Analisis Teknis dan Ekonomis Pembangunan Kapal Ikan Menggunakan Laminasi Hybrid Antara Bambu Ori dengan Kayu Sonokembang dengan Variasi Arah Serat

Permana, Rizqi Dian (2018) Analisis Teknis dan Ekonomis Pembangunan Kapal Ikan Menggunakan Laminasi Hybrid Antara Bambu Ori dengan Kayu Sonokembang dengan Variasi Arah Serat. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img]
Preview
Text
4113100026-Undergraduate_Thesis.pdf - Accepted Version

Download (16MB) | Preview

Abstract

Kelangkaan Kayu Jati sebagai bahan utama pembuatan kapal ikan tradisional menyebabkan harga kapal semakin mahal. Kayu Sonokembang merupakan dapat menjadi alternatif bahan pembuatan kapal ikan. Kayu ini merupakan kayu yang mudah untuk dikembangbiakkan, tergolong dalam Kelas Kuat dan Kelas Awet III, tetapi tidak tercantum dalam daftar kayu untuk konstruksi kapal kayu yang diterbitkan oleh BKI, berdasarkan literatur hasil penelitian didapatkan kuat tarik dan kuat tekuk laminasi Bambu Ori sebesar 160 MPa dan 84 MPa. Melihat potensi dari Kayu Sonokembang dan kekuatan dari Laminasi Bambu Ori, maka akan dilakukan laminasi hybrid terhadap kedua material tersebut. Pengujian tarik dan tekuk akan diaplikasikan pada laminasi hybrid sesuai standard ASTM D3500 (uji tarik) dan ASTM D3043 (uji tekuk). Selanjutnya akan dilakukan perhitungan ukuran konstruksi sesuai dengan BKI 2013 Vol VII dan nilai biaya pembangunanan dibandingkan dengan penggunaan Kayu Jati KK II. Dari hasil pengujian diketahui spesimen laminasi hybrid dengan variasi susunan serat sejajar memenuhi standar minimum dari BKI yaitu dengan nilai kuat tarik 114,636 MPa dan nilai kuat tekuk 111,606 MPa. Ukuran volumetrik konstruksi kapal ikan yang didapatkan adalah 10,27 m3 untuk laminasi hybrid dan 13,75 m3 untuk Kayu Jati Solid dan biaya pembangunannya adalah Rp. 460.881.589,- untuk laminasi hybrid dan Rp. 776.676.472,- untuk Kayu Jati Solid. ======================================================================================================== The rare existence of teak as the main material in building a traditional fishing vessels cause the price of fishing vessels to be more expensive. Pterocarpus Indicus can be used as alternative wood build a fishing vessels. This wood which is easy to cultivate, it is categorized in strength and durability III class wood, but it isn’t listed in wood list which could be used to build fishing vessels (published by BKI), based on last research Bambusa Arudinaceae lamination has 160 MPa tensile strength and 84 MPa bending strength, so this research will do the hybrid lamination between Bambusa Arudinaceae and Pterocarpus Indicus. Tensile and flexure test standard that will be used in hybrid lamination based on ASTM D3500 (tensile test) and ASTM D3043 (flexure test). Then it’s scantling will be calculated according to BKI 2013 Vol VII, and the building cost will be compared to teak. The test results showed that only laminated hybrid specimens with paralel variations of fibrous fiber which has a tensile strength of 114.636 MPa and a bending strength value of 111.606 MPa, fulfill BKI minimal standard. The volume of fishing vessels constructions are 10,27 m3 (hybrid laminate) and 13,75 m3 (Solid Teak Wood) and the the building cost is Rp 460.881.589,- for hybrid laminate and Rp. 776.676.472,- for Solid Teak Wood.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: RSPe 623.828 2 Per a-1 3100018075118
Uncontrolled Keywords: laminasi hybrid, Bambu ori, Kayu Sonokembang, volumetrik, hybrid laminate, Bambusa arudinaceae, Pterocarpus indicus, volumetric
Subjects: V Naval Science > VM Naval architecture. Shipbuilding. Marine engineering
V Naval Science > VM Naval architecture. Shipbuilding. Marine engineering > VM163 Hulls (Naval architecture)
Divisions: Faculty of Marine Technology (MARTECH) > Naval Architecture and Shipbuilding Engineering > 36202-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Rizqi Dian Permana
Date Deposited: 22 Feb 2018 04:18
Last Modified: 13 Apr 2020 00:35
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/50929

Actions (login required)

View Item View Item