Analisis Komposisi Hexamethylenetetramine Pada Proses Sintesis Anoda Fe2O3 Terhadap Performa Elektrokimia Baterai Ion Lithium

Fikrie, Ahmad (2018) Analisis Komposisi Hexamethylenetetramine Pada Proses Sintesis Anoda Fe2O3 Terhadap Performa Elektrokimia Baterai Ion Lithium. Masters thesis, Intitut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img] Text
2714201011-Master_Thesis.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Pada umumnya, anoda baterai yang digunakan pada baterai ion lithium adalah grafit. Anoda grafit memiliki konduktifitas yang baik, namun memiliki kekurangan yaitu kapasitas spesifik 372 mAh/g yang tergolong kecil. Hematite (α-Fe2O3) merupakan oksida dari besi yang paling menarik sebagai pengganti grafit karena alasan ekonomis, ramah lingkungan dan kapasitas energi spesifik yang melebihi grafit yaitu sebesar 1008 mAh/g. Sintesa α-Fe2O3 dilakukan menggunakan reaksi hidrotermal dengan melakukan penambahan pada variasi hexamethylenetetramine (1 gr, 3 gr, 5 gr) pada temperatur 160°C. Diketahui dari hasil uji XRD dan SEM bahwa serbuk Fe2O3 yang berhasil disintesis, memiliki fasa tunggal Fe2O3 dengan ukuran partikel 1,3–2,5µm. Dari hasil uji CV diketahui reaksi redoks terjadi pada range tegangan 1,2-1,6V dan 1,91–2,11V. Kapasitas discharge tertinggi sebesar 258,59 mAh/g diperoleh dari spesimen dengan hexamethylenetetramine 5 gr dengan temperatur hidrotermal 160ºC. Hal ini menunjukkan bahwa Fe2O3 berpotensi besar dapat digunakan sebagai anoda baterai ion lithium. =============== Graphite anode which had a specific capacity of 372 mAh/g was generally used in commercial lithium ion batteries. In this study, graphite be replaced with hematite (α-Fe2O3) that has advantages like large theoretical specific capacity of 1008 mAh/g, environmental friendly, and low cost production. The synthesis of α-Fe2O3 is carried out by hydrothermal method with reacting FeCl3 and Hexamethylenetetramine variation of 1 gr, 3 gr, 5 gr at temperature 160 oC. The following process is heated by calcination at temperature 450 oC. XRD and SEM results show that the as-prepared Fe2O3 powder has a single phase of Fe2O3 and morphology like micro-ball with size between 1,3–2,5µm. CV test results show redox reaction occurs in the voltage range between 1,2-1,6V and 1,91–2,11V. The highest irreversible discharge capacity of 258,59 mAh/g is obtained for specimen with hexamethylenetetramine 5 gr at temperature hydrothermal of 160oC. This result shows that Fe2O3 has a high potential as anode material for lithium ion battery.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Anoda, α-Fe2O3, Hexamethylenetetramine, Performa Elektrokimia; Anode; Electrochemical Performance
Subjects: T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery > TJ810.5 Solar energy
T Technology > TK Electrical engineering. Electronics Nuclear engineering > TK2921 Lithium cells.
Divisions: Faculty of Industrial Technology > Material & Metallurgical Engineering > (S2) Master Theses
Depositing User: Fikrie Ahmad
Date Deposited: 06 Mar 2018 04:50
Last Modified: 06 Mar 2018 04:50
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/50387

Actions (login required)

View Item View Item