Identifikasi Persebaran Lumpur Dengan Metode Tahanan Jenis 2 Dimensi Konfigurasi Wenner-Schlumberger Di Gunung Lumpur Sedati Kabupaten Sidoarjo

Firdaus, Mochammad Ferdion (2018) Identifikasi Persebaran Lumpur Dengan Metode Tahanan Jenis 2 Dimensi Konfigurasi Wenner-Schlumberger Di Gunung Lumpur Sedati Kabupaten Sidoarjo. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img]
Preview
Text
3714100053_Undergraduate_Thesis.pdf

Download (3MB) | Preview

Abstract

Keberadaan lahan kaveling di bagian selatan gunung lumpur Sedati dapat dikategorikan berisiko terkena bencana erupsi gunung lumpur. Sebabnya adalah gunung lumpur Sedati tersebut terletak sekitar 3,1 Km di sisi timur patahan Watu Kosek. Adanya aktivitas seismik dari patahan tersebut mampu memicu terjadinya semburan lumpur yang dapat menggenangi pemukiman warga seperti yang terjadi pada lumpur Sidoarjo. Risiko tersebut dapat diminimalisir dengan mengetahui persebaran lumpur, sehingga warga dapat memilih area kaveling yang jauh dari sebaran lumpur. Penelitian yang tepat untuk dilakukan dengan tujuan tersebut adalah dengan memanfaatkan sebaran nilai tahanan jenis lumpur. Penelitian ini diawali dengan mengukur nilai tahanan jenis lumpur dari gunung lumpur Sedati. Nilai tersebut berguna sebagai referensi analisis model hasil inversi data pengukuran lapangan. Pengukuran tersebut dilakukan dengan variasi kadar air lumpur. Hasil pengukuran menunjukkan rentang nilai tahanan jenis lumpur gunung lumpur Sedati yakni 0,17 Ωm – 6,03 Ωm. Adapun pengukuran tahanan jenis di lapangan menggunakan konfigurasi Wenner-Schlumberger karena memiliki resolusi vertikal dan horizontal yang baik dengan 7 lintasan maksimal berbentang 112 m. Total luas lahan yang diteliti adalah 2 Ha atau sekitar 32% dari luas gunung Lumpur Sedati. Hasil pemodelan 2 dimensi pada semua lintasan menunjukkan sebaran nilai tahanan jenis hingga kedalaman 12,9 m. Model tersebut memiliki nilai kesalahan absolut <10% atau keakuratan model >90%. Berdasarkan hasil pemodelan tersebut, pada lintasan 1 hingga lintasan 4 terdapat kemenerusan jalus intrusi lumpur di bagian barat lintasan. Sementara pada lintasan 5 hingga 7, jalur intrusi hanya terdapat pada lintasan 5 dan 6. Hal tersebut menunjukkan keberadaan lumpur dominan di bagian barat lintasan. Meskipun demikian, material terindikasi lumpur tetap ditemukan menyebar rata seluas lokasi penelitian dengan ketebalan yang bervariasi. ========================================================= The existence of the plot of land in the southern part of Sedati mud volcano can be categorized at risk of mud volcano eruption disaster. The reason is the mud volcano Sedati is located about 3.1 km on the east side of Watu Kosek fault. The existence of seismic activity from the fault is able to trigger the occurrence of mudflow that can inundate residents settlement. The risk can be minimized by knowing the distribution of mud, so that people can choose areas that are far from the distribution of mud. Appropriate research to be carried out for such purposes amongst other uses the resistivity method. This research begins by knowing the value of mud type resistivity from mud volcano Sedati. The value is useful as a reference model analysis. Measurement of sludge type resistivity values was carried out on mud samples with variations in moisture content content. Based on these measurements, the range of mud of Sedati mud volcano is 0.17 Ωm - 6,03 Ωm. The measurement of this type of resistivity using the configuration of Wenner-Schlumberger because it has a good vertical and horizontal resolution with 7 maximum lines and has maximum length 112 m. The total area on this research is 2 Ha or about 32% of total area of Sedati Mud volcano. The 2 dimensional modeling results on all paths show the model to a depth of 12.9 m. The model has an absolute error value <10% it means the model accuracy is> 90%. Based on the modeling results, on first line to forth there is the smoothness of the mud intrusions in the western part of the line. While on fifth line to seventh, intrusion paths are found only in fifth line and sixth. This results in the presence of predominant mud on the west of the line. Nevertheless, the mud indicated material was found to spread evenly across an area of research with varying thickness.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Gunung Lumpur Sedati, Metode Tahanan Jenis, Persebaran Lumpur, Wenner-Schlumberger
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > GE Environmental Sciences
Q Science > QE Geology > QE571 Sedimentation and deposition. Sediment transport. Erosion.
Q Science > QE Geology > QE601 Geology, Structural
Divisions: Faculty of Civil Engineering and Planning > Geophysics Engineering > 33201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Mochammad Ferdion Firdaus
Date Deposited: 29 Dec 2020 23:26
Last Modified: 29 Dec 2020 23:26
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/55739

Actions (login required)

View Item View Item