Perancangan Sistem Pengukuran Tunability Laser DFB Dengan Teknik Heterodyne Beat Signal

Sulikhah, Siti (2015) Perancangan Sistem Pengukuran Tunability Laser DFB Dengan Teknik Heterodyne Beat Signal. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img]
Preview
Text
2411100074-Undergradutae Thesis.pdf - Published Version

Download (1MB) | Preview

Abstract

Abstrak Pengukuran tunability laser merupakan salah satu cara untuk mengetahui kemampuan tala dari sebuah laser. Tunability laser menyatakan kemampuan tala panjang gelombang laser yang dipengaruhi oleh variabel kontrol. Selama ini pengukuran tunability laser dilakukan menggunakan Optical Spectrum Analyzer (OSA) yang memiliki performansi pengukuran tidak cukup baik utamanya bila laser akan digunakan untuk keperluan khusus seperti pembangkit mm-wave. Pada penelitian ini telah dilakukan perancangan sistem pengukuran tunability laser dengan teknik heterodyne beat signal yang terdiri atas laser Distributed Feedback Laser (DFB) tipe Anritsu dan Eudyna, fiber coupler, OSA, fotodetektor dan RF Spectrum Analyzer. Laser DFB memiliki kemampuan tala dan kestabilan frekuensi terbangkit yang baik. Pengukuran tunability laser dengan teknik heterodyne beat signal memiliki kelebihan dapat meningkatkan keakurasian dan kepresisian pengukuran dengan memanfaatkan dua buah laser yang menghasilkan sinyal berfrekuensi tinggi. Pengambilan data dalam pengujian ini melalui pemaduan dua sinyal laser yang bertujuan untuk memperoleh frekuensi pelayangan yang mampu tala oleh variasi arus injeksi dan temperatur operasional. Sinyal hasil pelayangan dideteksi menggunakan RF Spectrum Analyzer. Selanjutnya daya sinyal diamplifikasi dengan amplifier eksternal dan diuji kepresisiannya sebelum diaplikasikan dalam Sistem Komunikasi Serat Optik secara auto-tune. Hasil yang diperoleh adalah tunability laser sebesar 0,578-8,395 GHz pada rentang temperatur 32,87◦C sampai 34,90◦C dengan step pengukuran perbedaan temperatur sebesar 0,07◦C dengan kepresisian mencapai 97,8554%. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa perubahan frekuensi laser terhadap temperatur sebesar 9,06 GHz/◦C dan bila pengukuran langsung menggunakan OSA perubahannya sebesar 11,44 GHz/◦C. Daya terbesar beat signal hasil amplifikasi menggunakan amplifier 4-8 GHz dengan x gain 25 dB adalah -38,9179 dBm, lebih kecil dari daya yang dibutuhkan untuk membangkitkan prescaller sebesar -15 dBm. Sinyal hasil amplifikasi mempunyai SNR sebesar 32 dB sehingga masih memungkinkan untuk diamplifikasi lagi. ================================================================================================= Measurement of laser tunability is one way to determine the ability of a laser tuning. Laser tunability stating wavelength of laser that tuning capabilities are influenced by control variables. During this measurement of laser tunability by using Optical Spectrum Analyzer (OSA) which has the measurement performance is not good specially for mm-wave generation. This study has been carried out design of laser tunability measurement system by using heterodyne beat signal technique consist of Distributed Feedback Laser (DFB) laser Anritsu and Eudyna, fiber coupler, OSA, photodetector, and RF Spectrum Analyzer. DFB laser has the ability of tuning and good frequency stability. Measurements of laser tunability with heterodyne beat signal techniques can increase the accuracy and precision of measurement with utilizes two lasers that generate high-frequency signals. Collecting data in this experiment through the integration of two laser signals aimed to obtain beat- frequency capable of tuning by variation of injection current and operating temperature. The signal was detected using RF Spectrum Analyzer. Furthermore amplified signal power with external amplifier and precision test before applied in the Optical Fiber Communication System in auto-tune. The results obtained laser tunability are 0.578 to 8.395 GHz from 32,87◦C till 34,90◦C with step difference temperature of measurement each 0,07◦C with precision reached 97.8554%. The measurements’result show that alteration frequency of laser toward temperature are 9,06 GHz/◦C and 11,44 GHz/◦C if by using direct measurement with OSA.The biggest beat signal’power amplification product is -38.9179 dBm using the 4-8 GHz amplifier with gain is 25 dB which is smaller than power is needed to xii prescaller generation as big as -15 dBm. The amplified signal has SNR 32 dB and this signal can be amplify again.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: RSF 621.382 23 Sul p
Uncontrolled Keywords: Beat, DFB, Heterodyne, Spectrum Analyzer, Tunability
Subjects: T Technology > TK Electrical engineering. Electronics Nuclear engineering > TK5102.9 Signal processing.
Divisions: Faculty of Industrial Technology > Physics Engineering > (S1) Undergraduate Theses
Depositing User: Mr. Tondo Indra Nyata
Date Deposited: 03 May 2018 03:37
Last Modified: 03 May 2018 03:37
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/51842

Actions (login required)

View Item View Item