Karakteristik Ekologi Pulau Galang Sebagai Dasar Penetapan Status Kawasan Konservasi

Dhuhaini, Afina (2017) Karakteristik Ekologi Pulau Galang Sebagai Dasar Penetapan Status Kawasan Konservasi. Masters thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img] Text
1515201203-Master_Thesis.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Pulau Galang berada di muara sungai Lamong dan terletak di perbatasan kota Surabaya dan kabupaten Gresik. Dengan luas ±15 Ha, mangrove merupakan ekosistem utama dan jenis vegetasi dominan yang ada di Pulau Galang. Upaya untuk konservasi pulau Galang sudah dilakukan dengan pembatasan kegiatan yang diizinkan dilakukan di Pulau Galang, juga melalui penanaman mangrove. Namun demikian dengan beragamnya aktivitas antropogenik di sekitar pulau Galang, antara lain: kegiatan penggergajian kayu, pelapisan kayu, kegiatan kepelabuhanan, akan memberikan pengaruh terhadap ekosistem yang ada di Pulau Galang. Penelitian bertujuan untuk mengkaji aspek ekologi pulau Galang berdasarkan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 02 Tahun 2009. Terdapat 10 kriteria ekologi yang dinilai yaitu keanekaragaman hayati (mangrove, avifauna, nekton dan makrobentos), kealamiahan, keterkaitan ekologis, keunikan, keterwakilan, habitat ikan langka, daerah ruaya, produktivitas ikan, daerah pemijahan ikan dan daerah pengasuhan ikan. Penilaian ini merupakan salah satu upaya perlindungan yang dapat dilakukan untuk melindungi habitat-habitat kritis, mempertahankan dan meningkatkan kualitas sumberdaya, melindungi keanekaragaman hayati dan melindungi proses proses ekologi serta pemanfaatannya secara optimal. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa dari 10 aspek ekologi yang dihitung di Pulau Galang terdapat 4 kriteria yang memenuhi kriteria konservasi yaitu kealamiahan, keterkaitan ekologis, daerah ruaya dan daerah pengasuhan. Berdasarkan perhitungan kategori kawasan konservasi, pulau Galang kurang sesuai dijadikan kawasan konservasi. ============= Galang Island is part of Lamong estuary, located on the border of Surabaya and Gresik districts. With an area of ± 15 Ha, mangrove is the main ecosystem and dominant vegetation that exist on Galang Island. Limiting the activities done in Galang Island can be considered as one of the efforts for conserving that area. However, with various anthropogenic activities around Galang Island, such as sawmill activities, wood coating, port activities, will have an impact on Galang Island. The research aimed to study the ecological aspects of Galang Island based on Regulation the Minister of Marine Affairs and Fisheries Republic of Indonesia Number 02/Permen-KP/2009. There are 10 ecological criteria that are assessed such as biodiversity (mangrove, avifauna, nekton, and macrobenthos), naturalness, ecological linkage, uniqueness, representation, migration area, fish productivity, fish spawning area and nursery area. This assessment is one of the efforts that can be done to protect critical habitats, maintain and improve the quality of resources, protect biodiversity and protect the ecological process. The results showed that from 10 ecological criteria calculated in Galang Island, there are 4 criteria that meet the criteria of conservation, such as naturalness, ecological linkage, migration area and nursery areas. Based on the calculation of conservation area categories, Galang Island is less suitable to be a conservation area.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Indeks Ekologi; Pulau Galang; Status konservasi; Ecological Indices; Galang Island; Conservation Status; Surabaya
Subjects: Q Science > QE Geology > QE571 Sedimentation and deposition. Sediment transport.
Q Science > QH Biology > QH301 Biology
Q Science > QH Biology > QH541 Ecology
Divisions: Faculty of Mathematics and Science > Biology
Depositing User: Afina Dhuhaini
Date Deposited: 02 May 2018 02:34
Last Modified: 02 May 2018 02:34
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/51147

Actions (login required)

View Item View Item