Model Rantai Pasok Menggunakan Petri Net Dan Aljabar Max Plus Dengan Mempertimbangkan Prioritas Kapal Tanker

Mufidah, Shofiyatul (2015) Model Rantai Pasok Menggunakan Petri Net Dan Aljabar Max Plus Dengan Mempertimbangkan Prioritas Kapal Tanker. Masters thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img]
Preview
Text
Master-Thesis.pdf - Published Version

Download (11MB) | Preview

Abstract

Salah satu aplikasi Petri Net dan Aljabar Max Plus adalah untuk membuat model rantai pasok pada proses distribusi hasil produksi dari supplier menuju customer. Berdasarkan model rantai pasok yang telah dibuat dapat dirancang jadwal pengiriman hasil produksi, sehingga permintaan customer bisa dipenuhi tepat waktu oleh supplier. Pada penelitian ini dibuat model rantai pasok pada proses pengiriman solar milik Pertamina yaitu dari Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Tuban sebagai supplier menuju TBBM Manggis di Bali dan Tanjung Wangi di Banyuwangi sebagai customer. Proses pengiriman menggunakan 5 kapal tanker (3 kapal tanker berkapasitas 22.000 Kilo Liter (Kl) dan 2 kapal tanker lainnya berkapasitas 25.000 Kl). Rantai pasok dimodelkan menggunakan Petri Net dengan mempertimbangkan prioritas kapal tanker. Pada model pertama kapasitas kapal tanker diasumsikan sama (22.000 Kl) dan pengiriman diprioritaskan menggunakan kapal tanker yang telah kembali dari pengiriman sebelumnya. Sedangkan pada model kedua diasumsikan volume permintaan sampai 25.000 Kl dan pengiriman untuk volume tidak melebihi 22.000 Kl diprioritaskan menggunakan kapal tanker dengan kapasitas 22.000 Kl. Kemudian model Petri Net dijabarkan dalam bentuk Aljabar Max Plus. Selanjutnya disusun jadwal mulai loading dan keberangkatan kapal tanker. Jadwal dibuat dalam program Scilab dengan menggunakan data yang telah dikumpulkan. Pada model kedua permintaan diasumsikan sebanyak 26 seperti pada model pertama namun 11 diantaranya dengan volume 22.000 Kl-25.000 Kl . Berdasarkan hasil simulasi, diperoleh jadwal loading dan keberangkatan dari kapal tanker. Pada model pertama, dengan pengaturan prioritas kapal tanker maka 26 permintaan dari customer dapat dipenuhi tepat waktu hanya dengan menggunakan 4 kapal tanker. Sedangkan pada model kedua, dengan pengatuan prioritas kapal tanker maka 26 permintaan dengan volume sampai 25.000 Kl dapat dipenuhi tepat waktu menggunakan 5 kapal tanker. ======================================================================================================================== One of Petri Net and Max Plus Algebra application is to create a supply chain model of distribution process from supplier to customer. Based on the supply chain model that has been created, it can designed the delivery schedule of production result so that the customer demand can be met on time by the supplier. In this research made supply chain model of diesel fuel delivery in Pertamina from Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Tuban as supplier to TBBM Manggis in Bali and Tanjung Wangi in Banyuwangi as customer. Delivery processing using 5 tanker ships (the capacities of 3 tanker ships is 22.000 Kilo Liter (Kl) and the other tanker ships is 25.000 Kl). Supply chain is modeled using Petri Net by considering tanker ship priority. In the first model assumed the capacities of tanker ships is equal (22.000 Kl) and delivery prioritized using tanker ship that has been returned from a previous delivery. While in the second model assumed that the volume of demand until 25.000 Kl and delivery for the demand with volume does not exceed 22.000 Kl prioritized using tanker ships with capacity 22.000 Kl. And then Petri Net model is translated into Max Plus Algebra model. And then arranged the loading start and departure schedules of tanker ships. The schedule is made in Scilab program using data that has been collected. In the second model, there are assumed 26 demands as in the first model, but the volume of 11 of them is 22.000 Kl-25.000 Kl. Based on simulation results, obtained start loading and departure schedule of tanker ships. In the first model, with priority setting of tanker ships make the 26 demands from customer can met on time only by using 4 tanker ships. While in the second model, with priority setting of tanker ships make 26 demands with volume until 25.000 Kl can met on time using 5 tanker ships.

Item Type: Thesis (Masters)
Additional Information: RTMa 511.35 Muf m
Uncontrolled Keywords: Petri Net, Aljabar Max Plus, rantai pasok, kapasitas kapal tanker, Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM), Petri Net, Max Plus Algebra, supply chain, capacity of tanker ship, Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM).
Subjects: Q Science > QA Mathematics > QA184 Algebra, Linear
Divisions: Faculty of Mathematics and Science > Mathematics > 44101-(S2) Master Thesis
Depositing User: ansi aflacha
Date Deposited: 23 Mar 2018 02:51
Last Modified: 24 Aug 2018 03:51
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/51621

Actions (login required)

View Item View Item