Studi Pengaruh Sistem Pentanahan Terhadap Feroresonansi Di Gardu Induk Tegangan Tinggi

Anugrah, Kadek Suparta (2018) Studi Pengaruh Sistem Pentanahan Terhadap Feroresonansi Di Gardu Induk Tegangan Tinggi. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img] Text
07111440000028-Undergraduate_Theses.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Pada studi ini pemodelan rangkaian feroresonansi disimulasikan pada perangkat lunak ATPDraw dengan menggunakan gangguan switching terbuka satu fasa pada fasa R, gangguan switching terbuka dua fasa pada fasa R dan S, dan gangguan switching terbuka tiga fasa pada fasa R,S dan T. Transformator daya yang digunakan yaitu transformator step-down 150 kV – 20 kV dengan konfigurasi sistem pentanahan langsung (Solid), pentanahan dengan resistansi (NGR), pentanahan dengan reaktansi atau Petersen coil dan titik netral tidak diketanahkan (Floating) pada sisi primer dan sekunder. Tujuan dari studi ini adalah untuk mendapatkan karakteristik feroresonansi dan overvoltage yang dihasilkan dari perbedaan konfigurasi sistem pentanahan transformator daya pada gardu induk tegangan tinggi. Hasil dari tugas akhir ini didapatkan bahwa, transformator daya dengan pentanahan Solid – Reactor 16 mH paling rentan terhadap overvoltage akibat feroresonanssi, sedangkan transformator daya dengan pentanahan Solid – Reactor 95 Ω paling tahan dengan overvoltage akibat feroresonansi. Hasil analisa karakteristik feroresonansi pada transformator daya menunjukan feroresonansi yang paling banyak muncul adalah tipe Subharmonic mode, sedangkan yang paling jarang muncul adalah tipe Fundamental mode ============== In this study, modeling of feroresonance circuits was simulated on ATPDraw using single phase open-phase switching in phase R, open-phase two-phase switching in phase R and S, and three-phase open switching in phase R, S and T. Power transformer that used was as a step-down transformer 150 kV - 20 kV with Solid grounding system, Neutral Grounding Resistance (NGR), Neutral Groinding Reactor or Petersen coil and Floating grounding system on the primary and secondary side. The purpose of this study was to obtain the characteristics of feroresonance and overvoltage response from variation configuration of power transformer grounding at high voltage substations. The result of this final project shown that the power transformer with Solid-Reactor 16 mH is most susceptible to ferroresonance overvoltage, while the Solid-Reactor 95 mH was the most resistant to ferroresonance overvoltage. The result of feroresonance characteristic analysis on power transformer showed that the most often ferroresonance that appear was Subharmonic mode, while the most rarely appear was Fundamental mode

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Feroresonansi, Transformator daya, Sistem Pentanahan, ATPDraw, Power Transformer, Grounding System
Subjects: T Technology > TK Electrical engineering. Electronics Nuclear engineering > TK3226 Transients (Electricity). Electric power systems. Harmonics (Electric waves).
Divisions: Faculty of Electrical Technology > Electrical Engineering > (S1) Undergraduate Theses
Depositing User: Anugrah Kadek Suparta
Date Deposited: 25 Nov 2018 15:18
Last Modified: 25 Nov 2018 15:18
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/52760

Actions (login required)

View Item View Item