Simulasi dan Analisa Pengaruh Jarak Gap Pengelasan Dengan Penambahan Build Up Pada Kuat Tarik, Deformasi dan Structure Material

Anggara, Rio Vilda Bayu (2015) Simulasi dan Analisa Pengaruh Jarak Gap Pengelasan Dengan Penambahan Build Up Pada Kuat Tarik, Deformasi dan Structure Material. Undergraduate thesis, Institut Technology Sepuluh Nopember.

[img]
Preview
Text
4212105014-Undergraduate Thesis.pdf - Published Version

Download (2MB) | Preview

Abstract

Build Up pada pengelasan dilakukan karena terjadi ketidak sesuaian pada jarak gap pengelasan yang menyebabkan proses penyambungan sulit dilakukan. Jarak root gap pengelasan yang sesuai adalah ± 3 mm, pada jarak tersebut akar las atau root akan muncul dengan sempurna dan seiring hal tersebut penyambungan akan semakin baik dan apabila lebih besar dari jarak tersebut maka akan menimbulkan resiko cacat las yang lebih besar dan juga dapat menurunkan kekuatan dari sambungan pengelasan. Langkah awal dari penelitian dimulai dengan membuat 3 variasi pengelasan sebagai simulasi Build Up, pengelasan pertama adalah pengelasan dengan jarak gap normal yaitu 3 mm, selanjutnya pengelasan dengan sambungan Build Up 4 mm dan yang terakhir Build Up 5 mm. Proses pengelasan menggunakan pengelasan SMAW. Dari simulasi tersebut dilanjutkan dengan pembuatan specimen uji, pengujian menggunakan pengujian Tarik (Tensile Test) dan Micro Etsa untuk melihat structure micro hasil sambungan pengelasan. Berdasarkan hasil pengujian didapatkan data dengan nilai pengujian terbesar pada kondisi pengelasan normal gap 3 mm dengan nilai uji Tarik sebesar 508,80 MPa, structure micro yang didapat menunjukkan nilai Ferit dan Pearlite pada area HAZ dan weld metal sebesar Ferit 20,62 % dan Pearite 79,38 % pada area HAZ dan Ferit 81,35 % dan Pearlite 18,65 % pada area weld metal. ================================================================================================== Build Up to the welding is done because there is a discrepancy in the gap welding which causes the splicing difficult process. Distance corresponding root gap welding is ± 3 mm, the distance of the weld root or root will appear perfectly and as it is the connection will get better and if the distance is greater than the risk of weld defects will lead to greater and can also lower the strength of the welding connection. The initial step of the research began by making three variations of welding as simulation Build Up, the first weld is welding with normal gap distance is about 3 mm, then welding the connection Build Up last 4 mm and 5 mm Build Up. Welding process using SMAW. From the simulation is continued with the creation of the test specimen, the test using Pull test (Tensile Test) and Micro Etching to see the structure of micro welding connection results. Based on the test results obtained data with the value of the biggest test is in normal welding conditions gap of 3 mm with a value of tensile test 508.80 MPa, micro structure obtained demonstrate the value of Ferrite and Pearlite in the HAZ and weld metal area of Ferrite 20.62% and Pearlite 79, 38% in the HAZ area and Ferrite and Pearlite 81, 35% 18, 65% in the area of weld metal.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: RSSP 671.52 Ang s
Uncontrolled Keywords: Build Up, Root Gap, Weld Metal, HAZ, SMAW, Uji Tarik, Micro Etsa
Subjects: T Technology > TN Mining engineering. Metallurgy > TN879.6 Welding
Divisions: Faculty of Marine Technology (MARTECH) > Marine Transportation Engineering > 21207-(S1) Undergraduate Thesis
Depositing User: Mr. Tondo Indra Nyata
Date Deposited: 08 Oct 2018 03:19
Last Modified: 08 Oct 2018 03:26
URI: http://repository.its.ac.id/id/eprint/59749

Actions (login required)

View Item View Item