Evaluasi dan Perencanaan Prasarana Sanitasi di Lembaga Pemasyarakatan Wanita Kelas II A Kota Malang

Mulyono, Novia Astika Hadi (2018) Evaluasi dan Perencanaan Prasarana Sanitasi di Lembaga Pemasyarakatan Wanita Kelas II A Kota Malang. Undergraduate thesis, Institut Teknologi sepuluh Nopember.

[img]
Preview
Text
03211440000004_Undergraduated_Theses.pdf - Accepted Version

Download (10MB) | Preview

Abstract

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Wanita Kelas II A terletak Jalan Kebonsari, Kebonsari, Sukun, Kota Malang, Jawa Timur. Lapas ini memiliki luas tanah 13.780 m² dan luas bangunan 4107 m². Pengelola lapas menyatakan bahwa lapas ini memiliki kapasitas untuk menampung 164 orang. Berdasarkan data yang diperoleh melalui survei, pada tahun 2018 terdapat 539 narapidana dan 65 petugas yang menempati lapas tersebut. Hal ini mengindikasikan terjadinya over capacity, sehingga menimbulkan berbagai masalah yang menghambat kegiatan dalam lapas. Masalah utama yang timbul terletak ada buruknya sanitasi, yang meliputi kurangnya pemenuhan kebutuhan air bersih dan tidak adanya upaya pengolahan limbah. Tugas akhir ini bertujuan untuk mengevaluasi pemenuhan kebutuhan air bersih, mengevaluasi prasarana pengolahan air limbah blackwater, perencanaan biodigester sebagai biogas dan perencanaan pengolahan air limbah greywater. Evaluasi yang dilakukan diawali dengan pengumpulan data primer dan sekunder melalui hasil observasi dan wawancara dengan pihak pengelola lapas. Data primer dan sekunder sebagai data eksisting kemudian diolah dan dibandingkan dengan standar yang berlaku seperti Standar Nasional Indonesia (SNI) serta standar lain yang berkaitan. Evaluasi yang dilakukan meliputi analisis kebutuhan air bersih yang dibutuhkan penghuni serta upaya penghematan air dengan memanfaatkan air hujan untuk keperluan terbatas seperti wudhu dan untuk menyiram tanaman. Selanjutnya dilakukan evaluasi terhadap prasarana penampung limbah blackwater berupa tangki septik dan perencanaan pengolahan limbah blackwater berupa biodigester serta pengolahan limbah greywater menggunakan berbagai alternatif unit pengolah. Hasil dari evaluasi penggunaan air bersih yaitu besarnya biaya yang dikeluarkan untuk pemenuhan kebutuhan air minum. Pemanfaatan pemanenan air hujan dapat menghemat biaya pengeluaran per bulan hingga Rp 486.000,-. Biodigester yang direncanakan memiliki diameter 4,7 meter dan biogas yang dihasilkan sebesar 1957,6 liter/hari. Potensi penghemaatan biaya pembelian LPG sebesar Rp 6.463.500,00/tahun. Pada perencanaan IPAL greywater dipilih alternatif berupa ABR dan AF dengan dimensi panjang 12,54 meter, lebar 2,3 meter dan kedalaman total 4,3 meter. Total biaya yang diperlukan untuk perencanaan ini adalah sebesar Rp 211.899.175,00 ============================================================================================================ Woman Rehabilitation Center Class II A is located in Kebonsari Street, Kebonsari, Sukun, Malang City, Jawa Timur. This rehabilitation center has 13,780 m² land area and 4,107 m² large building. The management officer stated that this rehabilitation center has the capacity to accommodate 164 people. Based on survey data, in 2018 there are 539 inmates and 65 officers in the rehabilitation center. This implies over capacity of the center, thus resulting in various problems that prevents healthy and supportive activities from being done. The main problem is the bad sanitation, including lack of clean water supply and lack of waste treatment. This final project’s objective is to evaluate the clean water supply, to evaluate the blackwater waste treatment facility, planning of biodigester as biogas, and design of greywater waste treatment facility. Evaluation is started by obtaining primary and secondary data through observation and interview with rehabilitation center management officer. Primary and secondary data as existing data are then processed and compared with existing standard like Standar Nasional Indonesia (SNI) and other related standards. Evaluation done includes analysis of clean water demand for the inmates and of effort for saving water by using rainwater for certain needs like praying water (wudhu) and gardening. Then, evaluation for blackwater waste treatment facility in the form of septic tank, planning of blackwater waste treatment in the form of biodigester, and planning of greywater waste treatment facility using various treatment unit alternatives. The result of clean water demand evaluation is that the cost spent for supplying drinking water is very high. Harvesting rain water can save some of the cost by Rp 486..500,-. The planned digester has diameter of 4,7 meter and produces 1957,6 liter/day gas. The potential saving cost for purchasing LPG is Rp 6,463,500.00 each year. In greywater waste treatment, the chosen alternatives are ABR and AF with dimension of 12,54 meter length, 2,3 meter width, and 4,3 meter height. Total cost needed from this planning is Rp 211,899,175.00.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: RSL 628.16 Mul e-1 3100018075956
Uncontrolled Keywords: Air bersih, Blackwater, Greywater, Lapas, Pemanenan air hujan
Subjects: T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering > TD418 Water harvesting
T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering > TD433 Water treatment plants
Divisions: Faculty of Civil Engineering and Planning > Environment Engineering > 25201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Novia Astika Hadi Mulyono
Date Deposited: 04 Jan 2019 03:27
Last Modified: 11 Nov 2020 08:18
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/53604

Actions (login required)

View Item View Item