Sentra Kuliner dan Oleh-Oleh dengan Konsep Permukaan Dinamis

Surya, I Made Denny Krishnantara (2018) Sentra Kuliner dan Oleh-Oleh dengan Konsep Permukaan Dinamis. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[thumbnail of 08111440000010-Undergraduate_Theses.pdf]
Preview
Text
08111440000010-Undergraduate_Theses.pdf - Accepted Version

Download (7MB) | Preview

Abstract

Penutupan aktivitas prostitusi di kawasan Putat Jaya pada tahun 2014 lalu memberi dampak pada kehidupan penduduk setempat. Dampak tersebut terjadi akibat hilangnya daya tarik dari kawasan ini sehingga membutuhkan daya tarik atau brand baru. Re-brand-ing dilakukan dengan menggunakan teori makna dalam arsitektur sebagai pendekatan desain. Citra yang akan dibentuk adalah penggeseran citra “pleasure” yang erat dengan kegiatan prostitusi, menjadi citra “enjoyment” yang akan ditransformasi menjadi sebuah objek desain. Objek desain adalah sentra kuliner dan oleh-oleh sebagai respon terhadap kebutuhan, potensi, dan profesi masyarakat setempat.
Proses desain sentra kuliner dan oleh-oleh menggunakan metode naratif dengan diikuti oleh rangkaian gambar-gambar terkait narasi untuk menceritakan mengenai makna enjoyment dalam objek rancang. Berdasarkan teori Henri Lefebvre, kesenangan (enjoyment) akan timbul ketika terjadi kedekatan terhadap sesuatu. Kedekatan ini bisa timbul dengan cara menstimulus panca indra manusia. Eksplorasi desain difokuskan pada indra yang utamanya berpengaruh saat beraktifitas dalam objek desain, yaitu visual dan kinestetik. Kedua eksplorasi indra ini dipadukan sehingga terbentuk konsep permukaan dinamis. Narasi desain dikaitkan dengan konsep desain untuk ditransformasi menjadi sebuah sentra kuliner dan oleh-oleh yang didesain dengan cara mengolah elemen permukaan sehingga memiliki makna enjoyment. Makna enjoyment pada arsitektur ini akan hadir pada bentuk permukaannya yang bergelombang dan berlipat-lipat.
=========================================================
The shutdown of prostitution activity in Putat Jaya in 2014 gives impact to the local people lives. The impact happens because of the loss of Putat Jaya’s attraction that makes it requires a new attraction or brand. In re-branding, the meaning in architecture is used as a design approach. The new image to be formed is displacement of "pleasure" that has a close means to prostitution activity, to "enjoyment" image that will be transformed into a design object. The designed object is culinary and souvenir center as a response to the local people needs, potency, and profession.
The design process of culinary and souvenir center using narrative method followed by series of image to tell about enjoyment in design object. Based on Henri Lefebvre's theory, enjoyment will arise when there is immediacy to something. Immediacy can be built by stimulating the human sense. The designed object is focus on the sense which are primarily influential when enganging in designed object, which are visual and kinesthetic sense. Both types of sensory exploration are combined to form a dynamic surface concept. The design narration is associated with the design concept to be transformed into a culinary and souvenir center that is designed by processing the surface elements to make enjoyment meaning. Enjoyment meaning on this architecture will be present in its wavy and folded surface.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Enjoyment, Makna, Naratif, Permukaan Dinamis, Sentra Kuliner dan Oleh-Oleh
Subjects: N Fine Arts > NA Architecture > NA9053 City planning
Divisions: Faculty of Architecture, Design, and Planning > Architecture > 23201-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Surya I Made Denny Krishnantara
Date Deposited: 01 Jul 2021 07:36
Last Modified: 01 Jul 2021 07:36
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/56866

Actions (login required)

View Item View Item