Analisis Pengaruh Variasi Suhu Preheat terhadap Distorsi, Lebar HAZ, dan Struktur Mikro pada Sambungan Butt Joint Single V dengan Metode Pengelasan FCAW dan SMAW

Hadi, Windu Baskoro (2015) Analisis Pengaruh Variasi Suhu Preheat terhadap Distorsi, Lebar HAZ, dan Struktur Mikro pada Sambungan Butt Joint Single V dengan Metode Pengelasan FCAW dan SMAW. Undergraduate thesis, Institut Technology Sepuluh Nopember.

[img]
Preview
Text
4110100079-Undergraduate Thesis.pdf - Published Version

Download (3MB) | Preview

Abstract

Pada sambungan las butt joint single V dengan tebal >20 mm menggunakan SMAW maupun FCAW diwajibkan dilakukan preheat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh preheat terhadap distorsi, lebar HAZ, dan struktur mikro. Metode penelitian yang digunakan adalah dengan melakukan pengelasan dengan variasi preheat 50°C, 100°C, 150°C, 200°C dan tanpa preheat. Hasil dari pengukuran distorsi didapat semakin besar temperatur preheat maka semakin kecil distorsi yang terjadi. Hasil dari pengukuran HAZ semakin tinggi temperatur preheat HAZ semakin lebar. Dari hasil pengamatan dan pengukuran struktur mikro didapat hasil terbaik pengelasan SMAW pada HAZ adalah pada saat preheat 150°C dengan persebaran cementite 39.91% sedangkan pada weld metal saat preheat 200°C dengan persebaran cementite 32.04%. Hasil terbaik pengelasan FCAW pada HAZ dan weld metal adalah pada saat preheat 200°C dengan persebaran cementite 36.65% pada HAZ dan 29.88% pada weld metal. Dari ketiga parameter dapat ditarik kesimpulan hasil paling optimum untuk pengelasan SMAW adalah dengan melakukan preheat sebesar 150°C. Sedangkan untuk pengelasan FCAW dengan melakukan preheat sebesar 200°C. ===================================================================================================== In a single V butt joint thickness > 20 mm welded with SMAW and FCAW is mandatory preheat. This study aimed to analyze the effect of preheat to distortion, wide of HAZ, and microstructure. The method used in this study is variation of preheat 50°C, 100°C, 150°C, 200°C and without preheat. The results of the measurements obtained the greater distortion of preheat temperature, the smaller distortion occurs. Results of measurements wide of HAZ higher preheat temperatures, the HAZ is widening. From the observation and measurement of microstructure obtained the best results at HAZ of SMAW welding when preheat 150°C with cementite distribution 39.91 % and the weld metal when preheat 200°C with cementite distribution 32.04%. The best results of FCAW at HAZ and weld metal when preheat 200°C with cementite distribution 36.65 % in the HAZ and 29.88 % in weld metal. From the three parameters can be deduced the most optimum results for SMAW at preheat 150°C and for FCAW at preheat 200°C.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: RSPe 671.52 Had a
Uncontrolled Keywords: preheat, distorsi, lebar HAZ, struktur mikro
Subjects: V Naval Science > VM Naval architecture. Shipbuilding. Marine engineering
Divisions: Faculty of Marine Technology > Naval Architecture and Shipbuilding Engineering > (S1) Undergraduate Theses
Depositing User: Mr. Tondo Indra Nyata
Date Deposited: 20 Sep 2018 03:53
Last Modified: 20 Sep 2018 03:53
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/59682

Actions (login required)

View Item View Item