Analisis Hambatan Penambahan Wave Piercing pada Kapal Katamaran Menggunakan CFD

Lillah, Abdul Hakim (2018) Analisis Hambatan Penambahan Wave Piercing pada Kapal Katamaran Menggunakan CFD. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img] Text
04111440000043-Non_Degree.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (9MB) | Request a copy

Abstract

Kapal adalah salah satu moda transportasi yang digunakan untuk penyeberangan antar pulau bahkan antar negara untuk mendukung kegiatan ekonomi. Kapal memiliki peranan penting terutama di negara Indonesia dalam pendistribusian barang dari satu daerah ke daerah lain. Penggunaan kapal dalam bidang kemaritiman terdapat berbagai jenis model kapal. Saat ini banyak model kapal menggunakan jenis multihull, salah satunya kapal katamaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hambatan yang terjadi pada kapal katamaran dengan pengaplikasian modifikasi bentuk haluan yaitu tanpa wave piercing dan dengan wave piercing. Desain lambung katamaran menggunakan katamaran simetris, desain yang sama dengan model kapal milik Jamaluddin dkk (2012) pada pengujian towing tank. Perbandingan jarak pisah demihull secara melintang S/L = 0.3. Tipe bow pada penelitian yang dilakukan yaitu “wave piercing” dengan 4 model yaitu katamaran. Model pertama tanpa wave piercing (NWV), sedangkan model lainnya modifikasi dari model pertama dengan penambahan wave piercing memiliki panjang 2% Lwl (NWV2), 4% Lwl (NWV4) dan 6% Lwl (NWV6). Analisa hambatan dan interferensi antar kedua lambung secara numerik menggunakan software CFD pada 6 variasi kecepatan yang disimulasikan disetiap model dengan Fr (Froude Number) = 0.19-0.65. Hasil analisa menggunakan CFD kemudian divalidasi dan dilakukan perbandingan dengan model katamaran simetris yang sama (model NWV) menggunakan data hasil pengujian pada Towing Tank-LHI (Laboratorium Hidrodinamika Indonesia). Wave piercing memiliki kemampuan dalam pengurangan nilai hambatan kapal katamaran simetris hingga 16.19%. =================== Vessel is one of transportation modes that is used for crossing between islands or countries to support activity of economy. Vessel has place significantly in Indonesia, for example in shipping of products between one place to other. Nowdays, some vessels use multihull (one kind of vessel), for example is catamaran vessel. This study aims to analyse resistance that are in catamaran by applying bow modification such as without wave piercing and with wave piercing. The design of catamaran hull uses symmetrical of catamaran that is used in Jamaluddin’s et al vessel (2012) in towing tank trial. The ratio separation of demihull transversal is S/L = 0.3. Bow type of this study is conducted by applying “wave piercing” with 4 models of catamaran. The first model does not use wave piercing (NWV), meanwhile the others model apply the first model by adding wave piercing which has 2% Lwl (NWV2), 4% Lwl (NWV4) and 6% Lwl (NWV6). The analysis of resistance and interference between 2 hulls numerically use CFD software in 6 variation of quickness that apply for each models with Fr (Froude Number) = 0.19-0.65 . The result of this study that uses CFD which have been validated and compared with the same symmetrical of catamaran (NWV model) by using the data from the result of Towing Tank-LHI (Laboratorium Hidrodinamika Indonesia) trial. Wave piercing has capability in decrasing resistance symmetrical of catamaran until 16.19%.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: resistance, bow, wave piercing, CFD, hambatan, Desain lambung katamaran
Subjects: V Naval Science > VM Naval architecture. Shipbuilding. Marine engineering > VM161 Ships--Hydrodynamics
V Naval Science > VM Naval architecture. Shipbuilding. Marine engineering > VM311 Catamarans.
Divisions: Faculty of Marine Technology > Naval Architecture and Shipbuilding Engineering > (S1) Undergraduate Theses
Depositing User: Lillah Abdul Hakim
Date Deposited: 22 Oct 2018 06:33
Last Modified: 22 Oct 2018 06:33
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/52711

Actions (login required)

View Item View Item