Pengaruh Komposisi Ekstrak Sargassum duplicatum Dan ZnO sebagai Pigmen Aktif pada Cat Antifouling untuk Ketahanan terhadap Biofouling pada Mild Steel di Lingkungan Air Laut

Winarsih, Rustin (2018) Pengaruh Komposisi Ekstrak Sargassum duplicatum Dan ZnO sebagai Pigmen Aktif pada Cat Antifouling untuk Ketahanan terhadap Biofouling pada Mild Steel di Lingkungan Air Laut. Undergraduate thesis, ITS.

[img] Text
02511440000028-Undergraduate_Thesis.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (6MB) | Request a copy

Abstract

Mild steel merupakan konstruksi sebuah kapal dan pipa offshore yang terendam di laut tidak dapat terlepas dari adanya pengaruh biofouling. Selama ini mengatasi masalah biofouling masih manggunakan antifouling berbahan kimia seperti trybutylin yang dapat mencemari lingkungan dan membunuh organisme non-target seperti tiram, remis, dan bulubabi. Pada banyak penelitian diketahui bahwa antifouling ternyata dapat terbentuk dari sumber alami seperti Sargassum duplicatum yang mempunyai sifat antibakteri, antimikroba dan antifouling. Penelitian ini menggunakan antifouling dari ekstrak Sargassum duplicatum, akan tetapi ekstrak tersebut tidak dapat diaplikasikan secara langsung karena sifatnya yang mudah larut dalam air sehingga dibutuhkan senyawa yang bersifat sebagai pengikat agar lebih efektif. ZnO merupakan senyawa inorganik yang dapat digunakan sebagai pengikat senyawa organik dan dapat pula bersifat sebagai antibakteri. Empat komposisi Sargassum duplicatum dan ZnO (0 gram, 2 gram, 4 gram, dan 6 gram) akan digunakan untuk mengidentifikasi aktivitas dari antifouling. Dimana komposisi dengan aktifitas yang signifikan akan dibuktikan melalui analisa sifat morfologi dan adhesinya antara substrat dan material coating menggunakan SEM, OM dan pull off test. Selain itu dibuktikan juga melalui analisa sifat antikorosi dan antimikrofoulingnya menggunakan uji potensiostat, uji permeabilitas dan disc diffusion test. Hasil SEM-EDX pada sampel dengan penambahan 4 gram ekstrak Sargassum duplicatum + ZnO mempunyai permukaan dengan konsentrasi elemen ekstrak yang paling tinggi yaitu. Sifat mekanik paling baik juga ditunjukkan oleh ekstrak dengan penambahan 4 gram ekstrak Sargassum duplicatum + ZnO yang diuji dengan pull off test yang mempunyai nilai kohesif failure yang rendah dan nilai pull off test yang tinggi. Selain itu pada sampel dengan penambahan 4 gram dan 6 gram ekstrak Sargassum duplicatum + ZnO setelah dilakukan uji antimkrofouling (disc diffusion) menghasilakan zona hambat 9 mm – 18 mm dan uji antimakrofouling dengan immerse (perendaman) pada penambahan 4 gram dan 6 gram ekstrak juga sangat tahan terhadap biofouling. Laju korosi sangat rendah pada komposisi 4 gram dan 6 gram ekstrak berturut-turut adalah 0,00025475 mmpy and 0,000049433 mmpy. Sehingga penambahan 4 gram dan 6 gram ekstrak pada lapisan coating efektif untuk menghambat biofouling dan korosi.============ Mild steel submerged under the sea can be attached by wide variety of marine organisms (biofouling), it caused significant increased costs by increased fuel consumption and physically increase weights of mild steel. Nowadays biofouling still use chemical-based antifouling specially trybutyltin (TBT) and Copper Sulphate (CuS) that can cause pollution in environment and kill non-target organisms such as oysters, mussels, and sea urchins. As a consequence, the development of alternative anti-biofouling coatings with new natural products as bioactive compounds is a solution. In this approach, Sargassum duplicatum extract and ZnO are being proposed as a promising solution. The aim of this research is to identify the activity of anti-biofouling such as Sargassum duplicatum extract and ZnO. Four Sargassum duplicatum extract and ZnO ratio were observed at different composition (0, 2, 4, and 6 grams). Where the composition with significant activity were performed by morphological analysis and adhesive properties between substrate and coating material using SEM-EDX, OM and pull off test. The analysis of anticorrosion and antimicrofouling properties were carried out potentiostat test, permeability test and disc diffusion test. SEM-EDX results of the sample with the addition 4 grams of extract Sargassum duplicatum + ZnO has the highest concentration of the extract elemental. The most excellent mechanical properties is also shown by the addition of 4 grams extracted Sargassum duplicatum + ZnO tested by pull off test which has a low cohesive failure and high strength of pull off test. In addition the result of antimicrofouling test (disc diffusion test) with the addition of 4 gram and 6 gram of extract were created the best inhibit zone at 9 mm – 18 mm and antimacrofouling test by immersed with the addition of 4 gram and 6 gram of extract also showed the best resistance for biofouling. Then the best result of corrosion rate shown that 4 gram and 6 gram of extract were 0,00025475 mmpy and 0,000049433 mmpy, respectively. Thus the addition of 4 grams and 6 grams of extracts in coating layer is effective to avoid biofouling and corrosion.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Antifouling; antikorosi; mild steel; Sargassum duplicatum; dan ZnO
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) > TA418.74 Corrosion and anti-corrosives
T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) > TA418.9 Composite materials
T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) > TA462 Metals--Microbiology.
T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) > TA491 Metal coating.
T Technology > TS Manufactures > TS699 Powder coating of metals
V Naval Science > VM Naval architecture. Shipbuilding. Marine engineering > VM751 Resistance and propulsion of ships
Divisions: Faculty of Industrial Technology > Material & Metallurgical Engineering > (S1) Undergraduate Theses
Depositing User: Rustin Winarsih
Date Deposited: 24 Jul 2018 08:23
Last Modified: 24 Jul 2018 08:23
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/53073

Actions (login required)

View Item View Item