Optimalisasi Network Gain Jaringan Digital Melaluipemanfaatan Kombinasi SFN Dan MFN Di Pulau Jawa Dengan Metode Monte Carlo

Purwaningsih, Novita (2015) Optimalisasi Network Gain Jaringan Digital Melaluipemanfaatan Kombinasi SFN Dan MFN Di Pulau Jawa Dengan Metode Monte Carlo. Undergraduate thesis, Institut Technology Sepuluh Nopember.

[img]
Preview
Text
2212106073-Undergraduate Theses.pdf - Published Version

Download (3MB) | Preview

Abstract

Perkembangan teknologi penyiaran semakin pesat. Teknologi penyiaran analog saat ini mulai ditinggalkan. Negara-negara maju telah mengimplementasikan televisi digital di negaranya. Indonesia juga tengah mengalami proses transisi untuk berpindah ke tv digital. Standart tv digital yang digunakan Indonesia adalah DVB-T2. Indonesia berencana melakukan analog switch off pada tahun 2018. Pertimbangan untuk beralih ke teknologi penyiaran digital karena teknologi analog yang mulai ditinggalkan dan semakin padatnya spektrum frekuensi untuk berbagai macam keperluan telekomunikasi maupun penyiaran. Banyaknya jumlah pemancar, coverage kurang besar, dan persen coverage yang rendah merupakan indikator dari network gain yang kurang optimal. Pada tugas akhir ini dilakukan optimalisasi network gain tujuannya adalah agar coverage pemancar lebih optimal, persen coverage meningkat, dan bisa mengurangi jumlah pemancar sehingga menghemat biaya implementasi. Untuk optimalisasi network gain digunakan metode monte carlo dengan cara melakukan proses selection atau combine pada daerah yang menerima sinyal lebih dari satu. Dari simulasi yang telah dilakukan, hasil optimasi dengan metode monte carlo menunjukkan hasil bahwa untuk skala nasional zona 4 memiliki persentase coverage yang paling bagus yaitu 71.96% dan yang paling buruk zona 7 yaitu 58,81%. Jumlah pemancar dapat dikurangi sebanyak 3 pemancar dari total 33 pemancar yang ada, pemancar yang dapat dihilangkan adalah pemancar di kota Magelang di zona 6 dan Sumedang dan Majalengka di zona 5. Nilai rata-rata persen coverage di seluruh zona adalah 52.7% dan hasil optimalisasi telah melampaui nilai rata-rata yaitu 64.35%. ==================================================================================================== Development in broadcasting technology is grow fast, the analog technology started to leaved begin. Developed country already use digital television in their country, Indonesia also in progress for transisitionto digital television. Digital tv standart use in Indonesia is DVB-T2. Indonesia planning to make analog switch off on 2018.considering to change to digital broadcasting technology is because the crowded spectrum and frequency in the analog to sharing so much telecommunication needs. The goal of this final project is to optimize the transmitter coverages,increasing percentage of coverage, so we can reduce budget to build many transmitter. From the simulation that have been done, optimization using monte carlo method show result for national scale zone 4 have the best percentage coverage at 71.96% and the most bad is zone 7 at 58.81%. the aaamount of transmitter can be reduce by 3 transmitter from 33 total transmitter. Transmitter that can be take out is in majalengka and sumedang for zone 6, and in magelang for zone5. The amount of percentage of coverage in all zona is 52.7% and the result of optimization more than the amount 64.35%.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: RSE 621.388 07 Pur o
Uncontrolled Keywords: SFN, MFN, Monte Carlo, network gain
Subjects: Q Science > QA Mathematics > QA76.87 Neural networks (Computer Science)
Divisions: Faculty of Industrial Technology > Electrical Engineering > (S1) Undergraduate Theses
Depositing User: Mr. Tondo Indra Nyata
Date Deposited: 15 Aug 2018 04:01
Last Modified: 15 Aug 2018 04:01
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/59364

Actions (login required)

View Item View Item