakukan pemanfaatan adalah lahan aset Kementerian PUPR di Jalan Kramat 1 Kebayoran Lama Jakarta Selatan. Lahan tersebut saat ini digunakan untuk permukiman ilegal. Oleh karena itu, perlu dilakukan analisis untuk mengetahui pemanfaatan yang tertinggi dan terbaik dari lahan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui alternatif penggunaan lahan dan jenis penggunaan lahan yang tertinggi dan terbaik pada lahan aset Kementerian PUPR di Jalan Kramat 1 Kebayoran Lama Jakarta Selatan. Alternatif penggunaan lahan didapat dari kajian literatur dan persepsi kecenderungan pelaku pengguna lahan yakni Kementerian PUPR dan Dinas Tata Kota DKI Jakarta. Kriteria yang dipertimbangkan dalam menganalisis alternatif penggunaan lahan tersebut adalah dengan mempertimbangkan prinsip penggunaan tertinggi dan terbaik yaitu secara hukum diizinkan, secara fisik memungkinkan dan secara finansial layak serta berproduksi secara maksimal. Uji kelayakan hukum dilakukan dengan mengacu pada RTRW, RDTR dan peraturan zonasi DKI Jakarta 2030. Uji kelayakan fisik dilakukan pada aspek ukuran, bentuk, kemiringan lahan, aksesibilitas dan ketersediaan fasilitas publik. Uji kelayakan finansial dilakukan dengan menghitung arus kas (NPV) dan tingkat pengembaliannya (IRR). NPV dihitung berdasarkan investasi (biaya teknis bangunan), pendapatan bersih dari sewa dan biaya operasional. Sedangkan IRR dianggap efisien jika lebih dari tingkat pengembalian minimum (MARR) yang ditetapkan sebesar 12,45%. Selanjutnya untuk mengukur produktivitas maksimal digunakan metode penyisaan tanah. Yakni selisih nilai properti (tanah dan bangunan) dengan nilai investasi (biaya teknis bangunan). Nilai properti didapat berdasarkan rumus V=I/r, pendapatan bersih dibagi dengan tingkat kapitalisasi/tingkat pengembalian minimum (MARR). Berdasarkan hasil analisis, terdapat alternatif penggunaan lahan di lokasi penelitian yaitu, kantor, sentra PKL, minimarket, ruko, hotel, gedung pertemuan, lapangan futsal, SPBU dan lahan parkir. Setelah dilakukan uji secara hukum, fisik, finansial, didapatkan penggunaan lahan sebagai hotel bintang 2 yang memiliki produktivitas maksimal yakni dengan nilai tanah sebesar Rp18.343.000 /m2 Kata Kunci : Barang Milik Negara, pemanfaatan aset lahan pemerintah, penggunaan lahan tertinggi dan terbaik ===================================================================================================== According to Minister of Finance Rules No. 179/PMK.06/2009 about State Belong Goods (SBG) Assessment, an assessment should be done in order to use land which is considered as State Belong Goods (SBG) to get a highest and best used. One of State Belong Goods that can be used is a land in Jl. Kramat 1 Kebayoran Lama Jakarta Selatan which registered as Ministry of Public Works asset. That piece of land by now is being used as an illegal settlement. Hence, a highest and best used analysis of that land is need to be done. This research is meant to find some alternatives of land use and the highest and best use of that Ministry of Public Works land asset. Land use alternatives are obtained from literature studies and the perception of land use user tendency which are Ministry of Public Works and DKI Jakarta City Planning Department. The considered criteria in analyzing land use alternatives is by using highest and best use principles, which are: legally allowed, physically possible, and financially capable to reach maximum productivity. A law expediency test is done by referring to Regional Spatial Plan, Detail Spatial Plan, and zoning regulation of DKI Jakarta up until 2030. Physical feasibility test are done to several aspect such as: size, shape, topography, accessibility, and public facility availability. Financial feasibility test are done by counting Net Present Value (NPV) and Internal Rate of Return (IRR). NVP was count by investment (building technical cost), net renting profit, and operational cost. Whereas, IRR is considered efficient if the value are more than Minimum Alternative Rate of Return (MARR) which set at 12,45%. Furthermore, a remaining land method is used to measure maximal productivity, which is property value (land and building) and investment value (building technical cost) margin. Property value is acquired based on V=I/r formula, net profit is devided by capitalization rate/ Minimum Alternative Rate of Return (MARR). Based on analysis result, there are several land use alternatives in case study area, which are: office, street food vendor center, minimarket, office house, hotel, meeting hall, futsal field, gas station, and parking area. After legal, physical, and financial test were run, it came to a conclusion that a 2 star hotel is the alternative with the maximum productivity with Rp. Rp18.343.000 /m2 land value. Key words: State Belong Goods (SBG), government’s land asset use, highest and best use

Item Type: Thesis (Masters)
Additional Information: RTS 333.731 3 Sya a-1 3100018074691
Uncontrolled Keywords: Barang Milik Negara, pemanfaatan aset lahan pemerintah, penggunaan lahan tertinggi dan terbaik
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor
H Social Sciences > HT Communities. Classes. Races > HT133 City and Towns. Land use,urban
T Technology > T Technology (General) > T58.62 Decision support systems
Divisions: Faculty of Civil, Planning, and Geo Engineering (CIVPLAN) > Civil Engineering > 22101-(S2) Master Thesis
Depositing User: Syafii Achmad
Date Deposited: 27 Mar 2018 03:28
Last Modified: 24 Sep 2020 04:08
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/50177

Actions (login required)

View Item View Item