Analisa Probabilistik Kegagalan Sambungan Tubular Tipe T Dan Y Akibat Retak Oleh Kelelahan

Tjahjono, Eko Budi (2000) Analisa Probabilistik Kegagalan Sambungan Tubular Tipe T Dan Y Akibat Retak Oleh Kelelahan. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img]
Preview
Text
4391100025-Undergraduate-Thesis.pdf - Published Version

Download (42MB) | Preview

Abstract

Behan gelombang yang bekerja pada struktur bangunan lepas pantai, telah diidentifikasi sebagai penyebab kelelahan pada struktur tersebut. Kelelahan ini biasanya muncul dalam bentuk keretakan. Ketika keretakan ditemukan pada saat inspeksi maka keputusan harus diambil untuk menentukan perlunya reparasi dilakukan ataukah dibiarkan sampai periode inspeksi berikutnya. Untuk itu diperlukan upaya untuk memprediksi penjalaran retak tersebut serta tingkat bahayanya. Dalam laporan ini dibahas prediksi perambatan retak pada sambungan tubular pada struktur jacket akibat beban gelombang yang bekerja padanya. Sambungan tubular yang dianalisa diambil dari sambungan tubular yang ada pada jacket "ESTA" Platform pada elevasi I7.I m (56ft) dibawah permukaan air /aut, karena sambungan tubular ini merupakan sambungan yang rentan terhadap kelelahan. Selanjutnya sambungan kompleks ini disederhanakan dan dianalisa secara terpisah menjadi sambungan tubular tipe T dan Y. Metode fracture mechanic dipergunakan untuk memperoleh umur kelelahan pada kedua tipe sambungan tubular. Ukuran retak awal bervariasi dengan besar antara 0.25 ~ I. 0 mm. Rentang tegangan efektif yang bekerja pada sambungan tubular tipe Y sebesar 3I.03 MPa menghasilkan umur kelelahan terbesar pada retak awal sebesar I. 0 mm yaitu 20.0 I tahun, sedang pada tipe T dengan rentang tegangan sebesar 43.8I 55 MPa mempunyai umur kelelahan sebesar 7.13 tahun. Analisa probabilistik dilakukan untuk menentukan probabilitas kegagalan struktur sambungan tubular tipe T dan Y akibat kelelahan dengdn menggunakan format metode AFOSM Moda kegagalan dalam analisa ini adaldh penembusan retak ke arah ketebalan dengan format yang diturunkan dari Madsen. Mengacu pada kriteria yang diberikali oleh Wirsching & Chen yang memdtok harga p sebesar 3.00 (PJ =1.35 E+03) untuk struktur yang ditinjau, maka untuk sambungan tubular tipe Y dengan retak awal 0.25 mm, 0.50 mm, 0. 75 mm, dan I.O mm aka melampaui kriteria setelah mencapai kurun waktu: I 1.33 tahun, 9.25 tahun, 7.30 tahun, dan 5.25 tahun. Untuk sambungan tubular tipe T, kriteria diatas terlampaui untuk retak awal sebesar 0.25 mm dan 0.50 mm setelah kurun waktu 3.64 tahun dan 2.09 tahun. Namun perlu diperhatikan pula bahwa sampai denganperiode tersebut belum berarti struktur mengalami kerusakan, hanya saja perlu pemeriksaan yang lebih teliti dan intensif pada struktur terkait.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: RSKe 627.98 Tja a
Subjects: T Technology > TC Hydraulic engineering. Ocean engineering > TC147 Ocean wave power.
T Technology > TC Hydraulic engineering. Ocean engineering > TC1680 Offshore structures
Divisions: Faculty of Marine Technology > Ocean Engineering > (S1) Undergraduate Theses
Depositing User: ansi aflacha
Date Deposited: 18 Apr 2018 07:18
Last Modified: 18 Apr 2018 07:18
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/51764

Actions (login required)

View Item View Item