Pengelompokan Kabupaten/Kota Di Jawa Timur Berdasarkan Indikator Kemiskinan Dengan Menggunakan Analisis Cluster Hierarki

Abidin, Zainal (2018) Pengelompokan Kabupaten/Kota Di Jawa Timur Berdasarkan Indikator Kemiskinan Dengan Menggunakan Analisis Cluster Hierarki. Diploma thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img] Text
10611400000068-Undergraduate_Theses.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Kemiskinan merupakan suatu keadaan dimana seseorang tidak sanggup untuk memenuhi kebutuhannya sendiri sesuai dengan taraf kehidupan lingkungannya. Hal tersebut dipengaruhi pembangunan dimana pembangunan ekonomi di Indonesia saat ini sedang dihadapkan kesejahteraan rakyat yang tidak dilandasi keadilan dan merata. Kemiskinan di Indonesia terkonsentrasi di pulau Jawa terutama di tiga provinsi dengan jumlah penduduk yang besar, salah satunya adalah Jawa Timur. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur, Jawa Timur memiliki luas wilayah 47.922 km2 dan jumlah penduduk sekitar 38,85 juta jiwa, dan pada tahun 2016 perbandingan jumlah penduduk miskin antara perkotaan dan pedesaan yaitu 1:2. Penelitian ini membahas sejauh mana pemetaan wilayah Jawa Timur berdasarkan indikator-indikator kemiskinan, sehingga akan tersedia informasi untuk kebijakan penanggulangan kemiskinan. Variabel yang digunakan ada 12 variabel, dan bisa direduksi menjadi 4 variabel baru dengan menggunakan analisis faktor. Dari 4 variabel baru tersebut, didapatkan hasil pengelompokan sebanyak 4 kelompok dengan metode ward’s method. Setelah itu, hasil pengelompokan tersebut diuji dengan MANOVA dan hasilnya 4 kelompok signifikan dengan tingkat signifikansinya sebesar 0. ============== Poverty is a condition which a person can not afford to fulfill his own needs appropriating for the living environment as standard. This is influenced by economic development in Indonesia which is currently faced with the welfare of the people who are not justice and equitable. Poverty in Indonesia is concentrated in the island of Java, especially in three provinces with a large population, one of which is East Java. According to Badan Pusat Statistik (BPS) in East Java, East Java has an area of 47,922 km2 and population of about 38.85 million people, and in 2016 the comparison of the number of poor people between urban and rural is 1: 2. This study discusses the extent of East Java mapping based on poverty indicators, so that information will be available for poverty reduction policy. There are 12 variables used, and can be reduced to 4 new variables by using factor analysis. Of the 4 new variables, the result of grouping is as much as 4 groups with ward's method. After that, the result of the clustering was tested with MANOVA, at last 4 groups is significant with significance level of 0.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Bartlett; Box-M; Cluster Hierarki; KMO; MANOVA; Multivariat Normal
Subjects: H Social Sciences > HA Statistics
H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform
H Social Sciences > HV Social pathology. Social and public welfare
Q Science > QA Mathematics > QA278 Cluster Analysis. Multivariate analysis
Divisions: Faculty of Vocational > Business Statistics
Depositing User: Zainal Abidin
Date Deposited: 27 Apr 2018 03:10
Last Modified: 27 Apr 2018 03:10
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/51057

Actions (login required)

View Item View Item