Studi Pengaruh Perubahan Tata Guna Lahan Terhadap Hidrograf Aliran Das Welang Hulu

Ningsih, Windari Wahyu (2015) Studi Pengaruh Perubahan Tata Guna Lahan Terhadap Hidrograf Aliran Das Welang Hulu. Masters thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img]
Preview
Text
3113205001-Master Thesis.pdf - Published Version

Download (9MB) | Preview

Abstract

Daerah Aliran Sungai (DAS) Welang Hulu mempunyai luas DAS 261,112 km2 terletak di Kabupaten Pasuruan seluas 184,122 km2 dan Kabupaten Malang seluas 76,99 km2. Kondisi Kali Welang bagian hulu ini merupakan bagian yang paling berpotensi menyebabkan terjadinya banjir apabila curah hujan tinggi, hal ini diperparah apabila terjadi perubahan fungsi DAS dengan adanya perubahan tata guna lahan yang menyebabkan berkurangnya daerah resapan air. Transformasi hujan menjadi aliran adalah cara yang digunakan untuk mengetahui pengaruh perubahan tata guna lahan dan parameter-parameter apa saja berpengaruh terhadap hidrograf aliran. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data curah hujan wilayah dan data debit AWLR tahun 2013. Sedangkan data tata guna lahan yang digunakan tahun 2006 dan tahun 2012-2013. Hasil analisa peta diperoleh 33 Sub DAS dengan AWLR Purwodadi sebagai pendekatan aliran permukaan yang digunakan dalam permodelan. Berdasarkan analisa data tata guna lahan terjadi perubahan sebesar 8,79% dari tanaman tahunan dan hutan rakyat menjadi persawahan/pertanian, perkebunan, dan permukiman. Dalam penelitian ini menggunakan permodelan HEC HMS dengan skenario untuk menghasilkan hirograf aliran. Hasil permodelan HEC HMS diperoleh hidrograf aliran, di outlet AWLR Purwodadi dari perubahan tata guna lahan tahun 2006 sampai tahun 2012-2013, dengan data hujan data hujan wilayah tahun 2004-2013 Peak Outflow = 41,10 m3/det menjadi 41,20 m3/det terjadi tanggal 11 Januari 2006. Sedangkan pada tiap Sub DAS diperoleh pada Sub DAS K. Munung4 dengan data hujan wilayah tahun 2004-2013 Peak Discharge = 20,30 m3/det menjadi 20,70 m3/det terjadi pada tanggal 1 Januari 2006. Dari hasil analisa skenario tidak terjadi pengaruh perubahan yang signifikan pada outlet AWLR dengan peningkatan hidrograf aliran relatif kecil sebesar 0,27%, dan 0,23%. Begitu juga pada Sub DAS K. Munung4 sebesar 4,76%, dan 1,97%. ======================================================================================================== Watershed (DAS) of Upstream Welang has 261.112 km2 watershed area is located in an area of 184.122 km2 Pasuruan and Malang area of 76.99 km2. Conditions Welang Upstream Part of this time has been the most potential to cause flooding when heavy rainfall, this is compounded when there is a change watershed function in the presence of land-use changes that cause a reduction in water catchment areas. Transformation of rain into streams is the means used to determine the effect of land use changes and any parameters affect the flow hydrograph. The data used in this study is the rainfall data and flow data AWLR region in 2013. The land use data were used in 2006 and 2012-2013. Results of analysis of the map obtained 33 sub watershed with AWLR Purwodadi as surface flow approach used in the modeling. Based on data analysis of land use changes of 8.79% of annual crops and populous forest into rice fields / farms, plantations, and settlement. In this study using HEC HMS modeling with 2 scenarios to generate hidrograph flow. HEC HMS modeling results obtained hydrograph flow, at the outlet AWLR Purwodadi of changes in land use between 2006 and 2012-2013, with rainfall data region 2004 to 2013 Peak Outflow = 41.10 m3/sec to 41.20 m3/sec occurred on January 11, 2006. While in each sub watershed obtained in sub watershed K. Munung4 with the rainfall data from 2004 to 2013 Peak Discharge = 20.30 m3/sec to 20.70 m3/sec occurred on January 1, 2006. From the analysis of the influence of scenario does not happen significant changes in the outlet stream hydrograph AWLR with a relatively small increase of 0.27%, and 0.23%. Likewise, the sub watershed K. Munung4 by 4.76%, and 1.97%.

Item Type: Thesis (Masters)
Additional Information: RTS 621.367 8 Nin s
Uncontrolled Keywords: tata guna lahan, HEC HMS, hidrograf aliran, peak outflow, peak discharge
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > G Geography (General) > G70.5.I4 Remote sensing
Divisions: Faculty of Civil Engineering and Planning > Civil Engineering > (S2) Master Theses
Depositing User: Mr. Tondo Indra Nyata
Date Deposited: 09 May 2018 03:18
Last Modified: 09 May 2018 03:18
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/51854

Actions (login required)

View Item View Item