Modifikasi Perencanaan Struktur Gedung Tamansari Iswara Menggunakan Struktur Baja Komposit dengan Sistem Rangka Bresing Eksentris di Surabaya

Ridwan, Muhammad (2018) Modifikasi Perencanaan Struktur Gedung Tamansari Iswara Menggunakan Struktur Baja Komposit dengan Sistem Rangka Bresing Eksentris di Surabaya. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img] Text
03111440000091-Undergraduate_Theses.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (17MB) | Request a copy

Abstract

Meningkatnya jumlah pertumbuhan penduduk berdampak pada kebutuhan lahan hunian yang semakin tinggi dengan keterbatasan lahan yang ada. Hal ini mengakibatkan kebutuhan akan gedung sebagai tempat tinggal semakin meningkat dan merata di seluruh kota-kota besar di Indonesia. Pada umumnya, pembangunan gedung apartemen di Indonesia menggunakan struktur beton bertulang. Dalam pembangunan gedung bertingkat ini digunakan sistem konstruksi baja komposit dengan sistem rangka bresing eksentris sebagai salah satu alternatif ppenahan gempa. Salah satu sistem alternatif penahan gempa yaitu menggunakan material baja komposit dengan Sistem Rangka Berpengaku Eksentris. Sistem Rangka Berpengaku Eksentris merupakan sistem dimana pengaku tidak terhubung ke perpotongan balok dan kolom melainkan terhubung ke balok dengan jarak "e" ke titik perpotongan balok dan kolom. Segmen balok pendek atau link ini memiliki daktilitas yang tinggi yang memastikan struktur memiliki perilaku inelastis serta penyerapan energi yang baik. Kinerja dari balok link tersebut akan lebih maksimal jika elemen-elemen diluar balok link tersebut direncanakan lebih kuat. Perhitungan modifikasi perencanaan struktur gedung apartement Tamansari Iswara menggunakan struktur baja komposit dengan sistem rangka bresing eksentris (SRBE) telah dilakukan. Dimana perhitungan struktur mengacu pada SNI 1729-2015 “Tata Cara Perencanaan Struktur Baja Untuk Bangunan Gedung”, SNI 1726-2012 “Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa Untuk Bangunan Gedung”, SNI 2847-2013 “Tata Cara Perencanaan Struktur Beton Untuk Bangunan Gedung” dan “Peraturan Pembebanan Indonesia Untuk Gedung” PPIUG 1983. Pemodelan dan analisis struktur dilakukan dengan program bantu SAP 2000. Dari hasil analisa yang telah dilakukan, diharapkan nantinya didapatkan kesimpulan dan keefektifan secara kekuatan yang ditinjau dari perilaku struktur dan pada akhirnya dapat digunakan sebagai perencanaan. ============== The increasing number of population growth impact on the need of increasingly high land area with limited land available. This resulted in the need for building as a residence is increasing and evenly distributed in all major cities in Indonesia. In general, the construction of apartment buildings in Indonesia using a reinforced concrete structure. Meanwhile, the condition of the region in Indonesia is included in the Ring of Fire zone where there is seismic activity or earthquake. In the construction of this multi-storey building used a composite steel construction system with an eccentric bresing frame system as an alternative to earthquake retention. One of the earthquake resistant alternative system is using composite steel material with Eccentric Braced Frame System (EBF). EBF is a system where the stern is not connected to the intersection of beams and columns but is connected to a beam with a distance "e" to the point of intersection of the beam and column. This short beam or link segment has high ductility that ensures the structure has an inelastic behavior as well as good energy absorption. The performance of the link beam will be more leverage if the elements outside the link beam is planned more strongly. Calculation of the structure modification of Tamansari Iswara apartement building using a composite steel structure with an EBF system has been done. Where the calculation of the structure refers to the SNI 1729-2015 and SNI 1729-2002 "Procedures for Planning Steel Structure for Building Buildings", SNI 1726-2012 "Procedures Planning for Earthquake Resilience for Building Buildings", SNI 2847-2013 "Procedure Planning Concrete Structure For Buildings" and "PPdUG 1983 Building Regulations for Building". Modeling and structural analysis is done with ETABS auxiliary program. From the result of the analysis, it is hoped that the conclusion and effectiveness of the strength can be obtained from structural behavior and ultimately can be used as planning.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Sistem Rangka Bresing Eksentrik , Struktur Baja Komposit, Link, Eccentrically Braced Frame, Composite Steel Structure
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) > TA418.9 Composite materials. Laminated materials.
T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) > TA645 Structural analysis (Engineering)
Divisions: Faculty of Civil, Environmental, and Geo Engineering > Civil Engineering > 22201-(S1) Undergraduate Theses
Depositing User: MUHAMMAD RIDWAN
Date Deposited: 06 Sep 2018 08:03
Last Modified: 06 Sep 2018 08:03
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/52557

Actions (login required)

View Item View Item