Analisa Sedimentasi Pada Alur Pelayaran Timur, Pelabuhan Tanjung Priok Menggunakan Metode SED-PIT Dan Pengembangannya

Nur Toriq, Riva (2014) Analisa Sedimentasi Pada Alur Pelayaran Timur, Pelabuhan Tanjung Priok Menggunakan Metode SED-PIT Dan Pengembangannya. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img] Text
4311100016-Undergraduate Thesis.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Tanjung Priok merupakan pelabuhan tersibuk di Indonesia yang terletak di pantai utara kota Jakarta. Dibawah manajemen PT Pelabuhan Indonesia II, pelabuhan tersebut menangani lebih dari 30% kargo non oil and gas serta sekitar 50% kargo umum yang keluar dan masuk ke Indonesia. Sebagai upaya meningkatkan kinerja Pelabuhan Tanjung Priok, Terminal Kalibaru seluas 172 ha akan dibangun dan diperkirakan selesai pada tahun 2015. Dalam rangka memenuhi kebutuhan lalu lintas kapal terminal Kalibaru, Alur Pelayaran Timur Tanjung Priok, (APTTP) akan direvitalisasi. Kegiatan tersebut akan membutuhkan analisa sedimentasi yang akurat guna menyusun rencana pengerukan alur pelayaran tersebut. Pada tugas akhir ini analisa volume sedimentasi dilakukan dengan metode Overlay, SED-PIT dan modifikasi SEDPIT. Sedimentasi terbesar terjadi pada segmen CG periode Mei-Des yaitu sebesar 6.006 m3/bulan untuk metode Overlay, untuk metode SED-PIT pada segmen BF sebesar 4.103 m3/bulan dan untuk metode modifikasi SED-PIT di segmen BF sebesar 4.292 m3/bulan. Besar nilai eror yang di dapat dari pengerjaan ini bervariasi antara 25-36 % untuk overlay dengan metode SED-PIT dan 18-33 % untuk metode overlay dengan modifikasi SED-PIT. Sedangkan selisih dari pada kedua nilai metode tersebut rata-rata adalah 4% lebih kecil untuk overlay dengan metode modifikasi rumus SED-PIT. ======================================================================================================= Tanjung Priok Port is the busiest port in West Indonesia under The management of Pelabuhan Indonesia II holding the responsibilities to take a handle of 30% non oil and gas and about 50% of general cargo that which are transported over indonesia’s sea. Kalibaru Terminal which have 172 ha of area will be built as an effort to increase The Tanjung Priok Port’s performance. Due to need of ship traffic’s capabilities of Kalibaru Terminal, The east area of ship traffic of Tanjung Priok Port will be revitalized. The revitalizing action needs high accurancy of complete sedimentation analysis to arrange the dredging plan for ship traffic area. In this paper, the volume of dredging sedimentation will be analyzed with Overlay Method, SED-PIT and SED-PIT modification. The Result of analysis obtained that the largest sedimentation number’s occured at CG segment of May-Dec period is 6.006 m3/month using Overlay Method while each of the result of SED-PIT method of BF’s segment and SED-PIT modification method are 4.103 m3/month and 4.292 m3/month. In the las result of this paper found the number of error is variated 25-36% for overlay using SED-PIT method and 18-33% for overlay using SED-PIT modification while the average margin between both of the result is 4% smaller than overlay using SED-PIT modification method.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: RSKe 551.303 Tor a
Uncontrolled Keywords: sedimentasi, Overlay, SED-PIT
Subjects: Q Science > QE Geology > QE571 Sedimentation and deposition. Sediment transport.
Divisions: Faculty of Marine Technology > Ocean Engineering > (S1) Undergraduate Theses
Depositing User: Mr. Tondo Indra Nyata
Date Deposited: 15 Feb 2018 06:40
Last Modified: 15 Feb 2018 06:40
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/51284

Actions (login required)

View Item View Item