Analisis Panjang Bentangan Bebas Pipa Gas Bawah Laut (Studi Kasus KLA-KLB Infield Flowline Milik Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java)

Wicaksono, Priyo Imam (2018) Analisis Panjang Bentangan Bebas Pipa Gas Bawah Laut (Studi Kasus KLA-KLB Infield Flowline Milik Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java). Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img] Text
04311440000028 - Undergraduate_Theses.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (9MB) | Request a copy

Abstract

Pipa bawah laut merupakan salah satu moda transportasi yang digunakan untuk mengakomodasi penyaluran minyak dan gas di lepas pantai. Dalam proses penyaluran minyak dan gas, pipa bawah laut dapat mengalami permasalahan salah satunya adalah bentangan bebas. Bentangan bebas ini dapat mengakibatkan kegagalan kelelahan akibat vortex induced vibration (VIV) dan kegagalan akibat bending berlebih, jika panjang bentangan bebas yang terjadi melebihi panjang bentangan bebas yang diizinkan. Tujuan dari tugas akhir ini adalah menghitung besar frekuensi natural bentangan bebas pipa dan menentukan panjang allowable span pipa menggunakan kriteria screening fatigue DNV RP F105 dan kriteria allowable stress ASME B31.8. Frekuensi natural dihitung menggunakan ketentuan DNV RP F105 untuk panjang bentangan bebas pipa 1 m – 25 m. Nilai frekuensi natural ini semakin mengecil seiring bertambahnya panjang bentangan bebas pipa. Nilai frekuensi terbesar adalah 944.391 hz untuk arah in-line dan cross flow, sedangkan frekuensi terkecil adalah 1.423 hz untuk arah cross-flow. Panjang maksimum hasil screening criteria kelelahan pipa adalah sebesar 15 m yang diperoleh dari arah in-line. Tegangan akuivalen (von mises) yang terjadi pada panjang bentangan bebas pipa sepanjang 15 m adalah sebesar 640.26 MPa dengan rasio tegangan terhadap allowable stress ASME B31.8 sebesar 1.98. Bentangan bebas sepanjang 15 m mengalami kegagalan excessive yielding sehingga panjang bentangan bebas maksimum yang diizinkan (allowable span) berkurang menjadi 9 m. Tegangan ekuivalen yang terjadi pada panjang bentangan bebas 9 m adalah sebesar 282.36 MPa dengan rasio tegangan 0.88. Hasil pemodelan tegangan ekuivalen (von mises) menggunakan software AUTOPIPE yang terjadi pada bentangan bebas sepanjang 9 m adalah sebesar 268.13 MPa. Error terhadap perhitungan tegangan ekuivalen (von mises) manual adalah sebesar 5%. ========== Submarine pipeline is one of the transportation mode which used to accomodate offshore oil and gas distribution. In its process to distribute oil and gas products, submarine pipeline may encounter a problem, one of them is free spanning pipeline. Free spanning pipeline can cause VIV fatigue failure and excessive yielding failure if the span length exceeds the allowable span length. Objectives of this study is to determine natural frequency of free spanning pipeline and allowable span length of free spanning pipeline using screening fatigue criteria DNV RP F105 and allowable stress criteria ASME B31.8. The natural frequency is calculated using DNV RP F105 criteria for 1 meter to 25 meter span length. Natural frequency value decreases as the span length increases. The largest natural frequency value is 944.391 hertz for in-line and cross-flow direction, while the smallest natural frequency is 1.423 hertz for cross-flow direction. The maximum span length from screening fatigue result is 15 meter which obtained from in-line direction. Equivalent stress at the 15-meter span length is 640.26 MPa with the ratio to allowable stress ASME B31.8 is 1.98. The 15-meter span experienced excessive yielding failure so that the allowable span is reduced to 9 meters. Equivalent stress at 9-meter span length is 282.36 MPa with the ratio to allowable stress ASME B31.8 is 0.88. The equivalent stress modeling result using AUTOPIPE software at 9-meter span length is 268.13 MPa. Error to the manual equivalent (von mises) stress calculation is 5%.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: allowable span, allowable stress, bentangan bebas, excessive yielding, natural frequency, screening fatigue, VIV
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) > TA174 Computer-aided design.
T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) > TA347 Finite Element Method
T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) > TA645 Structural analysis (Engineering)
T Technology > TC Hydraulic engineering. Ocean engineering > TC1680 Offshore structures
T Technology > TN Mining engineering. Metallurgy > TN879.5 Petroleum pipelines
Divisions: Faculty of Marine Technology (MARTECH) > Ocean Engineering > 38201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Priyo Imam Wicaksono
Date Deposited: 11 Feb 2019 05:18
Last Modified: 11 Feb 2019 05:18
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/53682

Actions (login required)

View Item View Item