Model dispersi gas metana akibat ledakan atau kebocoran pada industri pengolahan minyak menggunakan program ALOHA

Setiyono, Saras Hanifati (2018) Model dispersi gas metana akibat ledakan atau kebocoran pada industri pengolahan minyak menggunakan program ALOHA. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img] Text
03211440000089-Undergraduate_Theses.pdf
Restricted to Repository staff only until 1 July 2020.

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Minyak bumi adalah campuran kompleks dari hidrokarbon paraffin, oleifinat, dan aromatik serta senyawa yang mengandung nitrogen, oksigen, sulfur, dan berbagai senyawa organik dan anorganik yang mengandung logam. Metana merupakan gas yang bersifat lebih ringan di udara, mudah terbakar, tidak berbau, dan tidak berwarna. Metana merupakan suatu alkana. Alkana secara umum mempunyai sifat sukar bereaksi (memiliki afinitas kecil) sehingga bisa disebut sebagai paraffin. Selain itu, lokasi kilang dekat dengan permukiman warga. Oleh karena itu perlu dilakukan permodelan dispersi gas metana untuk mengetahui jarak persebaran dampak dari gas metana. Model yang digunakan untuk memodelkan dispersi gas metana adalah dengan menggunakan software ALOHA 5.4.7. ALOHA adalah aplikasi yang disediakan oleh National Oceanic and Adminstration Atmospheric (NOAA) dan Environmental Protection Agency (EPA). Pada penelitian ini, titik yang akan diamati berjumlah 2 titik yaitu pada Crude Distillation Unit (CDU) untuk tank source dan pipa dari CDU menuju flare untuk pipeline source. Gas yang akan dibahas adalah gas metana. Threat zone yang akan dimodelkan pada penelitian ini adalah flammable area dan toxic area. Variabel yang digunakan adalah kecepatan angin dan kestabilan atmosfer serta tekanan pada tangki untuk tank source. Data yang dibutuhkan adalah data sekunder berupa data meteorologi dan data sumber emisi. Hasil analisis dengan menggunakan ALOHA 5.4.7 menunjukkan jarak terjauh pada model pipeline source adalah 7300 meter untuk flammable area dan 996 meter untuk toxic area. Sedangkan jarak terjauh pada model tank source adalah 248 meter untuk flammable area dan 46 meter untuk toxic area. Jarak terjauh ini terjadi pada kondisi kecepatan angin minimal (1,22 knot) dan stabilitas atmosfer F (stabil) serta tekanan 1,5 kg/cm2 untuk tank source. Setelah melakukan analisis, kemudian dapat melakukan penilaian potensi risiko dan manajemen risiko. Manajemen risiko dapat digunakan sebagai acuan dalam membuat SOP. ============================================================================================ Crude oil is a complex mixture of paraffinic, oleifinic, and aromatic hydrocarbons as well as nitrogen, oxygen, sulfur containing compounds and traces of a variety of metal containing organic and inorganic compounds. Methane is a lighter gas in the air, flammable, odorless, and colorless. Methane is an alkane. Alkanes in general have a difficulty to react (has a small affinity) so that it can be called as paraffin. Besides, the location of the refinery is close to the residential area. Therefore, it is necessary to model the methane dispersion to determine the distance of distribution impact of the methane. The model that used to model the methane dispersion is by using ALOHA 5.4.7 software. ALOHA is an application provided by National Oceanic and Adminstration Atmospheric (NOAA) and Environmental Protection Agency (EPA). In this study, there are 2 points to be observed that is Crude Distillation Unit (CDU) for tank source and pipes from CDU to flare for pipeline source. The gas to be observed is methane. Threat zone which will be modeled in this study are flammable area and toxic area. Variable to be used are wind speed, atmospheric stability, and tank pressure for tank source. The required data are secondary data such as meteorological data and emission source data. The results of analysis by using ALOHA 5.4.7 showed the farthest distance on the pipeline source model is 7300 meter for flammable area and 996 meter for toxic area while the farthest distance on the tank source model is 248 meter for flammable area and 46 meter for toxic area. This farthest distance occurs in conditions of minimum wind speed (1,22 knot), atmospheric stability F (stable), and pressure of 1,5 kg/cm2 for tank source. After doing the analysis, then can do the assessment of the potensial risks and risk management. Risk management can be used as a reference in making SOP.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: RSL 628.445 Set m
Uncontrolled Keywords: ALOHA 5.4.7, crude distillation unit, methane, methane dispersion, risk management, threat zone, dispersi gas metana, gas metana, manajemen risiko
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > GE Environmental Sciences
H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD61 Risk Management
T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering > TD883.5 Air--Pollution
Divisions: Faculty of Civil, Environmental, and Geo Engineering > Geomatics Engineering > (S1) Undergraduate Theses
Depositing User: Saras Hanifati Setiyono
Date Deposited: 18 Dec 2018 04:05
Last Modified: 18 Dec 2018 04:05
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/53281

Actions (login required)

View Item View Item