Evaluasi Kesesuaian Tutupan Lahan Tambak, Konservasi, Dan Pemukiman Di Kawasan Pesisir Utara Menggunakan Metode Penginderaan Jauh

Kusuma, Indra Jaya (2015) Evaluasi Kesesuaian Tutupan Lahan Tambak, Konservasi, Dan Pemukiman Di Kawasan Pesisir Utara Menggunakan Metode Penginderaan Jauh. Undergraduate thesis, Institut Technology Sepuluh Nopember.

[img]
Preview
Text
3510100060-Undergraduate Thesis.pdf - Published Version

Download (3MB) | Preview

Abstract

Pemanfaatan lahan di kawasan pesisir menjadi salah satu penyebab utama terjadinya permasalahan pada kawasan pesisir yang mempengaruhi penyimpangan tata guna lahan di suatu kawasan. Untuk mengurangi penyimpangan tata guna lahan dibutuhkan analisis mengenai kesesuaian tutupan lahan dengan menggunakan teknologi penginderaan jauh dan dengan dukungan analisis Sistem Informasi Geografis (SIG) yang digunakan fungsi overlay dan buffering. Lokasi penelitian ini terdiri dari empat kecamatan yaitu Kecamatan Asemrowo, Kecamatan Krembangan, Kecamatan Pabean Cantikan, dan Kecamatan Semampir dimana wilayah tersebut akan dianalisis kesesuaian tutupan lahan berdasarkan lahan tambak, konservasi, dan permukiman. Pada penelitian ini menentukan tutupan lahan berdasarkan kategori sesuai (S1), Sesuai bersyarat (S2), dan tidak sesuai (N1), yang nantinya akan dievaluasi dengan Rencana Detil Tata Ruang Kota (RDTRK) Kota Surabayabeserta peraturan-peraturan pemerintah dalam penetapan suatu kawasan pesisir. Data citra yang digunakan untuk menentukan tutupan lahan pada penelitian ini adalah citra Worldview-2tahun 2013, dan metode klasifikasi yang digunakan dalam proses pengolahan citra ini adalah klasifikasi berbasis objek. Pada analisa kesesuaian tutupan lahan dilakukan proses analisa kesesuaian dengan menggunakan fungsi analisis SIG metode overlay dan buffering. Berdasarkan hasil analisis yang didapatkan lahan vi kategori sesuai (S1) pada tutupan lahan tambak, konservasi, dan permukiman adalah 862,716 Ha, 34,790 Ha, dan 219698,749 Ha. Pada luasan kawasan kategori sesuai (S1) lahan permukiman yang didapatkan berbeda dengan luas lahan yang terdapat pada lahan permukiman di peta RDTRK (Rencana Detail Tata Ruang Kota) Unit Pengembangan V dan XI Kota Surabaya tahun 2008, hasil kategori lahan sesuai (S1) permukiman sebesar 219698,749 Ha dan berdasarkan data RDTRK UP Tanjung perak dan UP Osowilangon sebesar 463,82 Ha. Pada kategori sesuai (S1) untuk lahan konservasi dan tambak tidak ditemukan lahan yang ada pada peta RDTRK (Rencana Detail Tata Ruang Kota) Unit Pengembangan V dan XI Kota Surabaya tahun 2008. Hal tersebut dipengaruhi oleh parameter yang dipakai dalam penentuan lahan permukiman seperti jarak dari pantai, dan tutupan lahan yang digunakan. Parameter-parameter tersebut yang membuat hasil lahan permukiman yang didapat berbeda dengan lahan permukiman RDTRK (Rencana Detail Tata Ruang Kota) UP V Tanjung Perak dan UP XI Osowilangon. Namun data kesesuaian tutupan lahan permukiman tetap sesuai dengan lahan permukiman RDTRK, karena posisi lahan permukiman S1 masih bertampalan dengan lahan permukiman yang terdapat di Rencana Detail Tata Ruang Kota Surabaya UP V Tanjung Perak dan UP XI Osowilangon. ====================================================================================================== Abstract-The use of land in the coastal region is one of the main causes of problems in coastal areas which affect the deviation of land use in the region. To reduce irregularities in land use, suitability analysis is needed on land cover using remote sensing technology and with the support of Geographic Information Systems (GIS) using the overlay and buffering method. The location of this research consists of four sub-districts which are: Asemrowo, Krembangan, Pabean Cantikan, and Semampir where the region will be analyzed based on the suitability of dyke land cover, conservation, and settlements. This study determines the ap category based on the land cover which are: appropriate (S1), appropriate with conditions (S2), and inappropriate (N1), which will be evaluated by the Detailed Spatial Plan of the City (RDTRK) of Surabaya City along with government regulations in the establishment of a coastal area. The image data are used to determine land cover is the image of Worldview–2 2013 , for its classification object based classification was used. For land cover GIS analysis functions using the overlay and buffering method. The analysis is based on findings obtained Land Category ( S1 ) for Land cover ponds, Conservation, and settlement is 862,716 ha, 34,790 ha, and 219698,749 Ha. On extents Region Category (S1) The Land Settlement Land Area obtained differently Which are the Land Settlement in RDTRK Map (Detailed Spatial Plan of the City) vi Development Unit V and XI of Surabaya in 2008, the findings Category Land (S1) Settlement amounted to 219698,749 Ha and based data RDTRK map Development Unit V and XI of Surabaya amounted 463,82 ha. On Category ( S1 ) for Conservation and Land The pond was not found nothing on RDTRK Map ( Detailed Spatial Plan of the City ) Development Unit V and XI of Surabaya in 2008 .

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: RSG 621.367 8 Kus e
Uncontrolled Keywords: Kesesuaian Lahan, Citra Worldview-2, Klasifikasi Berbasis Objek.
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > G Geography (General) > G70.5.I4 Remote sensing
Divisions: Faculty of Civil Engineering and Planning > Geomatics Engineering > (S1) Undergraduate Theses
Depositing User: Mr. Tondo Indra Nyata
Date Deposited: 14 Sep 2018 04:12
Last Modified: 14 Sep 2018 04:12
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/59638

Actions (login required)

View Item View Item