Analisis Deformasi pada Stent Asymmetric dengan Variasi Tipe Connector

Syah, Koharudin (2018) Analisis Deformasi pada Stent Asymmetric dengan Variasi Tipe Connector. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img] Text
2115105057-Undergraduate_Theses.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Pengobatan penyempitan pembuluh arteri dengan menggunakan Stent yang diekspansi oleh balon (Balloon Expandable Stent) masih dominan dilakukan sampai saat ini. Untuk jenis penyempitan plak yang tidak simetris, pengunaan stent biasa (simetris) justru menimbulkan masalah baru pada dinding pembuluh darah normal. Stent Asymmetric (tidak simetris) telah diusulkan oleh Syaifudin et al [6], untuk mengatasi masalah ini. Stent ini didesain dari jenis stent sinusoidal dengan modifikasi pada bagian strut dan connector-nya, namun unjuk kerjanya masih belum optimal. Penelitian ini menganalisis salah satu sifat desain stent yaitu mechanical properties dengan menggunakan perangkat lunak berbasis elemen hingga ‘Ansys Workbench R18’. Sifat ini digunakan untuk menilai unjuk kerja stent, selanjutnya memilih satu desain terbaik dari empat desain yang diusulkan dengan acuan membandingkan dengan stent asymmetric pada penelitian terdahulu. Pengembangan lanjutan ini yaitu dengan merancang Stent Asymmetric (tidak simetris) dengan memodifikasi bagian connector mengacu pada connector yang ada di pasaran, dan mereduksi jumlah connector desain penelitian terdahulu yang berjumlah enam menjadi tiga. Simulasi transient dilakukan pada tiga jenis connector yang dianalisis yaitu tipe U, N, Z dan desain penelitian terdahulu yaitu tipe U dengan 6 Connector yang diekspansikan menggunakan balon offset dengan tekanan 1,75 MPa. Hasil simulasi ditampilkan dalam bentuk distribusi tegangan sisa didalam stent, perubahan karakteristik deformasi, dan kekasaran permukaan yang muncul akibat perbedaan desain connector. Hasil dari penelitian ini adalah desain stent sangat mempengaruhi teganan von mises, recoil, foreshortening dan distribusi kekasaran permukaannya. Tegangan von mises dari empat desain terdistribusi pada ujung strut, dan nilai tersebut masih dalam nilai yang aman karena jauh relatif kecil dibawah besarnya yield stress material Stent. ABES dengan 3 connector mempunyai unjuk kerja yang lebih baik dari sebelumya yang memiliki 6 connector, dan dari empat desain tersebut ABES tipe Z yaitu dengan connector yang menghubungkan struts diagonal, mempunyai persentase distal, central dan longitudinal recoil 5.77%, 4.86%, dan -0,16% lebih rendah dibandingkan dengan ABES tipe U dan N. Perubahan kekasaran permukaan terdistribusi pada inflated area sehingga akan mengurangi resiko menempelnya darah pada stent. ============================================================================================== Currently, treatment of narrowing of arteries by using a Balloon Expandable Stent is still dominant done up. For this type of asymmetrical plaque narrowing, the use of ordinary (symmetrical) stents actually creates new problems in normal blood vessel walls. Asymmetric stents (not symmetrical) have been proposed by Syaifudin et al [6] to address this problem.This stent is designed from the type of sinusoidal stent with modification on the strut and connector, but the performance is still not optimal. This research analyzes one of the stent design properties of mechanical properties by using element-based software 'Ansys Workbench R18'. This property is used to assessment the performance of the stent, further selecting one of the best designs of the four proposed designs with reference to compare with asymmetric stent in previous research. This advanced development is by designing Asymmetric Stent (not symmetrical) by modifying the connector part refers to the connector on the market, and reduce the number of connector design previous research which amounted to six to three. Transient simulations were performed on three types of connectors analyzed ie type U, N, Z and previous research designs of type U with 6 Connector expansed using offset balloons with pressure of 1.75 MPa. The result of this research is stent design greatly affect von mises, recoil, foreshortening and surface roughness distribution. The von mises stress of the four designs is distributed at the end of the strut, and the value is still in a safe value as it is considerably small under the amount of stress material Stent yield. ABES with 3 connector has better performance than before which has 6 connector, and from four designs ABES type Z is with connector connecting struts diagonal, have distal percentage, central and longitudinal recoil 5.77%, 4.86%, and -0 , 16% lower compared to ABES type U and N. Changes in surface roughness are distributed in the inflated area, thus reducing the risk of attaching blood to the stent.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Asymmetric Stent, tegangan von mises, metode elemen hingga, balon offset, Asymmetric Stent, von mises stress, finite method, offset balloon
Subjects: R Medicine > RD Surgery
T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery
T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery > TJ230 Machine design
Divisions: Faculty of Industrial Technology > Mechanical Engineering > (S1) Undergraduate Theses
Depositing User: Syah Koharudin
Date Deposited: 09 Feb 2018 07:38
Last Modified: 09 Feb 2018 07:38
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/50421

Actions (login required)

View Item View Item