Aplikasi Berbasis Web Untuk Penentuan Jurusan/Minat (MIPA/IIS/IIB) Siswa Menggunakan Metode Analytical Hierarchy Process (AHP) Dan Technique For Orders Reference By Similarity To Ideal Solution (TOPSIS). (Studi Kasus: SMA Negeri 2 Semarapura).

Hartanto, Dody (2018) Aplikasi Berbasis Web Untuk Penentuan Jurusan/Minat (MIPA/IIS/IIB) Siswa Menggunakan Metode Analytical Hierarchy Process (AHP) Dan Technique For Orders Reference By Similarity To Ideal Solution (TOPSIS). (Studi Kasus: SMA Negeri 2 Semarapura). Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img] Text
05211240000002-Undergraduate_Thesis.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Perubahan kurikulum menjadi kurikulum 2013 menjadikan sekolah-sekolah menengah atas untuk beradaptasi baru dengan sistem peminatan atau biasa yang kita sebut juga penjurusan. SMA N 2 Semarapura adalah salah satu contoh dari banyak sekolah yang menerapkan kurikulum tersebut. Permasalahan kurikulum ini terletak dari penjurusan yang dilakukan langsung pada saat proses belajar mengajar dimulai di kelas X. Kesulitan yang dialami sekolah adalah karena sekolah belum memiliki data yang yang digunakan untuk menyeleksi siswa baru. Oleh karena itu nilai UN, nilai rapor SMP, minat siswa, dan minat orang tua juga menjadi pertimbangan untuk melakukan seleksi tersebut kedalam tiga bidang peminatan yaitu MIPA, IIS dengan nama lain yaitu IPS, dan IIB yaitu Peminatan Bahasa. Dengan ini metode Analytical Hierarchy Process dan Technique For Others Reference by Similarity to Ideal Solution dapat digunakan untuk mengambil keputusan. Dengan ini diharapkan sekolah dapat lebih mudah dalam mengambil keputusan dengan metode tersebut. Proses peminatan dimulai dari pengambilan data siswa dan tingkat kepentingan kriteria yang terdiri dari nilai rapor, nilai Ujian Nasional dan Ujian Sekolah, nilai tes penempatan, minat siswa, dan minat orang tua terhadap ketiga bidang minat yaitu MIPA, IIS, dan IIB. Semua nilai tingkat kepentingan tadi akan diproses didalam matriks Pairwise Comparison untuk memperoleh bobot tiap kriteria dan dilanjutkan dengan uji konsistensi. Setelah konsisten, bobot tersebut akan digunakan kedalam perhitungan dengan metode TOPSIS untuk mendapatkan alternatif bidang minat bagi siswa. Hasil yang diperoleh adalah siswa yang direkomendasikan masuk MIPA sebanyak 39 siswa, IIS 165 siswa dan IIB 46 siswa, dengan total siswa 250 siswa. Selain itu didapatkan hasil berupa kelebihan-kelebihan dari metode AHP dan TOPSIS dibanding metode yang digunakan oleh sekolah, yang tentunya bisa dipertimbangkan bagi sekolah untuk digunakan peminatan pada tahun-tahun berikutnya. ================= Curriculum changing into curriculum 2013 makes highschools adapts into the newest specialization system. SMA N 2 Semarapura is one of many schools that use this curriculum. This curriculum problem is the specialization system, that changed from specialization starts when in grade XI and now starts from grade X. And the problem is staff do not have much information or data about the new students. Because of it, National Exam score, report card score, student interest, and parents interest are the key to do the specialization, and the specialization is consisft of three type of classes, Science Class, Social Class, and Language Class. With these two method, Analytical Hierarchy Process dan Technique For Others Reference by Similarity to Ideal Solution, we hope SMA N 2 Semarapura will be getting result of te specialization more easier dan effective than before. This specialization process started with gathering all the data and priority score for each criterias such as National Exam score, report card score, student interest, and parents interest to the three type classes and those are Science Class, Social Class, and Language Class. All of that priority score will computed inside the Pairwise Comparison Matrix to obtain the weights from all criterias. After that all of that weight will be tested for it consistency. After the result stated as consistent, those weight will be used inside TOPSIS method to obtain the classes for all the students. The results are 39 students will be joining science class, 165 students will be joining social class, and the rest are 46 students that will be joining language class. Not only that, the result is the advantage of using the application with AHP and TOPSIS method compared to the schools method that computed manually.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: RSSI 006.7 Har a-1
Uncontrolled Keywords: Analytical Hierarchy Process(AHP), Technique For Others Reference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS), Penjurusan SMA, Peminatan SMA, Kurikulum 2013
Subjects: T Technology > T Technology (General) > T57.5 Data Processing
T Technology > T Technology (General) > T58.62 Decision support systems
Divisions: Faculty of Information and Communication Technology > Information Systems > (S1) Undergraduate Theses
Depositing User: Dody Hartanto
Date Deposited: 21 Nov 2018 02:22
Last Modified: 21 Nov 2018 02:22
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/52734

Actions (login required)

View Item View Item