Analisis Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Rendahnya Penyerapan Anggaran Proyek Pada Badan Pengembangan Wilayah Suramadu

Febrianti, Diana (2015) Analisis Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Rendahnya Penyerapan Anggaran Proyek Pada Badan Pengembangan Wilayah Suramadu. Masters thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img]
Preview
Text
9112202807-Master Thesis.pdf - Published Version

Download (4MB) | Preview

Abstract

Kinerja Sektor Pemerintahan dinilai berdasarkan penyerapan anggaran sebagai keberhasilan pencapaian realisasi proyek terhadap anggaran yang telah disetujui. Indikator keberhasilan ini diukur melalui realisasi proyek tepat waktu dan tepat sasaran serta anggaran yang tidak melewati pagu anggaran yang telah disusun.Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor – faktor yang mempengaruhi rendahnya penyerapan anggaran proyek pada Badan Pengembangan Wilayah Suramadu (BPWS) berdasarkan dari kondisi Penyerapan Anggaran BPWS dari tanun 2011 hingga tahun 2014. Lokus Penelitian mengambil tempat di Surabaya (Pusat) dan Jakarta (Perwakilan) terhadap 30 (tiga puluh) responden. Teknik pengumpulan data primer secara simple random samplingmenggunakan instrumen kuisioner dengan skala likert,dan data diolah dengan menggunakan metode Relative Importance Index (RII) yang bertujuan untuk menentukan peringkat penyebab rendahnya penyerapan anggaran dari terendah hingga tertinggi. Hasil penelitian menunjukkan dari 28 indikator penyebab diperoleh lima besar (top five) indikator yang terdapat pada 4 variabel, keempat variabel dan kelima faktor tersebut dimulai dengan peringkat tertinggi adalah: Koordinasi (pengadaan lahan, Kegiatan/Lelang diundur/ dibatalkan), Pengelolaan (Banyaknya Kegiatan/Lelang yang jadwalnya diundur atau bahkan dibatalkan karena satu dan lain hal), Pengendalian (Sistem Kerja Pengelola Keuangan) dan Pemilihan Staff (Keterbatasan SDM Kompeten dan/atau juga bersertifikat). ==================================================================================================== Government Sector Performance assessments are based on budget expenditure as the successful indicator of a project using approved budget. This performance is measured through the on time, on target and on budget practice of the project. This researchaims to identify the factors affecting the weaknessof the project budget expenditure in Suramadu Regional Development Board (BPWS) based on its existing budget expenditure from 2011 to 2014. Theresearch took place in Surabaya (headquarter) and Jakarta (Representative office),Primary data collection technique bysimple random samplinginvolving 30 (thirty) respondents by questionnaire using likert scale. The quantitative data was analyzed using the Relative Importance Index (RII), which aims to determine the causes of the expenditure weakness ranked from lowest to highest. Based on the analysis, from 28 indicators then obtained top 5 major causes/indicators contained in the 4 variables.Those variables and indicators are: Coordination (land acquisition, the postponement / cancellation of project / project tenders), Organizing (several of projects / project tenders schedule delayed or even canceled due to reasons), Controlling (project budgeting teamManagement System) and Staffing (thelimitations of competent and / or also certified human resource).

Item Type: Thesis (Masters)
Additional Information: RTMT 658.404 Feb a
Uncontrolled Keywords: Manajemen Proyek, Proyek Pemerintah, Penyerapan Anggaran, Kinerja Organisasi Sektor Publik, Relative Importance Index
Subjects: T Technology > T Technology (General) > T56.8 Project Management
Divisions: Magister Management Technology
Depositing User: Mr. Tondo Indra Nyata
Date Deposited: 16 May 2018 07:28
Last Modified: 16 May 2018 07:28
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/51889

Actions (login required)

View Item View Item