Pengaruh Waktu Milling Terhadap Proses Ekstraksi Litium pada Lumpur Sidoarjo Menggunakan Metode Hidrometalurgi

Dioktyanto, Mudzakkir (2018) Pengaruh Waktu Milling Terhadap Proses Ekstraksi Litium pada Lumpur Sidoarjo Menggunakan Metode Hidrometalurgi. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img] Text
2714100068-Undergraduate_Theses.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Lithium merupakan suatu mineral yang banyak digunakan pada pembuatan baterai yang dapat di isi ulang (rechargeable). Pada penelitian ini dilakukan proses ekstraksi Lithium melalui metode Hidrometalurgi dengan variasi waktu milling untuk mengetahui pengaruhnya terhadap efisiensi pada proses ekstraksi. Waktu milling dilakukan dengan variasi 1 jam, 2 jam, dan 3 jam. Proses ekstraksi ini dilakukan dengan pencampuran penambahan NaOH sebanyak 200ml dan Lumpur Kering Sidoarjo. Setelah proses pencampuran hingga menjadi slurry, dilakukan leaching H2SO4, penambahan Ca(OH)2, dan Na2CO3. Dari pengujian XRD menunjukkan terbentuknya Li2CO3 dengan intensitas tertinggi yaitu pada peak posisi 2θ 34,01o intensitasnya 1000 pada waktu milling 2 jam. Waktu milling juga mempengaruhi ukuran partikel yang terbentuk, semakin lama waktu milling, partikel yang terbentuk semakin kecil pada variabel milling 1 jam didapatkan ukuran 72,34 – 1,05 μm, dan paling kecil pada variabel milling 3 jam yaitu 44,05 – 0,29 μm. Pada saat setelah ekstraksi didapatkan morfologi yang terbentuk sama dengan ukuran partikel paling besar pada varibel milling 3 jam yaitu 9,71 μm dan paling kecil pada variabel milling 1 jam yaitu 1,24 μm yang terjadi karena adanya proses aglomerasi 2. Peningkatan waktu milling menyebabkan efisiensi dan jumlah litium yang terekstrak semakin meningkat, dengan efisiensi paling kecil sebesar 40,09% dan jumlah litium terekstrak 6,409 ppm pada variabel waktu milling 1 jam, dan efisiensi paling tinggi 48,07% dan jumlah litium terekstrak 7,684 ppm pada variabel waktu milling 3 jam ======================================================================================================= Lithium is a mineral that used widely in rechargeable batteries. In this research, Lithium extraction process is done through Hydrometallurgy method with milling time variation to know its effect on efficiency in extraction process. Milling time is done with variations of 1, 2, and 3 hours. This extraction process is carried out by mixing 200m NaOH and Sidoarjo’s Dry Mud. After mixing the slurry, leaching with H2SO4,then Ca(OH)2, and Na2CO3 are added. From the XRD results, the formation of Li2CO3 with the highest intensity that is at peak position 2θ 34,01o with intensity of 1000 at milling time 2 hour. The milling time also affected the size of the particles formed, the longer the milling time, the smaller particles formed on the 1 hour milling variables obtained size 72.34 - 1.05 μm, and the smallest in the 3-hour milling time of 44.05-0, 29 μm. After extraction, the morphology formed equal to the largest particle size in 3-hour milling variables that is 9,71 μm and the smallest at 1 hour milling variable that is 1,24 μm which happened because of agglomeration process. Increasing time of milling causing efficiency and the amount of lithium extracted increased, with the least efficiency of 40.09% and the amount of lithium extracted 6.409 ppm at 1 hour milling time, and the highest efficiency of 48.07% and the amount of lithium extracted 7,684 ppm at 3 hours milling time.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Hidrometalurgi, Lithium, Lumpur Sidoarjo, milling
Subjects: T Technology > TP Chemical technology > TP156 Crystallization. Extraction (Chemistry). Fermentation. Distillation. Emulsions.
Divisions: Faculty of Industrial Technology > Material & Metallurgical Engineering > (S1) Undergraduate Theses
Depositing User: Mudzakkir Dioktyanto
Date Deposited: 03 Apr 2018 02:21
Last Modified: 09 May 2018 07:52
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/50365

Actions (login required)

View Item View Item