Eksplorasi Minyak Bumi Di Laut Bagian Timur Dan Utara Pulau Bawean Dengan Menginterpretasikan Anomali Medan Magnet

Huda, Moh. Nuril (2002) Eksplorasi Minyak Bumi Di Laut Bagian Timur Dan Utara Pulau Bawean Dengan Menginterpretasikan Anomali Medan Magnet. Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

[img]
Preview
Text
4398100052-Undergraduate-Thesis.pdf - Published Version

Download (19MB) | Preview

Abstract

Metode magnetik merupakan salah satu dari metode geofisika yang dapat digunakan untuk mengeksplorasi keberadaan sumber daya a/am seperti minya bumi, gas bumi, mineral, dan bahan tambang lainnya dengan car menginterpretasikan terjadinya penyimpangan (anomali) medan magnet bu~• yang disebabkan oleh keberadaan sumber daya alam tersebut. Dari has I interpretasi terse but kemudian akan dapat diketahui jenis sumber daya a/am yan terdapat di dasar bumi dengan melihat nilai suseptibilitasnya, da memperkirakan letak atau posisi (kedalaman), volume, dan bentuknya. Dala!f Tugas Akhir ini lokasi yang diambil adalah Perairan Bagian Timur dan UtarJ,t Bawean tepatnya pada I 12 °53 'BT- I 13 °-/ I 'BT dan 05 °] I 'LS- 05 °4-l 'LS. Prosefi interprelasi anomali medan magnet menggunakan software Mag2DC untuk mengetahui bentuk 2 dimensi dari bodi yang selanjutnya bodi-bodi akan digabungkan sesuai dengan sudut kemiringan (bearing) masing-masing dengan menggunakan software AutoCAD 2000 untuk mengetahui bentuk 3 dimensinya. Dari hasil interpretasi diperoleh bodi yang diasumsikan menyerupai sebuah boldt dengan volume sebesar 3,62 x 1013 meter kubik, dan kedalaman maksimum pada 1796,66 meter. Untuk memperoleh bentuk panampang topograji kontur anomali digunakan software Winsurf dan hasilnya menunjukkan bahwa bentuk kontur tersebut adalah sebuah cekungan. Hal ini disebabkan karena semua anomali magnetik yang diobservasi bernilai negatif Pengerjaan lainnya adalah menginterpretasikan anomali medan magnet dengan menggunakan formula Bola dari Dobrin, dan formula Bola Sharma. Selanjutnya membandingkan hasil dari semua metode interpretasi tersebut. Hast/ perbandingan menunjukkan bahwa metode yang paling baik adalah software Mag2DC. Hal ini disebabkan karena, dengan Mag2 DC diperoleh bodi yang penuh (utuh) dengan kedalaman yang relatif sama, sedangkan dengan formula bola Dobrin dan Sharma diperoleh bodi yang tidak utuh (.setengah), dan kedalamannya relatif berbeda.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: RSKe 622.154 Hud e
Subjects: T Technology > TN Mining engineering. Metallurgy > TN871.3 Offshore well drilling
Divisions: Faculty of Marine Technology > Ocean Engineering > (S1) Undergraduate Theses
Depositing User: ansi aflacha
Date Deposited: 23 Aug 2018 07:27
Last Modified: 23 Aug 2018 07:27
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/59460

Actions (login required)

View Item View Item