Studi Eksperimen Analisis Modal Untuk Menguji Karakteristik Modus Getar Pada Rangka Raket Tenis

Pradiga, Dimas Angga (2015) Studi Eksperimen Analisis Modal Untuk Menguji Karakteristik Modus Getar Pada Rangka Raket Tenis. Undergraduate thesis, Institut Technology Sepuluh Nopember.

[img]
Preview
Text
2109100090-Undergraduate Theses.pdf - Published Version

Download (2MB) | Preview

Abstract

Tenis merupakan salah satu olahraga yang cukup banyak diminati saat ini. Olahraga ini banyak mengalami perkembangan dalam segi teknologi, termasuk raket yang digunakan untuk tenis itu sendiri. Pemilihan raket sangat penting untuk menunjang performa pemain selama berlatih maupun bertanding. Getaran raket tenis yang diteruskan ke tangan pemain dan dapat menyebabkan sakit pada lengan maupun bahu sehingga mengganggu dan mengurangi kenyamanan dalam bermain. Selain daripada itu getaran raket yang besar juga mempengaruhi akurasi arah lintasan bola yang dipukul. Salah satu kriteria pemilihan raket adalah getaran yang minimal saat terjadi tumbukan/benturan (impulse) dengan bola. Kemampuan raket tenis untuk bisa meredam getaran akibat tumbukan dengan bola sangat penting karena berpengaruh langsung pada kenyamanan tangan pemain saat menggenggam gagang raket. Besarnya getaran yang terjadi pada suatu benda erat kaitannya dengan modus getar yang terjadi. Oleh karena itu dilakukan studi eksperimen dengan menggunakan analisis modus getar yang tejadi pada rangka raket. Studi eksperimen dilakukan dengan menguji karakteristik modus getar rangka (frame) raket tenis merek Puma Boris Becker Winner yang diproduksi tahun 1984 dan menjadi the best racquet dan top 10 best seller racquet di eranya dan membandingkan dengan dua raket tenis merek Wilson. Dari hasil eksperimen didapatkan fungsi transfer berupa compliance yaitu rasio deformasi per satuan gaya (m/N) dalam domain frekuensi (Hertz), serta modus getar yang didapat dari masing-masing frekuensi natural. Hasilnya menunjukkan bahwa pada raket Puma Boris Becker Winner terdapat 4 modus getar yaitu pada frekuensi 116 Hz bending mode, 210 Hz saddle mode, 297 Hz torsional mode, dan 321 Hz torsional mode. Pada raket Wilson Hyper Pro Staff terdapat 3 modus getar yaitu pada frekuensi 145.78 Hz bending mode, 347.48 Hz torsional mode, dan 417.37 Hz saddle mode. Pada raket Wilson Hyper Hammer terdapat 4 modus getar yaitu pada frekuensi 158.76 Hz bending mode, 397.4 Hz saddle mode, 433.35 Hz saddle mode, dan 488.27 Hz torsional mode. =================================================================================================== Tennis is one sport that is pretty much in demand nowadays. This kind of sport had developed much time on technology, included the racket of the game itself. Choice in tennis racket is very important for support player performance along training or competition. Tennis racket vibration transmitted to players hand potentially injured the elbow or arm, it can disturb and decrease the games comfort. Beside of that, the vibration of racket also affect on ball shooting accuracy. One of the criteria of choosing racket is the minimal vibration when the string collide with the ball. Tennis racket ability to damp the vibration caused of collision with the ball is very important because it affect directly on the comfort when the hand hold the grip. Vibration magnitude of the system well related to the mode shapes. Because of that, using experimental modal analysis suitable to find mode shapes of the racket. Experimental study performed with test on racket tennis frame Puma Boris Becker Winner brand produced in 1984 that be the best racquet and top 10 best seller racquet in the to compare with two Wilson brand tennis rackets. From the experiment, transfer function obtained by compliance or deflection per unit of force (m/N) on frequency domain (Hertz), and mode shapes obtained by the natural frequency. The result show that Puma Boris Becker Winner racket has 4 mode shapes on 116 Hz bending mode, 210 Hz saddle mode, 297 Hz torsional mode, and 321 Hz 2nd torsional mode. In Wilson Hyper Pro Staff there was 3 modes i.e. on 145.78 Hz bending mode, 347.48 Hz torsional mode, and 417.37 Hz saddle mode. In Wilson Hyper Hammer there was 4 modes i.e. on 158.76 Hz bending mode, 397.4 Hz saddle mode, 433.35 Hz 2nd saddle mode, and 488.27 Hz torsional mode.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: RSM 620.3 Pra s
Uncontrolled Keywords: rangka raket tenis, fungsi transfer, frekuensi natural, modus getar.
Subjects: Q Science > QA Mathematics > QA935 Vibration
Divisions: Faculty of Industrial Technology > Mechanical Engineering > (S1) Undergraduate Theses
Depositing User: Mr. Tondo Indra Nyata
Date Deposited: 06 Jun 2018 03:18
Last Modified: 06 Jun 2018 04:23
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/51995

Actions (login required)

View Item View Item