Integrasi Metode Magnetotellurik dan Metode Gravity untuk Meningkatkan Imaging Seismik pada Daerah Vulkanik

Pramata, Muhammad Fikri Putra (2018) Integrasi Metode Magnetotellurik dan Metode Gravity untuk Meningkatkan Imaging Seismik pada Daerah Vulkanik. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img] Text
3713100002-Undergraduate_Theses.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (11MB) | Request a copy

Abstract

Keberadaan rembesan minyak di kawasan Jawa Barat Selatan menguatkan indikasi terdapat petroleum sistem pada area penelitian. Studi geologi menunjukan daerah penelitian memiliki geologi regional dengan karater batuan keras dekat permukaan, hal ini menjadi tantangan bagi geosaintis dalam kegiatan ekplorasi. Daerah penelitian didominasi oleh batuan vulcanoclatics dan batuan beku. Metode seismik merupakan salah satu metode yang sering digunakan dalam ekplorasi minyak dan gas, akan tetapi metode seismik memiliki keterbatasan terhadap imaging bawah permukaan pada lingkungan vulkanik. Hal ini dikarenakan karateristik batuan yang memiliki nilai impedansi tinggi akan menjadi reflektor kuat dan akan terjadi absorsi gelombang. Oleh sebab itu untuk mengoptimalkan data seismik dilakukan metode integrasi metode magnetotellurik dan gravity yang bertujuan untuk meningkatkan imaging seismik. Tahapan yang digunakan adalah pengolahan data Magnetotellurik menggunakan metode inversi occam, dilanjutkan dengan analisis sepektrum anomali bougeur data gravity, analisis petrophysical dan pengolahan seismik secara konvensional. Hasil setiap metode akan dilakukan integrasi terhadap model kecepatan dan densitas yang akan membantu meningkatakan data seismik. Hasil pengolahan data menunjukan, data seismik menghasilkan reflektor dekat pemukaan pada lintasan FL 05 dan FL 21. Hal ini mengindikasi bahwa terdapat pengaruh batuan volcano-clastic vulkanik dengan besar densitas 2.71 g/cm3 - 3 g/cm3 dan kecepatan 5500 m/s – 8500 m/s pada waktu 0 – 2500 ms mempengaruhi imaging seismik pada daerah penelitian. Hasil pengolahan data seismik FL 05 menunjukan terdapat event reflektor pada waktu 1000 ms, 2000 ms dan 2300 ms. Event waktu 2300 ms hilang pada CMP 273 – 873 yang merupakan lapisan vulkanik. Dan hasil pengolahan seismik lintasan FL 21 diindikasi terdapat event reflektor pada waktu 2000 ms. Dapat disimpulkan bahwa gelombang frekuensi tinggi tidak dapat menembus lapisan vulkanik. Sehingga dalam penelitian ini perlu adanya studi dalam pembuatan desain akuisisi daerah vulkanik-volcano-clastic dalam tahap ekplorasi seismik selanjutnya. ========================================================= Existence of oil seeps in South West Java had reinforce the indication of petroleum system in the research area. Geological study exhibits that the research area has near-surface geologic structure of hard rock as the regional character, which is challenging for geoscientist exploration activities. The research area is dominated by clastic rocks and igneous rocks. Seismik methods are frequently used for oil and gas exploration, however, it has restricted ability to produce images beneath the clastic and volcanic environment due to high impedance value of the rocks character, established a strong reflector for wave absorption. Therefore, the author used integrated magnetotelluric method and gravity method to improve seismik imaging. Methodology that used in this research is Occam method followed by spectrum analysis of residual Bouguer anomaly, petrophysical analysis, and convensional seismik processing. The result from the analysis then was integrated to various velocity and density model to improve the seismik data. The result showed that the seismik processing generated near-surface reflector on FL 05 and FL 21 trajectory. This indicate that clastic rocks with the density value of 2.71-3 g/cm3 and velocity value 5500 m/s – 8500 m/s at 0-2500 ms time has an impact to seismik imaging on the research area. The seismik processing result of FL 05 trajectory generated strong near-surface reflector effect at 1000 ms, 2000 ms and 2300 ms. Event in 2300 ms time disappear in 273-873 CMP which appear to be volcanic reflector. And the seismik processing result of FL 21 indicated there is a reflector event at 2000 ms. It can be concluded that high frequency waves can not penetrate the volcanic layer. Research of seismik acquisition design on clastic volcanic environment is essential to further seismik exploration.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Metode Gravity; Metode Magnettotellurik; Seismik; Sub-Vulkanik; Gravity Method; Magnettotelluric Method; Seismik; Sub-Volcanic
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > GE Environmental Sciences
Q Science > QE Geology
Q Science > QE Geology > QE601 Geology, Structural
Divisions: Faculty of Civil Engineering and Planning > Geophysics Engineering > (S1) Undergraduate Theses
Depositing User: Pramata Muhammad Fikri Putra
Date Deposited: 25 Jan 2018 08:58
Last Modified: 25 Jan 2018 08:58
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/50692

Actions (login required)

View Item View Item